Percayalah, menaruh kepercayaan kepada Tuhan bisa memberimu kekuatan untuk menghadapi tantangan terberat sekalipun dalam hidupmu. Kita semua pasti pernah, kan, menghadapi berbagai macam kesulitan dan rintangan? Ada yang terasa ringan, ada juga yang berat dan rumit. Banyak orang ragu untuk mendekat kepada Tuhan, mungkin karena merasa hidupnya belum sempurna. Ada yang bilang, "Dosa memisahkan kita dari kasih Tuhan," tapi kalau kita balik, justru "Kasih Tuhan yang menjauhkan kita dari dosa." Jadi, percayalah dan dekatkan diri pada-Nya.
Mungkin kita berpikir setelah memutuskan untuk mengikuti Yesus, semuanya beres. Ya, sampai batas tertentu, memang begitu. Hal terpenting, yaitu tujuan kekal kita, sudah dijamin. Kita tahu kita akan bersama Yesus selamanya! Tapi, selama masih di dunia ini, hidup pasti penuh tantangan.
Saat kita meluangkan waktu bersama Tuhan dan berdoa setiap hari, hati kita akan terasa tenang dan damai. Dekatkan diri pada-Nya dan serahkan semua bebanmu. Memang, percaya kepada Tuhan bukan berarti kita terbebas dari masa-masa sulit dan ketidakpastian. Namun, iman kita akan memberi kekuatan untuk menghadapinya dengan tegar.
Orang yang percaya kepada Tuhan tahu bahwa Ia tidak akan pernah meninggalkannya dan tidak akan memberi cobaan melampaui batas kemampuannya. Percayalah kepada Tuhan dan rasakan kedamaian-Nya. Banyak ayat Alkitab yang bisa menguatkan imanmu kepada Tuhan.1
Yesus menjawab, “Pergi kau, hai Penggoda! Dalam Alkitab tertulis: Sembahlah Tuhan, Allahmu, dan layanilah Dia saja!”
Saya tersungkur di depan malaikat itu hendak menyembahnya, tetapi ia berkata kepada saya, “Jangan! Jangan menyembah saya, sembahlah Allah! Sebab saya pun hamba sama seperti engkau dan seperti semua saudaramu yang berpegang teguh pada kesaksian Yesus!” Sebab kesaksian Yesus itulah yang mengilhami orang-orang yang bernubuat.
“Tidak seorang pun dapat bekerja untuk dua majikan. Sebab ia akan lebih mengasihi yang satu daripada yang lain. Atau ia akan lebih setia kepada majikan yang satu daripada kepada yang lain. Begitulah juga dengan kalian. Kalian tidak dapat bekerja untuk Allah dan untuk harta benda juga.
Akulah Tuhan, itulah nama-Ku; keagungan-Ku tidak Kuberikan kepada siapa pun; kemasyhuran-Ku tidak Kuserahkan kepada patung.
Lalu berkatalah Samuel kepada umat Israel, “Kalau kamu hendak kembali kepada Tuhan dan menyembah Dia dengan sepenuh hatimu, haruslah kamu membuang semua dewa asing dan patung Dewi Asytoret. Serahkanlah dirimu sama sekali kepada Tuhan dan berbakti kepada-Nya saja, maka kamu akan dibebaskan-Nya dari orang Filistin.”
Seandainya kamu tidak mau mengabdi kepada Tuhan, ambillah keputusan hari ini juga kepada siapa kamu mau mengabdi: kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu di Mesopotamia dahulu atau kepada ilah-ilah orang Amori yang negerinya kamu tempati sekarang. Tetapi kami -- saya dan keluarga saya -- akan mengabdi hanya kepada Tuhan.”
Orang semacam itu harus dihukum mati, karena mau menyesatkan kamu dari jalan yang diperintahkan Tuhan Allahmu kepadamu. Ia adalah orang jahat karena menyuruh kamu berontak terhadap Tuhan Allahmu yang membebaskan kamu dari Mesir, tempat kamu diperbudak. Jadi ia harus dibunuh, supaya kejahatan itu diberantas. Tetapi kamu hendaklah mengikuti Tuhan Allahmu dan menghormati-Nya; taatilah Dia dan lakukanlah segala perintah-Nya. Tetaplah setia dan mengabdi kepada-Nya.
Hormatilah Tuhan Allahmu dan beribadatlah kepada Dia saja. Hendaklah kamu tetap setia kepada-Nya dan bersumpah demi nama-Nya saja.
Hormatilah Tuhan, Allahmu, dan berbaktilah kepada Dia saja, dan bila kamu bersumpah, lakukanlah demi nama-Nya saja.
