Sahabatku, pernahkah kamu merenungkan betapa besar kasih Yesus untukmu? Dia, Putra Allah yang terkasih, rela mati di kayu salib demi menyelamatkanmu. Bayangkan, Dia yang adalah Raja di atas segala raja, Tuhan di atas segala tuhan, menanggung semua penderitaan karena dosa-dosamu.
Yesus ingin dekat denganmu, seperti seorang sahabat. Dia ingin kamu mengenal-Nya lebih dalam, berbicara dengan-Nya setiap hari. Kasih-Nya begitu besar, sampai rela berkorban nyawa untuk memberikanmu kehidupan yang kekal.
Seperti yang tertulis dalam Lukas 19:10, "Sebab Anak Manusia datang untuk mencari dan menyelamatkan yang hilang." Dia datang untuk mencarimu, untuk menyelamatkanmu dari belenggu dosa dan dunia yang fana ini.
Ingatlah, hanya melalui Yesus kita bisa mendapatkan keselamatan dan hidup yang kekal. Kisah Para Rasul 4:12 menegaskan, "Dan keselamatan tidak ada di dalam siapa pun juga selain di dalam Dia, sebab di bawah kolong langit ini tidak ada nama lain yang diberikan kepada manusia yang olehnya kita dapat diselamatkan."
Jadi, dekatkanlah diri pada Yesus. Dia menunggumu dengan tangan terbuka. Terimalah kasih-Nya dan temukanlah kedamaian serta kehidupan yang sejati di dalam Dia.
Sepanjang hari aku diinjak-injak lawanku; banyaklah yang memusuhi aku, ya Allah Yang Mahatinggi.
Waktu aku takut, aku berharap kepada-Mu.
Semuanya ini Kukatakan supaya kalian mendapat sejahtera karena bersatu dengan Aku. Di dunia kalian akan menderita. Tapi tabahkan hatimu! Aku sudah mengalahkan dunia!”
Biarlah musuhku mati mendadak dan hidup-hidup turun ke dunia orang mati, sebab kejahatan ada di rumah mereka, di tengah-tengah mereka.
Tetapi aku berseru kepada Allah, Tuhan akan menyelamatkan aku.
Menyanyilah bagi Tuhan dan pujilah Dia sebab Ia melepaskan orang tertekan dari kuasa orang durhaka.
Tuhan itu baik, Ia melindungi umat-Nya waktu mereka susah, Ia menjaga orang yang berlindung kepada-Nya.
Tuhan itu seperti menara yang kuat; ke sanalah orang jujur pergi dan mendapat tempat yang aman.
Bila orang saleh berseru, Tuhan mendengarkan, dan menyelamatkan mereka dari segala kesesakan.
Tuhan pembelaku yang kuat; Dialah yang menyelamatkan aku. Ia Allahku, aku mau memuji Dia, Allah pujaan nenek moyangku, kuagungkan Dia.
Hatiku sedih kalau teringat waktu dahulu, ketika aku menuju ke Rumah Tuhan bersama orang banyak yang mengadakan perayaan. Aku berjalan di depan perarakan dengan sorak-sorai dan lagu pujian.
Janganlah khawatir mengenai apa pun. Dalam segala hal, berdoalah dan ajukanlah permintaanmu kepada Allah. Apa yang kalian perlukan, beritahukanlah itu selalu kepada Allah dengan mengucap terima kasih.
Maka sejahtera dari Allah yang tidak mungkin dapat dimengerti manusia, akan menjaga hati dan pikiranmu yang sudah bersatu dengan Kristus Yesus.
Mazmur kaum Korah. Untuk pemimpin kor. Dengan lagu Alamot.
Allah adalah perlindungan dan kekuatan kita; Ia selalu siap dan mampu menolong dalam kesesakan.
Jangan takut, sebab Aku menyertaimu, jangan cemas, sebab Aku Allahmu. Engkau akan Kuteguhkan dan Kutolong, Kutuntun dengan tangan-Ku yang jaya.
Biarlah aku memandang Engkau di Rumah-Mu, dan melihat kekuatan dan keagungan-Mu.
