Pernahkah terpikir, memberi itu sebenarnya indah. Memberi persembahan kepada Tuhan itu menyenangkan hati-Nya. Ketika menyiapkan persembahan, ingatlah untuk memberikan yang terbaik dari apa yang kita miliki, dengan hati yang tulus dan penuh sukacita. Bukankah Tuhan sudah begitu baik kepada kita? Berkat-Nya melimpah, meskipun kita tak selalu pantas menerimanya.
Kalau kita hanya memberi dari sisa-sisa, mungkin hidup kita pun akan terasa 'sisa'. Coba deh, memberi seperti untuk diri sendiri, tanpa paksaan atau pamrih. Memberi dengan ikhlas, tanpa perlu gembar-gembor atau mencari pujian. Seperti kata pepatah, "Tangan kanan memberi, tangan kiri tak perlu tahu". Tuhan melihat ketulusan hati kita, dan Dia mengasihi orang yang memberi dengan sukacita.
Berikanlah persembahan sesuai dengan kemampuan dan kerelaan hati, jangan dengan rasa sedih atau terpaksa. Ingat firman Tuhan, "Hendaklah masing-masing memberikan menurut kerelaan hatinya, jangan dengan sedih hati atau karena paksaan, sebab Allah mengasihi orang yang memberi dengan sukacita." (2 Korintus 9:7). Persembahan adalah ungkapan syukur dan penyembahan kita atas berkat yang Tuhan berikan.
Tuhan selalu memberi dengan limpah dan murah hati. Ketika kita memberi dengan tulus, kita membuka pintu bagi berkat Tuhan yang lebih melimpah lagi. Semakin banyak memberi, semakin banyak pula yang akan kita terima. Percayalah!
maka Kutaruh pelangi-Ku di awan sebagai tanda perjanjian-Ku dengan dunia.Setiap kali, jika Aku menutupi langit dengan awan, lalu pelangi itu tampak,Aku akan mengingat janji-Ku kepadamu dan kepada segala makhluk hidup, yaitu bahwa banjir tidak akan lagi membinasakan segala yang hidup.
Pada waktu itu juga Tuhan mengadakan perjanjian dengan Abram. Kata Tuhan, “Aku berjanji akan memberikan kepada keturunanmu seluruh tanah ini, mulai dari batas negeri Mesir sampai ke Sungai Efrat,
Aku akan memenuhi janji-Ku kepadamu dan kepada keturunanmu, turun-temurun, dan perjanjian itu kekal. Aku akan menjadi Allahmu dan Allah keturunanmu.Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu, tanah ini, yang sekarang engkau diami sebagai orang asing. Seluruh tanah Kanaan akan menjadi milik anak cucumu untuk selama-lamanya dan Aku akan menjadi Allah mereka.”
Sekarang kalau kamu taat kepada-Ku dan setia kepada perjanjian-Ku, kamu akan Kujadikan umat-Ku sendiri. Seluruh bumi adalah milik-Ku, tetapi kamu akan menjadi milik kesayangan-Ku,khusus untuk diri-Ku sendiri, dan kamu akan melayani Aku sebagai imam-imam.”
Kemudian diambilnya buku perjanjian yang bertuliskan perintah-perintah Tuhan, dan dibacakannya dengan suara nyaring bagi bangsa itu. Kata mereka, “Kami mau mentaati Tuhan dan melakukan segala perintah-Nya.”Lalu Musa mengambil darah yang ada di dalam baskom-baskom itu dan menyiramkannya ke atas rakyat. Katanya, “Darah ini meneguhkan perjanjian yang diikat Tuhan dengan kamu berdasarkan perintah-perintah-Nya.”
Aku akan memberkati kamu dan memberikan banyak anak cucu kepadamu. Apa yang sudah Kujanjikan kepadamu, pasti Kutepati.Hasil tanahmu akan berlimpah-limpah, sehingga cukup untuk satu tahun. Bahkan kamu terpaksa mengeluarkan kelebihan dari panen yang lama supaya ada tempat untuk menyimpan panen yang baru.Aku akan tinggal di antara kamu dalam Kemah-Ku, dan tak akan menolak kamu.Aku akan menyertai kamu; Aku akan menjadi Allahmu dan kamu menjadi umat-Ku.
Ingatlah bahwa Tuhan Allahmu adalah satu-satunya Allah, dan Ia Allah yang setia. Tuhan memenuhi janji-Nya dan menunjukkan kasih-Nya yang tetap sampai seribu keturunan kepada orang yang mencintai Dia dan taat kepada perintah-perintah-Nya.
Maka hendaklah kamu setia mentaati seluruh perjanjian ini, supaya kamu berhasil dalam segala usahamu.
Hari ini kamu boleh pilih antara yang baik dan yang jahat, antara hidup dan mati.Hari ini aku memerintahkan kamu untuk mencintai Tuhan Allahmu dan taat kepada-Nya serta melakukan segala hukum dan perintah-Nya supaya kamu makmur dan menjadi bangsa yang besar. Tuhan Allahmu akan memberkati kamu di negeri yang tak lama lagi kamu duduki.
Ia selalu ingat akan perjanjian-Nya, janji-Nya berlaku selama-lamanya.Perjanjian itu dibuat-Nya dengan Abraham, dan kemudian dengan Ishak; lalu dikukuhkan dengan Yakub, menjadi perjanjian yang kekal bagi umat Israel.