Kalau kamu menyembah Aku, Tuhan Allahmu, kamu akan Kuberkati dengan makanan dan minuman, dan segala penyakit akan Kujauhkan daripadamu.
Hormatilah Tuhan dan mengabdilah kepada-Nya dengan setia dan dengan sepenuh hatimu. Ingatlah akan perbuatan-perbuatan besar yang telah dilakukan-Nya bagimu.
Luhurkanlah Tuhan Allah kita, dan sembahlah Dia di bukit-Nya yang suci, sebab kuduslah Tuhan Allah kita.
Sembahlah Tuhan dengan mengenakan pakaian ibadat! Gemetarlah di hadapan-Nya, hai seluruh dunia!
Peti Perjanjian itu diletakkan di dalam kemah yang telah disediakan oleh Daud untuk Peti itu. Lalu mereka mempersembahkan kepada Allah kurban bakaran dan kurban perdamaian.
Beribadatlah kepada Tuhan dengan gembira, datanglah ke hadapan-Nya dengan lagu-lagu riang!
Ingatlah kejadian-kejadian di zaman dahulu; akuilah bahwa Aku Allah, dan tak ada lainnya, Aku Allah, dan tak ada yang seperti Aku.
Akulah Tuhan, tak ada lainnya, Aku Allah Yang Mahaesa. Engkau telah Kupersenjatai, sekalipun engkau tidak mengenal Aku.
Hai, seluruh penduduk bumi, berpalinglah kepada-Ku supaya kamu diselamatkan, sebab hanya Aku Allah, tak ada yang lain!
Tapi Engkau, Tuhan, Allah yang benar, Allah pemberi hidup, raja kekal. Bila Engkau murka, bumi berguncang, jika Engkau geram bangsa-bangsa tak tahan. (
“Jadi, sekarang,” kata Yosua selanjutnya, “hormatilah Tuhan. Mengabdilah kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan dengan setia. Singkirkanlah ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu dahulu di Mesopotamia dan Mesir. Mengabdilah hanya kepada Tuhan. Seandainya kamu tidak mau mengabdi kepada Tuhan, ambillah keputusan hari ini juga kepada siapa kamu mau mengabdi: kepada ilah-ilah lain yang disembah oleh nenek moyangmu di Mesopotamia dahulu atau kepada ilah-ilah orang Amori yang negerinya kamu tempati sekarang. Tetapi kami -- saya dan keluarga saya -- akan mengabdi hanya kepada Tuhan.”
Dan jagalah agar kalian mentaati hukum yang diperintahkan Musa kepadamu, yaitu: Kasihilah Tuhan Allahmu, ikutilah kemauan-Nya, taatilah perintah-perintah-Nya, setialah kepada-Nya, dan mengabdilah kepada-Nya dengan sepenuh hatimu dan dengan segenap jiwamu.”
Sebab itu sadarilah hari ini dan jangan lupa: Tuhan satu-satunya Allah di langit dan di bumi; tak ada yang lain.
Jangan menyembah ilah lain, sebab Aku Tuhan, adalah Allah yang tak mau disamakan dengan apa pun.
Di dalam kota itu tidak terdapat sesuatu pun yang terkena kutuk Allah. Takhta Allah dan Anak Domba itu akan berada di dalam kota itu. Hamba-hamba-Nya akan berbakti kepada-Nya,
Itulah sebabnya mereka berdiri di hadapan takhta Allah, dan beribadat kepada-Nya siang malam di dalam Rumah Allah. Dan Dia yang duduk di atas takhta itu akan hadir dengan mereka untuk melindungi mereka.
Sebab itu, hendaklah kita mengucap terima kasih kepada Allah, karena kita menerima dari Dia suatu kerajaan yang tidak dapat bergoncang. Hendaklah kita berterima kasih dan beribadat kepada Allah dengan hormat dan takut, menurut cara yang diinginkan oleh-Nya sendiri.
Semua orang itu berbicara tentang bagaimana kalian menerima kami ketika kami dahulu datang kepadamu. Mereka berbicara mengenai bagaimana kalian meninggalkan berhala-berhala dan datang kepada satu-satunya Allah yang hidup untuk mengabdi kepada-Nya.
Yesus menjawab, “Di dalam Alkitab tertulis, ‘Sembahlah Tuhan Allahmu dan layanilah Dia saja.’ ”
Sebab Allah itu Roh, dan hanya dengan kuasa Roh Allah orang-orang dapat menyembah Bapa sebagaimana Ia ada.”
Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita. Itu sebabnya saya minta dengan sangat supaya kalian mempersembahkan dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya. Ibadatmu kepada Allah seharusnya demikian.