Kasih-Mu lebih berharga dari hidup, sebab itu aku memuji Engkau.
Tetapi Tuhan mendampingi saya. Ia memberikan kekuatan sehingga saya sanggup memberitakan seluruh Kabar Baik itu, supaya didengar oleh semua orang bukan Yahudi. Dan saya terlepas dari bahaya kematian.
Memang Tuhan akan melepaskan saya dari setiap usaha yang jahat terhadap saya. Ia akan membawa saya dengan selamat ke dalam Kerajaan-Nya di surga. Hendaklah Ia diagungkan selama-lamanya! Amin.
Semoga orang yang menabur sambil menangis, menuai dengan sorak-sorai.
Orang pergi menabur benih di ladangnya, sambil bercucuran air mata. Ia pulang dengan menyanyi gembira membawa berkas-berkas panenannya.
Orang yang berlindung pada Yang Mahatinggi, dan tinggal dalam naungan Yang Mahakuasa,
boleh berkata kepada Tuhan, “Engkaulah pembela dan pelindungku, Allahku, pada-Mulah aku percaya.”
Mazmur Daud, ketika ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir lalu pergi.
Aku memuji Tuhan yang menasihati aku; di waktu malam pun suara hatiku mengajari aku.
Aku selalu ingat kepada Tuhan; Ia ada di sampingku, maka aku tidak goyah.
Aku berbaring dalam debu; pulihkanlah hidupku menurut janji-Mu.
Aku mengakui perbuatanku, lalu Engkau menjawab aku; ajarilah aku ketetapan-Mu.
Sebab saya percaya sekali bahwa di seluruh dunia, baik kematian maupun kehidupan, baik malaikat maupun penguasa, baik ancaman-ancaman sekarang ini maupun ancaman-ancaman di masa yang akan datang atau kekuatan-kekuatan lainnya;
baik hal-hal yang di langit, maupun hal-hal yang di dalam bumi atau apa saja yang lain, semuanya tidak dapat mencegah Allah mengasihi kita, seperti yang sudah ditunjukkan-Nya melalui Kristus Yesus, Tuhan kita.
Jika aku terbang lewat ufuk timur atau berdiam di ujung barat yang paling jauh,
di sana pun Engkau menolong aku; di sana juga tangan-Mu membimbing aku.
“Tabahlah dan yakinlah; janganlah takut kepada raja Asyur atau kepada pasukannya. Kekuatan di pihak kita lebih besar daripada yang di pihak dia.
Ia mempunyai kekuatan manusia, tetapi kita mempunyai Tuhan Allah kita untuk membantu dan bertempur bagi kita.” Mendengar kata-kata raja mereka itu, rakyat menjadi berani.
Masuklah melalui gerbang-Nya dengan lagu syukur, ke dalam pelataran-Nya dengan puji-pujian. Bersyukurlah kepada-Nya dan pujilah Dia!
Allah selamanya menjadi perlindunganmu, lengan-Nya yang kekal menopang kamu. Ia mengusir musuh dari hadapanmu, dan menyuruh kamu membinasakan mereka.
Untuk pemimpin kor. Menurut lagu: Jangan memusnahkan. Mazmur dari Daud, ketika ia lari ke dalam gua untuk menghindari Saul.
Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku, segenap batinku, pujilah nama-Nya yang kudus.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, jangan lupakan segala kebaikan-Nya!
Betapa limpahnya kebaikan-Mu yang Kausediakan bagi orang takwa! Setiap orang melihat kebaikan yang Kaulakukan, bagi mereka yang berlindung pada-Mu.
Waktu berbaring di tempat tidur, kuingat pada-Mu; sepanjang malam aku merenungkan Engkau,
sebab Engkaulah yang telah menolong aku; dalam naungan sayap-Mu aku menyanyi gembira.
Dari Daud. Ya Tuhan, aku mau bersyukur kepada-Mu, dengan segenap hatiku. Di hadapan segala dewata kunyanyikan pujian bagi-Mu.
Pujilah Dia sebab Ia Allahmu. Dengan mata kepalamu sendiri kamu telah melihat perbuatan-perbuatan hebat dan dahsyat yang dilakukan-Nya untukmu.