Biarpun gunung-gunung dan bukit-bukit goyah, Aku tak akan berhenti mengasihi engkau. Perjanjian damai-Ku akan Kupegang selalu,” kata Tuhan yang mengasihi engkau.
Tuhan berkata, “Aku mencintai keadilan dan membenci penindasan serta kejahatan. Aku akan memberi upahmu dengan setia, dan mengikat janji abadi dengan kamu.
Tuhan berkata, “Akan tiba masanya Aku membuat perjanjian yang baru dengan umat Israel dan Yehuda.Tapi perjanjian itu bukan seperti perjanjian yang Kubuat dengan leluhur mereka ketika Kutuntun mereka keluar dari Mesir. Sekalipun Aku seperti seorang suami bagi mereka, namun mereka mengingkari perjanjian-Ku dengan mereka.Inilah perjanjian baru yang akan Kubuat dengan umat Israel: Hukum-hukum-Ku akan Kutaruh di dalam batin mereka, dan Kutulis pada hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.Tak perlu lagi seorang pun dari mereka mengajar sesamanya untuk mengenal Tuhan. Sebab mereka semua, besar kecil, akan mengenal Aku. Kesalahan-kesalahan mereka akan Kulupakan, dosa-dosa mereka akan Kuampuni. Aku, Tuhan, telah berbicara.”
Aku akan membuat perjanjian dengan mereka, yang menjamin keamanan mereka. Aku akan mengusir semua binatang buas dari seluruh negeri, sehingga domba-domba-Ku dapat tinggal dengan aman di padang-padang dan tidur di hutan-hutan.
Maka kamu Kuberikan hati yang baru dan pikiran yang baru. Hatimu yang sekeras batu itu akan Kuganti dengan hati yang taat.Roh-Ku akan Kucurahkan ke dalam hatimu dan kamu akan Kujaga supaya hidup menurut hukum-hukum-Ku serta mentaati segala perintah-Ku.
Dalam perjanjian itu Aku menjanjikan kepada mereka hidup yang aman dan sejahtera, dan mereka Kusuruh menghormati Aku. Pada masa itu mereka memang menghormati Aku dan takut kepada-Ku.
Sebab inilah darah-Ku yang mensahkan perjanjian Allah -- darah yang dicurahkan bagi banyak orang untuk pengampunan dosa mereka.
Begitu juga setelah makan, Ia memberikan piala anggur itu kepada mereka dan berkata, “Piala ini adalah perjanjian Allah yang baru, yang disahkan dengan darah-Ku -- darah yang dicurahkan untuk kalian.”]
Tetapi sekarang Yesus mendapat tugas imam yang jauh lebih mulia daripada yang dikerjakan oleh imam-imam itu. Sebab perjanjian yang diadakan-Nya antara Allah dan manusia, adalah perjanjian yang lebih baik karena berdasarkan janji untuk hal-hal yang lebih baik.Andaikata tidak ada kekurangan pada perjanjian yang pertama, maka tidak perlu diadakan perjanjian yang kedua.
Itulah sebabnya Kristus menjadi Pengantara untuk suatu perjanjian yang baru, supaya orang yang sudah dipanggil oleh Allah dapat menerima berkat-berkat abadi yang telah dijanjikan oleh Allah. Semuanya itu dapat terjadi karena sudah ada yang mati, yaitu Kristus; dan kematian-Nya itu membebaskan orang dari kesalahan-kesalahan yang mereka lakukan pada waktu perjanjian yang pertama masih berlaku.
“ ‘Inilah perjanjian yang akan Kubuat dengan mereka pada hari-hari yang akan datang,’ kata Tuhan, ‘Aku akan menaruh hukum-hukum-Ku ke dalam hati mereka, dan menulisnya ke dalam pikiran mereka.’ ” Allah juga berkata, “Aku akan melupakan dosa-dosa dan kejahatan-kejahatan mereka.”
Aku akan mengikat perjanjian ini dengan mereka pada waktu Aku mengampuni dosa-dosa mereka.”
Tuhan berkata kepada Abram, “Tinggalkanlah negerimu, kaum keluargamu dan rumah ayahmu, lalu pergilah ke negeri yang akan Kutunjukkan kepadamu.Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang banyak dan mereka akan menjadi bangsa yang besar. Aku akan memberkati engkau dan membuat namamu masyhur, sehingga engkau akan menjadi berkat.Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan karena engkau Aku akan memberkati semua bangsa di bumi.”
Ketika Abram berumur sembilan puluh sembilan tahun, Tuhan menampakkan diri kepadanya dan berkata, “Akulah Allah Yang Mahakuasa. Taatilah Aku dan lakukanlah kehendak-Ku selalu.Aku akan mengikat perjanjian denganmu dan memberikan kepadamu keturunan yang banyak.”
“Tuhan berkata: Aku bersumpah demi nama-Ku sendiri, karena engkau telah melakukan hal ini dan tidak menolak untuk menyerahkan anakmu yang tunggal itu kepada-Ku,Aku akan memberkati engkau dengan berlimpah-limpah dan membuat keturunanmu sebanyak bintang di langit dan sebanyak pasir di tepi laut. Anak cucumu akan mengalahkan musuh-musuh mereka.Semua bangsa di bumi akan memohon kepada-Ku supaya Aku memberkati mereka sebagaimana telah Kuberkati keturunanmu -- karena engkau telah mentaati perintah-Ku.”