Pujilah Tuhan! Sebab baiklah memuji Dia, dan menyenangkan untuk menyanyikan pujian bagi-Nya!
Aku bersyukur kepada-Mu dengan sepenuh hatiku, ya Tuhan Allahku; aku mau memuji kebesaran-Mu selama-lamanya.
untuk memberi kegembiraan dan sukacita kepada orang yang bersedih dan berkabung; untuk mengubah kesedihan mereka menjadi lagu pujian. Mereka akan seperti pohon yang ditanam Tuhan sendiri. Mereka akan melakukan yang baik dan benar, sehingga Tuhan diagungkan.
Engkau sungguh besar, ya Tuhan Allah! Hanya Engkaulah Allah, tidak ada yang sama dengan Engkau. Kami tahu hal itu sebab sudah diberitahukan sejak dahulu.
Kita tahu bahwa Allah mengatur segala hal, sehingga menghasilkan yang baik untuk orang-orang yang mengasihi Dia dan yang dipanggil-Nya sesuai dengan rencana-Nya.
Tuhan naik ke tempat yang tinggi; banyak tawanan dibawa-Nya serta. Ia menerima persembahan dari antara manusia bahkan dari antara kaum pemberontak; supaya mereka berdiam bersama Tuhan Allah.
Tetapi Tuhan menjawab, “Aku mengasihi engkau dan itu sudah cukup untukmu; sebab kuasa-Ku justru paling kuat kalau kau dalam keadaan lemah.” Itu sebabnya saya lebih senang membanggakan kelemahan-kelemahan saya, sebab apabila saya lemah, maka justru pada waktu itulah saya merasakan Kristus melindungi saya dengan kekuatan-Nya.
Jadi saya gembira dengan kelemahan-kelemahan saya. Saya juga gembira kalau oleh karena Kristus saya difitnah, saya mengalami kesulitan, dikejar-kejar dan saya mengalami kesukaran. Sebab kalau saya lemah, maka pada waktu itulah justru saya kuat.
Karena perintah itu, kepala penjara itu menahan mereka di kamar penjara yang paling dalam, dan membelenggu kaki mereka pada balok.
Kira-kira tengah malam Paulus dan Silas sedang berdoa dan menyanyikan puji-pujian kepada Allah. Orang-orang tahanan yang lainnya pun sedang mendengarkan mereka menyanyi.
Sebab itu, dengan perantaraan Yesus, hendaklah kita selalu memuji-muji Allah; itu merupakan kurban syukur kita kepada-Nya, yang kita persembahkan melalui ucapan bibir untuk memuliakan nama-Nya.
Hendaklah kalian selalu bergembira,
dan berdoalah senantiasa.
Dalam segala keadaan hendaklah kalian bersyukur, sebab itulah yang Allah inginkan dari kalian sebagai orang yang hidup bersatu dengan Kristus Yesus.
Mazmur Daud. Tuhan adalah cahayaku dan keselamatanku, tak ada yang kutakuti. Tuhan adalah benteng perlindunganku, aku tak akan gentar.
Cintailah Tuhan, hai seluruh umat-Nya, Tuhan melindungi orang yang setia. Tetapi orang congkak dihukum-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.
Kata-katanya halus merayu, tetapi dalam hatinya ada kebencian. Bicaranya lemah lembut, tetapi menusuk seperti pedang yang tajam.
Untuk pemimpin kor. Dengan permainan kecapi. Dari Daud.
Dengarlah seruanku, ya Allah, perhatikanlah doaku.
Jauh dari rumah aku berseru kepada-Mu, karena aku putus asa. Engkau akan menghantar aku ke tempat pengungsian yang aman, tempat yang terlalu tinggi bagiku;
Untuk pemimpin kor. Sebuah nyanyian. Bersorak-sorailah untuk Allah, hai seluruh bumi!
Bernyanyilah dan agungkanlah nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian.
Sekalipun jiwa ragaku menjadi lemah, Engkaulah kekuatanku, ya Allah; Engkaulah segala yang kumiliki untuk selama-lamanya.