Kata Tuhan kepada Musa, “Tulislah kata-kata itu, karena berdasarkan perkataan itu Aku membuat perjanjian dengan engkau dan dengan bangsa Israel.”Empat puluh hari empat puluh malam Musa tinggal di situ bersama Tuhan, dan selama itu ia tidak makan dan tidak minum. Kata-kata perjanjian itu, yakni Sepuluh Perintah Allah, ditulisnya pada keping batu.
Di Gunung Sinai Tuhan Allah kita membuat suatu perjanjian,bukan saja dengan leluhur kita, tetapi dengan kita semua di sini.
Perjanjian itu dibuat-Nya dengan Abraham, dan kemudian dengan Ishak; lalu dikukuhkan dengan Yakub, menjadi perjanjian yang kekal bagi umat Israel.
Kata-Nya, “Kumpulkanlah seluruh umat-Ku yang telah mengikat perjanjian dengan Aku, dan mengukuhkannya dengan kurban sembelihan.”
Tuhan, Engkaulah Allahku, kuagungkan Engkau dan kupuji nama-Mu. Sebab karya-karya-Mu sangat menakjubkan; Engkau merencanakannya sejak dahulu, dan melaksanakannya dengan setia.
Tetapi ia dilukai karena dosa-dosa kita, dan didera karena kejahatan kita. Ia dihukum supaya kita diselamatkan, karena bilur-bilurnya kita disembuhkan.
Aku akan membuat suatu perjanjian dengan mereka yang menjamin keamanan mereka sampai kekal. Aku akan memberkati dan menambah jumlah mereka. Di tanah mereka akan Kubangun Rumah-Ku yang tetap di sana untuk selama-lamanya.
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya.Ingatlah! Selama langit dan bumi masih ada, satu huruf atau titik yang terkecil pun di dalam hukum itu, tidak akan dihapuskan, kalau semuanya belum terjadi!
Allah berjanji kepada Abraham dan keturunannya bahwa dunia ini akan menjadi milik Abraham. Allah berjanji begitu bukan karena Abraham taat kepada hukum agama Yahudi, tetapi karena ia percaya kepada Allah sehingga ia diterima oleh Allah sebagai orang yang menyenangkan hati-Nya.
Saudara-saudara! Baiklah saya memakai contoh dari pengalaman sehari-hari. Kalau orang membuat suatu ikatan janji dan janji itu sudah disahkan, maka tidak seorang pun dapat membatalkan perjanjian itu, atau menambah sesuatu pun kepadanya.Janji-janji Allah dibuat oleh Allah untuk Abraham dan untuk orang keturunan Abraham. Dalam Alkitab tidak tertulis “dan untuk orang-orang keturunan Abraham”, yang berarti banyak orang. Yang tertulis di situ adalah “dan untuk orang keturunanmu”, berarti satu orang saja, yaitu Kristus.
Kalau kalian milik Kristus, maka kalian adalah keturunan Abraham. Dan kalian akan menerima apa yang dijanjikan Allah.
Berjanjilah bahwa Engkau akan menolong aku, jangan biarkan aku ditindas orang-orang angkuh.
Tuhan berkata kepada mereka, “Jika kamu mengindahkan hari Sabat, jika kamu setia kepada perjanjian-Ku dan melakukan apa yang menyenangkan hati-Ku,maka namamu akan diingat di dalam Rumah-Ku dan di antara bangsa-Ku. Itu lebih baik daripada mempunyai anak-anak laki-laki dan perempuan. Kamu Kuberi nama abadi yang tak akan dilupakan.”
Hari itu harus kamu peringati sebagai hari raya bagi Tuhan. Untuk seterusnya hari itu harus kamu rayakan setiap tahun.”
Kata Tuhan kepada Musa, “Sekarang Aku membuat perjanjian dengan bangsa Israel. Di depan mata mereka Aku akan melakukan keajaiban-keajaiban yang belum pernah dilakukan di antara bangsa mana pun di bumi. Semua bangsa akan melihat keajaiban-keajaiban yang Kulakukan, sebab Aku, Tuhan akan melakukan sesuatu yang dahsyat untuk kamu.
Ingatlah baik-baik! Jangan lupa akan perjanjian yang dibuat Tuhan Allahmu dengan kamu. Taatilah perintah-Nya; jangan sekali-kali membuat bagi dirimu patung dalam bentuk apa pun untuk disembah,sebab Tuhan Allahmu seperti api yang menghanguskan. Ia tak mau disamakan dengan apa pun.
“Kalau kamu perhatikan perintah-perintah itu, dan melakukannya dengan setia, maka Tuhan Allahmu pun akan setia kepada perjanjian yang dibuat-Nya dengan kamu. Ia akan menunjukkan kasih-Nya yang tetap kepada kamu, seperti yang dijanjikan-Nya kepada leluhurmu.Ia akan mengasihi dan memberkati kamu, sehingga anakmu banyak dan jumlahmu bertambah-tambah. Ia akan memberkati ladang-ladangmu, sehingga menghasilkan gandum, anggur dan minyak zaitun. Ia akan memberkati kamu sehingga banyak sapi dan kambing dombamu. Semua berkat itu akan kamu terima di negeri yang diberikan Tuhan kepadamu, sesuai dengan janji-Nya kepada nenek moyangmu.
Kalau kamu mentaati Tuhan Allahmu dan melakukan segala perintah-Nya, kamu akan dijadikan umat-Nya sendiri, seperti yang dijanjikan-Nya.Maka semua bangsa di bumi akan melihat bahwa kamu bangsa pilihan Tuhan, dan mereka akan menyegani kamu.
Tuhan berkata kepada umat-Nya, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab; pada hari Aku menyelamatkan, Aku menolong kamu. Kamu Kulindungi dan Kujaga, dan Kujadikan perjanjian bagi bangsa-bangsa. Kupulihkan negeri yang sunyi sepi menjadi tanah pusaka yang didiami.
Inilah perjanjian baru yang akan Kubuat dengan umat Israel: Hukum-hukum-Ku akan Kutaruh di dalam batin mereka, dan Kutulis pada hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Tetapi Aku akan mengingat perjanjian yang telah Kubuat denganmu di masa mudamu dan membuat perjanjian denganmu yang berlaku untuk selama-lamanya.
Saya bertanya: Apakah Allah sudah membuang umat-Nya sendiri? Tentu tidak! Saya sendiri seorang Israel keturunan Abraham, dan dari suku Benyamin.Tidak! Allah tidak membuang umat-Nya yang telah dipilih-Nya sejak semula. Saudara-saudara tahu apa yang tertulis dalam Alkitab mengenai Elia, ketika ia mengadukan soal Israel kepada Allah. Elia berkata,
Tetapi Allah sudah menemukan kesalahan pada umat-Nya, sehingga Allah berkata, “Ingat, akan datang waktunya, Aku akan mengadakan perjanjian yang baru dengan bangsa Israel, dan dengan bangsa Yehuda. Bukan seperti perjanjian yang Kubuat dengan leluhur mereka pada waktu Aku menuntun mereka keluar dari negeri Mesir. Mereka tidak setia kepada perjanjian yang Aku buat dengan mereka; itulah sebabnya Aku tidak mempedulikan mereka.Tetapi sekarang, inilah perjanjian yang akan Kubuat dengan umat Israel pada hari-hari yang akan datang, kata Tuhan: Aku akan menaruh hukum-Ku ke dalam pikiran mereka, dan menulisnya pada hati mereka. Aku akan menjadi Allah mereka, dan mereka akan menjadi umat-Ku.
Inilah daftar nenek moyang Yesus Kristus, keturunan Daud, keturunan Abraham. Dari Abraham sampai Daud, nama-nama nenek moyang Yesus sebagai berikut:Abraham, Ishak, Yakub, Yehuda dan saudara-saudaranya, Peres dan Zerah (ibu mereka bernama Tamar), Hezron, Ram, Aminadab, Nahason, Salmon, Boas (ibunya adalah Rahab), Obed (ibunya ialah Rut), Isai, dan Raja Daud.Dari masa bangsa Israel dibuang ke Babel sampai kelahiran Yesus tercatat nama-nama berikut ini: Yekhonya, Sealtiel, Zerubabel, Abihud, Elyakim, Azur, Zadok, Akhim, Eliud, Eleazar, Matan, Yakub, Yusuf suami Maria. Dan dari Maria itulah lahir Yesus yang disebut Kristus.Jadi dari Abraham sampai Daud, semuanya ada empat belas generasi. Dari Daud sampai masa bangsa Israel dibuang ke Babel ada empat belas generasi juga. Dari masa bangsa Israel dibuang ke Babel sampai kelahiran Kristus ada pula empat belas generasi.Dari Daud sampai pada masa bangsa Israel dibuang ke Babel tercatat nama-nama berikut ini: Salomo (ibunya adalah bekas istri Uria), Rehabeam, Abia, Asa, Yosafat, Yoram, Uzia, Yotam, Ahas, Hizkia, Manasye, Amon, Yosia, Yekhonya dan saudara-saudaranya.
Untuk menunjukkan kemurahan hati-Nya kepada leluhur kita, janji-Nya yang suci itu akan ditepati-Nya.Ia bersumpah kepada Abraham bapak kita, dan berjanji untuk menyelamatkan kita dari musuh kita, supaya kita tanpa takut melayani Dia
Janji-janji dari Allah yang disampaikan oleh nabi-nabi adalah untuk Saudara-saudara. Dalam perjanjian yang Allah buat dengan nenek moyangmu, Allah berkata kepada Abraham begini, ‘Dari keturunanmu Aku akan memberkati segala bangsa di bumi.’ Perjanjian itu adalah untuk kalian juga.
Mereka adalah umat yang terpilih dan Allah menjadikan mereka anak-anak-Nya sendiri, serta menyatakan kuasa-Nya kepada mereka. Ia mengadakan perjanjian dengan mereka dan memberikan kepada mereka hukum agama. Allah memberitahukan kepada mereka bagaimana mereka harus beribadat dan mereka sudah menerima pula janji-janji-Nya.Mereka adalah keturunan dari nenek moyang kita. Kristus secara manusia berasal dari bangsa mereka. Ia lebih tinggi dari semuanya. Terpujilah Allah untuk selama-lamanya! Amin.