Kalau ia berseru kepada-Ku, Aku akan menjawabnya. Di waktu kesesakan, Aku akan menolong dia; dia akan Kuluputkan dan Kuberi kehormatan.
Ia tidak takut menerima kabar buruk, hatinya teguh karena percaya kepada Tuhan.
Ia tidak cemas atau takut, karena yakin musuhnya akan dikalahkan.
Aku mencintai Tuhan, sebab Ia mendengarkan aku dan memperhatikan permohonanku.
Ia mendengarkan aku, setiap kali aku berseru kepada-Nya.
Nyanyian ziarah. Dari jurang kesusahan aku berseru kepada-Mu, ya Tuhan.
Tuhan, dengarlah seruanku, perhatikanlah permohonanku.
Ke mana aku dapat pergi agar luput dari kuasa-Mu? Ke mana aku dapat lari menjauh dari hadapan-Mu?
Jika aku naik ke langit, Engkau ada di sana, jika aku tidur di alam maut, di situ pun Engkau ada.
Jika aku terbang lewat ufuk timur atau berdiam di ujung barat yang paling jauh,
di sana pun Engkau menolong aku; di sana juga tangan-Mu membimbing aku.
Tuhan, Engkaulah Allahku, kuagungkan Engkau dan kupuji nama-Mu. Sebab karya-karya-Mu sangat menakjubkan; Engkau merencanakannya sejak dahulu, dan melaksanakannya dengan setia.
Bukankah Aku sendiri tahu rencana-rencana-Ku bagi kamu? Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan.
Kasih Tuhan kekal abadi, rahmat-Nya tak pernah habis,
selalu baru setiap pagi sungguh, Tuhan setia sekali!
Allah adalah tempat kalian berharap. Semoga Ia mengisi hatimu dengan segala sukacita dan sejahtera karena kalian percaya kepada-Nya, supaya dengan kuasa Roh Allah kalian makin berharap kepada Allah.
Datanglah kepada-Ku kamu semua yang lelah, dan merasakan beratnya beban; Aku akan menyegarkan kamu.
Ikutlah perintah-Ku dan belajarlah daripada-Ku. Sebab Aku ini lemah lembut dan rendah hati, maka kamu akan merasa segar.
Karena perintah-perintah-Ku menyenangkan, dan beban yang Kutanggungkan atasmu ringan.”
Lebih baik satu hari di Rumah-Mu daripada seribu hari di tempat lain. Aku memilih menjadi penjaga pintu di Rumah Allahku daripada tinggal di rumah orang jahat.
Nyanyian ziarah. Aku memandang ke gunung-gunung, dari mana datang pertolongan bagiku?
Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
Dan lebih dari itu, kita pun gembira di dalam penderitaan, sebab kita tahu bahwa penderitaan membuat orang menjadi tekun,
dan ketekunan akan membuat orang tahan uji; inilah yang menimbulkan pengharapan.
Harapan yang seperti ini tidak akan mengecewakan kita, sebab hati kita sudah diisi oleh Allah dengan kasih-Nya. Allah melakukan itu dengan perantaraan Roh-Nya, yang sudah diberikan kepada kita.
Sebab itu, janganlah kita menjadi bosan melakukan hal-hal yang baik; sebab kalau kita tidak berhenti melakukan hal-hal itu sekali kelak kita akan menuai hasilnya.
Ia memerintah bangsa-bangsa dengan adil dan menghakimi mereka dengan jujur.
Tuhan itu tempat berlindung bagi orang tertindas, tempat bernaung di waktu kesesakan.
Aku selalu ingat kepada Tuhan; Ia ada di sampingku, maka aku tidak goyah.
Sebab itu hatiku gembira dan jiwaku bersorak, dan tubuhku beristirahat dengan tentram.
Aku yakin akan mengalami kebaikan Tuhan dalam hidupku di dunia ini.
Berharaplah kepada Tuhan, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu; ya, berharaplah kepada Tuhan!
Nyanyikanlah puji-pujian bagi Tuhan, hai umat-Nya yang setia, dan bersyukurlah kepada Yang Mahasuci.