Sebab melalui Dia Allah sudah mengatakan “Ya” terhadap semua janji-Nya. Berdasarkan itulah kita mengucapkan “Amin” kepada Allah karena Yesus Kristus. Kami berbuat begitu supaya Allah dimuliakan.
Orang-orang yang bergantung kepada hukum agama, semuanya hidup di bawah kutukan. Sebab dalam Alkitab tertulis, “Orang yang tidak setia menjalankan semua yang tertulis dalam Buku Hukum Agama, dikutuk Allah!”Tidak seorang pun yang berbaik dengan Allah oleh karena menjalankan hukum agama. Hal itu sudah dinyatakan dalam Alkitab, “Hanya orang yang percaya kepada Allah sehingga hubungannya dengan Allah menjadi baik kembali, akan hidup!”Tetapi hukum agama tidak didasarkan atas iman. Dalam Alkitab tertulis bahwa orang yang menjalankan hukum agama, akan hidup karena hukum itu. Tetapi Kristus membebaskan kita dari kutukan hukum agama. Ia melakukan itu dengan membiarkan diri-Nya terkutuk karena kita. Sebab di dalam Alkitab tertulis, “Terkutuklah orang yang mati digantung di tiang kayu.”Kristus melakukan begitu supaya berkat yang dijanjikan Allah kepada Abraham diberikan juga kepada orang-orang bukan Yahudi. Dengan demikian kita pun yang percaya kepada Allah, dapat menerima Roh yang dijanjikan oleh Allah itu.
Perjanjian yang pertama mempunyai peraturan-peraturan ibadat, dan mempunyai juga tempat ibadat buatan manusia.
Dengan aturan tersebut, Roh Allah menunjukkan dengan jelas, bahwa selama kemah bagian depan itu masih berdiri, jalan masuk ke dalam Ruang Mahasuci itu belum terbuka.Ini melambangkan zaman sekarang; berarti bahwa persembahan-persembahan dan kurban-kurban binatang yang dipersembahkan kepada Allah, tidak dapat menyempurnakan hati nurani orang yang membawa persembahan.
Hari ini Tuhan menerima kamu sebagai umat-Nya sendiri, seperti yang dijanjikan-Nya kepadamu, dan Ia memerintahkan kamu untuk melakukan segala perintah-Nya.
Ia menyampaikan pesan-Nya kepada umat-Nya, ketetapan dan hukum-Nya kepada umat pilihan-Nya.Ia tidak berbuat begitu kepada bangsa-bangsa lain, mereka tidak mengenal hukum-hukum-Nya. Pujilah Tuhan!
Dan di sampingnya berdirilah Tuhan dan berkata, “Akulah Tuhan, Allah yang dipuja Abraham dan Ishak. Aku akan memberikan kepadamu dan kepada keturunanmu tanah tempat engkau berbaring ini.Keturunanmu akan sebanyak debu di bumi. Mereka akan memperluas wilayah mereka ke segala arah, dan melalui engkau dan keturunanmu, Aku akan memberkati semua bangsa di bumi.Ingatlah, Aku akan menolong dan melindungimu, ke mana pun engkau pergi, dan Aku akan membawamu kembali ke negeri ini. Aku tak akan meninggalkan engkau sampai telah Kulakukan segala apa yang Kujanjikan kepadamu.”
Tetapi Allah berkata, “Tidak. Sara istrimu akan melahirkan anak laki-laki dan engkau akan menamakannya Ishak. Aku akan setia kepada perjanjian-Ku dengan anak itu dan dengan keturunannya untuk selama-lamanya. Perjanjian itu kekal.
Sekarang kamu boleh pilih antara hidup dan mati, antara berkat Tuhan dan kutuk-Nya. Langit dan bumi saya panggil menjadi saksi atas keputusanmu. Pilihlah hidup.Cintailah Tuhan Allahmu, taatilah Dia, dan setialah kepada-Nya. Maka kamu dan keturunanmu akan hidup dan panjang umur di negeri yang dijanjikan Tuhan kepada nenek moyangmu, Abraham, Ishak dan Yakub.”
Ia menjaga daerahmu supaya tetap aman, dan mengenyangkan engkau dengan gandum yang terbaik.
Yang dipilih-Nya ialah suku Yehuda, dan Bukit Sion yang dicintai-Nya.Ia membangun Rumah-Nya seperti kediaman-Nya di surga, dan seperti bumi, kukuh untuk selama-lamanya.
Aku membuat perjanjian dengan kamu: Kamu Kuberi kuasa-Ku dan ajaran-Ku untuk selama-lamanya. Ajarkanlah kepada anak-anakmu supaya mereka pun dapat mengajarkannya turun-temurun sekarang sampai selama-lamanya.”
Aku, Tuhan, akan menjadi Allah mereka, dan raja yang seperti hamba-Ku Daud itu akan menjadi penguasa mereka. Aku Tuhan telah berbicara.
Percayalah: Aku tidak akan minum anggur ini lagi sampai pada waktu Aku minum anggur yang baru bersama-sama dengan kalian di Dunia Baru Bapa-Ku.”
“Mari kita memuji Tuhan, Allah bangsa Israel! Ia telah datang menolong umat-Nya dan membebaskan mereka.Ia memberi kita penyelamat yang perkasa, keturunan Daud, hamba-Nya.
Sebab yang dijanjikan oleh Allah itu adalah untukmu dan keturunanmu serta untuk orang-orang yang berada di tempat-tempat yang jauh -- yaitu semua orang yang dipanggil oleh Allah Tuhan kita untuk datang kepada-Nya.”
Itu berlaku terhadap semua orang, sebab tidak ada bedanya antara orang Yahudi dengan orang-orang bangsa lain. Allah yang satu itu adalah Tuhan untuk semua orang. Ia memberikan berkat yang berlimpah-limpah kepada semua orang yang meminta tolong kepada-Nya.Dalam Alkitab tertulis, “Semua orang yang berseru kepada Tuhan, akan selamat.”
Tetapi kalian adalah bangsa yang terpilih, imam-imam yang melayani raja, bangsa yang kudus, khusus untuk Allah, umat Allah sendiri. Allah memilih kalian dan memanggil kalian keluar dari kegelapan untuk masuk ke dalam terang-Nya yang gemilang, dengan maksud supaya kalian menyebarkan berita tentang perbuatan-perbuatan-Nya yang luar biasa.
Inilah perjanjian-Ku dengan kamu: Aku berjanji bahwa segala makhluk yang hidup tidak akan lagi dibinasakan oleh banjir. Tidak akan lagi ada banjir yang membinasakan bumi ini.
“Inilah perjanjian yang Kubuat dengan engkau: Aku berjanji bahwa engkau akan menjadi bapak leluhur banyak bangsa. Oleh karena itu namamu bukan lagi Abram, melainkan Abraham.
Dialah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; Ia tetap setia selama-lamanya.
Dengan rela ia menyerahkan hidupnya dan masuk bilangan orang jahat. Ia memikul dosa orang banyak dan berdoa supaya mereka diampuni. Maka Kuberi dia orang banyak sebagai hadiah, dan ia mendapat bagian bersama orang-orang benar.”
“Aku sudah mengikat perjanjian dengan siang dan malam, supaya siang dan malam selalu datang pada waktunya; perjanjian itu tak bisa ditiadakan.Begitu juga Aku telah mengikat perjanjian dengan hamba-Ku Daud, bahwa dari keturunannya selalu akan ada seorang yang menjadi raja; dan Aku telah mengikat perjanjian dengan imam-imam keturunan Lewi bahwa mereka selalu akan melayani Aku. Perjanjian-perjanjian itu tidak dapat dihapuskan.
Mereka akan Kuberi hati yang baru dan budi yang baru. Hati mereka yang sekeras batu akan Kuambil dan Kuganti dengan hati yang taat kepada-Ku.
Aku akan membuat perjanjian yang baru denganmu. Maka tahulah engkau bahwa Akulah Tuhan.
Jadi janji Allah itu berdasarkan percayanya orang kepada Allah. Itu menjadi suatu jaminan kepada semua keturunan Abraham bahwa janji itu diberikan kepada mereka sebagai suatu pemberian yang cuma-cuma dari Allah; bukan hanya kepada mereka yang taat kepada hukum agama Yahudi saja, tetapi juga kepada mereka yang percaya kepada Allah sama seperti Abraham percaya kepada-Nya. Sebab Abraham adalah bapak kita semua secara rohani.
Saudara-saudara! Baiklah saya memakai contoh dari pengalaman sehari-hari. Kalau orang membuat suatu ikatan janji dan janji itu sudah disahkan, maka tidak seorang pun dapat membatalkan perjanjian itu, atau menambah sesuatu pun kepadanya.
Tetapi pada saatnya yang tepat, Allah mengutus Anak-Nya ke dunia. Anak-Nya itu dilahirkan oleh seorang wanita dan hidup di bawah kekuasaan hukum agama.Dengan demikian Ia membebaskan orang-orang yang hidup di bawah kekuasaan hukum agama; agar kita pun dapat menjadi anak-anak Allah.
bagi orang yang berpegang pada perjanjian-Nya, dan dengan setia melakukan perintah-Nya.
“Janganlah menganggap bahwa Aku datang untuk menghapuskan hukum Musa dan ajaran nabi-nabi. Aku datang bukan untuk menghapuskannya, tetapi untuk menunjukkan arti yang sesungguhnya.
“ ‘Inilah perjanjian yang akan Kubuat dengan mereka pada hari-hari yang akan datang,’ kata Tuhan, ‘Aku akan menaruh hukum-hukum-Ku ke dalam hati mereka, dan menulisnya ke dalam pikiran mereka.’ ”
Kata Tuhan kepada Musa, “Tulislah kata-kata itu, karena berdasarkan perkataan itu Aku membuat perjanjian dengan engkau dan dengan bangsa Israel.”
Karena Ia mencintai leluhurmu, maka kamu telah dipilih-Nya; dengan kuasa-Nya yang besar kamu telah dibawa-Nya keluar dari Mesir.Bangsa-bangsa yang lebih besar dan lebih kuat diusir-Nya dari hadapanmu, untuk mengantar kamu ke negeri mereka yang diberikan-Nya kepadamu, negeri yang sekarang menjadi milikmu.
Takhtanya Kupertahankan selama langit ada di atas bumi, turun-temurun anak cucunya akan mendudukinya.Tetapi kalau keturunannya melanggar hukum-Ku, dan tidak hidup menurut perintah-Ku,kalau mereka tidak mengindahkan ketetapan-Ku dan mengabaikan peraturan-Ku,
Ingatlah kebaikan dan kasih-Mu, ya Tuhan, yang Kautunjukkan sejak semula.Ampunilah dosa dan kesalahan masa mudaku, ingatlah aku sesuai dengan kasih dan kebaikan-Mu.
Demikianlah semua orang Yahudi akan selamat. Sebab di dalam Alkitab tertulis begini, “Raja Penyelamat akan datang dari Sion; Ia akan menghapuskan segala kejahatan dari keturunan Yakub. Aku akan mengikat perjanjian ini dengan mereka pada waktu Aku mengampuni dosa-dosa mereka.”
Dibunuh-Nya anak-anak sulung Mesir; kasih-Nya kekal abadi. Israel dihantar-Nya keluar dari Mesir; kasih-Nya kekal abadi; dengan tangan kuat dan perkasa; kasih-Nya kekal abadi.
“Inilah utusan-Ku yang Kupilih, Orang yang Kukasihi dan yang berkenan di hati-Ku. Roh-Ku akan Kuberikan kepada-Nya, keadilan-Ku akan diwartakan-Nya kepada bangsa-bangsa.
Kalian tahu apa yang sudah dibayarkan untuk membebaskan kalian dari kehidupan yang sia-sia yang diwariskan oleh nenek moyangmu. Bayarannya bukanlah sesuatu yang bisa rusak seperti perak atau emas,melainkan sesuatu yang sangat berharga; yaitu diri Kristus sendiri, yang menjadi sebagai domba yang dikurbankan kepada Allah tanpa cacat atau cela.
Apakah yang dapat dikatakan sekarang tentang semuanya itu? Kalau Allah memihak pada kita, siapakah dapat melawan kita?
Ia membebaskan umat-Nya, dan mengadakan perjanjian kekal dengan mereka. Dialah Tuhan yang kudus dan perkasa!
Tuhan menghendaki bahwa ia menderita, dan menyerahkan diri sebagai kurban penghapus dosa. Maka ia akan panjang umur dan melihat keturunannya melalui dia kehendak Tuhan akan terlaksana.Karena itu Tuhan berkata, “Sesudah menderita sengsara, ia akan bahagia dan puas. Hamba-Ku itu, yang menyenangkan hati-Ku, telah menanggung hukuman orang banyak; demi dia Aku akan mengampuni mereka.
Selidikilah apa artinya ayat Alkitab ini: ‘Aku menghendaki belas kasihan, dan bukan kurban binatang’. Sebab Aku datang bukan untuk memanggil orang yang menganggap dirinya sudah baik, melainkan orang yang dianggap hina.”
Orang miskin akan makan sampai kenyang; orang yang datang kepada Tuhan akan memuji Dia. Semoga kamu sejahtera selama-lamanya!
Sekarang kita sudah berbaik kembali dengan Allah, karena kita percaya. Dan oleh sebab itu kita hidup dalam kedamaian dengan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus.Oleh sebab kita percaya kepada Yesus, maka Ia memungkinkan kita menghayati kasih Allah, dan dengan kasih itulah kita hidup sekarang. Karena itu kita bersuka hati karena kita mempunyai harapan bahwa kita akan merasakan kebahagiaan yang diberikan Allah!
Hendaklah engkau tetap percaya dan setia kepada Allah dan sesamamu. Ingatlah itu dan simpanlah di dalam hatimu,supaya engkau disenangi dan dihargai oleh Allah dan manusia.
Tuhan berkata kepada umat-Nya, “Pada waktu Aku berkenan, Aku akan menjawab; pada hari Aku menyelamatkan, Aku menolong kamu. Kamu Kulindungi dan Kujaga, dan Kujadikan perjanjian bagi bangsa-bangsa. Kupulihkan negeri yang sunyi sepi menjadi tanah pusaka yang didiami. Orang yang dipenjarakan Kusuruh keluar; yang ada di tempat gelap Kubawa kepada terang. Bahkan di bukit yang gundul mereka tidak kekurangan, di sepanjang jalan tersedia makanan.
Maka kamu akan tinggal di tanah yang telah Kuberikan kepada nenek moyangmu. Kamu akan menjadi umat-Ku dan Aku pun akan menjadi Allahmu.
Tidak! Malah di dalam semuanya itu kita mendapat kemenangan yang sempurna oleh Dia yang mengasihi kita!
Sebab itu, janganlah kita menjadi bosan melakukan hal-hal yang baik; sebab kalau kita tidak berhenti melakukan hal-hal itu sekali kelak kita akan menuai hasilnya.
Tuhan itu pengasih dan penyayang, Ia melakukan perbuatan-perbuatan yang mengagumkan, supaya kita tetap mengingat-Nya.
Sebab Aku akan mencurahkan air ke tanah yang kering, dan mengalirkan sungai-sungai di tanah yang gersang. Aku akan memberikan kuasa-Ku kepada keturunanmu, dan memberkati anak cucumu.
Nyanyikanlah puji-pujian bagi Tuhan, hai umat-Nya yang setia, dan bersyukurlah kepada Yang Mahasuci.
“Mintalah, maka kalian akan menerima. Carilah, maka kalian akan mendapat. Ketuklah, maka pintu akan dibukakan untukmu.Karena orang yang minta akan menerima; orang yang mencari akan mendapat; dan orang yang mengetuk, akan dibukakan pintu.
Saya percaya sekali akan Kabar Baik itu, karena kabar itu adalah kekuatan Allah untuk menyelamatkan semua orang yang percaya; pertama-tama orang Yahudi, dan bangsa lain juga.Sebab dengan Kabar Baik itu Allah menunjukkan bagaimana caranya hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali; caranya ialah dengan percaya kepada Allah, dari mula sampai akhir. Itu sama seperti yang tertulis dalam Alkitab, “Orang yang percaya kepada Allah sehingga hubungannya dengan Allah menjadi baik kembali, orang itu akan hidup!”
Sebab beginilah kata Allah Yang Mahatinggi dan kudus, yang berkuasa untuk selama-lamanya, “Aku tinggal di tempat yang tinggi dan suci, tapi juga di antara orang-orang yang rendah hati dan yang menyesali dosa-dosanya, untuk memulihkan semangat dan harapan mereka.
Ia menyusuri langit dari ujung ke ujung; tak ada yang luput dari panasnya.Hukum Tuhan itu sempurna, menyegarkan jiwa. Perintah Tuhan dapat dipercaya, memberi hikmat kepada orang sederhana.Peraturan Tuhan itu tepat, menyenangkan hati. Ketetapan Tuhan itu murni, membuat orang mengerti.Berbakti kepada Tuhan itu baik, berlangsung selama-lamanya. Hukum Tuhan itu benar dan adil semuanya.
Jadi, usahakanlah dahulu supaya Allah memerintah atas hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya. Maka semua yang lain akan diberikan Allah juga kepadamu.
Allah sudah menghidupkan Tuhan kita Yesus dari kematian. Karena kematian-Nya itu Ia sekarang menjadi Gembala Agung bagi kita, yakni domba-domba-Nya. Kematian-Nya itu juga mensahkan perjanjian kekal yang dibuat Allah dengan kita.Semoga Allah sumber sejahtera itu melengkapi kalian dengan segala yang baik yang kalian perlukan untuk melakukan kehendak-Nya. Semoga dengan perantaraan Yesus Kristus, Allah mengerjakan di dalam kita, apa yang diinginkan-Nya. Hendaklah Kristus dipuji selama-lamanya! Amin.
Kesenanganku ialah melakukan perintah-Mu, sebab aku mencintainya.Aku menghormati dan mencintai perintah-Mu, ketetapan-Mu akan kurenungkan.
Kusujud ke arah Rumah-Mu yang suci sambil memuji nama-Mu, sebab Engkau setia dan selalu mengasihi. Engkau lebih mementingkan janji-Mu daripada pendapat orang tentang diri-Mu.
Jangan takut, sebab Aku menyertaimu, jangan cemas, sebab Aku Allahmu. Engkau akan Kuteguhkan dan Kutolong, Kutuntun dengan tangan-Ku yang jaya.
Datanglah dan pandanglah perbuatan Allah, sungguh mengagumkan karya-karya-Nya di antara manusia!
Kemudian Yesus meninggalkan tempat itu. Sementara berjalan, Ia melihat seorang penagih pajak, bernama Matius, sedang duduk di kantor pajaknya. Yesus berkata kepadanya, “Mari ikut Aku!” Maka Matius berdiri dan mengikuti Yesus.Waktu Yesus sedang makan di rumah Matius, datanglah banyak penagih pajak dan orang-orang yang dianggap tidak baik oleh masyarakat, ikut makan bersama-sama Yesus dan pengikut-pengikut-Nya.
Tetapi Aku akan tetap mengasihi Daud, dan tak akan mengingkari kesetiaan-Ku.Perjanjian-Ku dengan dia takkan Kubatalkan, dari janji-Ku tak satu pun Kutarik kembali.
Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa janji Allah sudah tidak berlaku lagi; tetapi bukan semua orang Israel adalah umat yang dipilih oleh Allah.
Hai umat-Ku, kamulah saksi-saksi-Ku, kamu Kupilih menjadi hamba-hamba-Ku, supaya mengenal Aku dan percaya kepada-Ku, dan mengerti bahwa Akulah Allah. Aku Allah Yang Mahaesa, tak ada lainnya sebelum dan sesudah Aku.
Demi mereka Ia ingat akan perjanjian-Nya dan menyayangi mereka karena kasih-Nya yang besar.
Ia tetap percaya dan tidak ragu-ragu akan janji Allah. Malah imannya menjadikan dia bertambah kuat, sehingga ia memuji-muji Allah.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku! Betapa agung Engkau, ya Tuhan Allahku! Engkau berpakaian kemegahan dan kemuliaan,dan berselubung cahaya. Engkau membentangkan langit seperti kemah,dan membangun Rumah-Mu di atas air di langit. Awan-awan Kaujadikan kereta-Mu, Engkau mengendarai sayap angin.Angin Kaujadikan utusan-Mu, dan kilat pelayan-Mu. Dengan kukuh bumi Kaupasang pada alasnya, sehingga tak akan goyang untuk selamanya.
Sebaliknya, kalau orang-orang dipimpin oleh Roh Allah, hasilnya ialah: Mereka saling mengasihi, mereka gembira, mereka mempunyai ketenangan hati, mereka sabar dan berbudi, mereka baik terhadap orang lain, mereka setia,mereka rendah hati, dan selalu sanggup menguasai diri. Tidak ada hukum agama yang melarang hal-hal seperti itu.