Bekerjalah dengan rajin. Jangan malas. Bekerjalah untuk Tuhan dengan semangat dari Roh Allah.
Tetapi bagi kita, Allah hanya satu. Ia Bapa yang menciptakan segala sesuatu. Untuk Dialah kita hidup. Dan Tuhan hanya satu juga, yaitu Yesus Kristus. Melalui Dia segala sesuatu diciptakan, dan karena Dialah maka kita hidup.
Pekerjaan apa saja yang diberikan kepadamu, hendaklah kalian mengerjakannya dengan sepenuh hati, seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia. Ingatlah bahwa kalian akan menerima upah dari Tuhan. Apa yang disediakan Tuhan untuk umat-Nya, itulah yang akan diberikan kepadamu. Sebab majikan yang sebenarnya sedang dilayani oleh kalian adalah Kristus sendiri.
Pekerjaan yang kalian lakukan sebagai hamba itu, hendaklah kalian kerjakan dengan hati yang gembira seolah-olah Tuhanlah yang kalian layani, dan bukan hanya manusia.
Semua bangsa yang Kaujadikan akan datang, ya Tuhan, untuk menyembah Engkau dan memuji keagungan-Mu.
Lalu Elia mendekati rakyat itu dan berkata, “Sampai kapan kalian mau tetap mendua hati? Kalau Tuhan itu Allah, sembahlah Tuhan! Kalau Baal itu Allah, sembahlah Baal!” Rakyat yang berkumpul di situ diam saja.
Orang yang menyampaikan berita, haruslah menyampaikan berita dari Allah; orang yang melayani orang lain, haruslah melayani dengan kekuatan yang dari Allah, supaya dalam segala hal, Allah dapat diagungkan melalui Yesus Kristus. Dialah yang berkuasa dan patut diagungkan untuk selama-lamanya. Amin.
Orang yang mau melayani Aku harus mengikuti Aku; supaya pelayan-Ku dapat bersama-Ku di mana Aku berada. Orang yang melayani Aku akan dihormati Bapa-Ku.”
Setiap bangsa di muka bumi menyembah dan taat kepada dewanya sendiri. Tetapi kita akan taat kepada Tuhan Allah kita dan menyembah Dia untuk selama-lamanya.
Apakah dengan itu nampaknya saya seolah-olah mengharap diakui oleh manusia? Sama sekali tidak! Saya hanya mengharapkan pengakuan dari Allah. Apakah saya sedang berusaha mengambil hati manusia supaya disenangi orang? Kalau saya masih berbuat begitu, saya bukanlah hamba Kristus.
Kristus mati untuk semua orang, supaya orang-orang yang hidup, tidak lagi hidup untuk diri sendiri, melainkan untuk Kristus yang sudah mati dan dihidupkan kembali demi kepentingan mereka.
Apa pun yang Saudara lakukan -- Saudara makan atau Saudara minum -- lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah.
Allah sudah membeli kalian dan sudah membayarnya dengan lunas. Sebab itu, pakailah tubuhmu sedemikian rupa sehingga Allah dimuliakan.
Kalau kita hidup, kita hidup untuk Tuhan. Dan kalau kita mati, kita pun mati untuk Tuhan. Jadi, hidup atau mati, kita adalah milik Tuhan.
Tetapi sekarang kalian sudah dibebaskan dari dosa, dan menjadi hamba Allah. Keuntunganmu ialah bahwa Saudara hidup khusus untuk Allah dan hal itu menghasilkan hidup sejati dan kekal.
Dengan rendah hati dan dengan banyak air mata, saya bekerja untuk Tuhan di tengah-tengah penderitaan yang kualami karena rencana jahat orang-orang Yahudi.
Padahal kitalah orang-orang yang sudah menerima sunat yang sejati, bukan mereka. Kita menyembah Allah dengan bimbingan Roh Allah sendiri, dan kita bersyukur karena kita hidup bersatu dengan Kristus Yesus. Kita tidak bergantung kepada upacara-upacara yang bersifat lahir.
Tidak! Kami tidak berbicara untuk menyenangkan hati orang, melainkan untuk menyenangkan hati Allah, yang menguji hati kami. Sebab kami dianggap layak oleh Allah untuk menyebarkan Kabar Baik itu.
Saya mengucap syukur kepada Allah yang saya layani dengan hati nurani yang murni seperti yang dilakukan oleh nenek moyang saya dahulu. Saya selalu mengucap terima kasih kepada Allah setiap kali saya ingat kepadamu dalam doa, baik siang maupun malam.
Sekarang kita sedang menantikan Hari yang kita harap-harapkan itu; pada Hari itu dunia akan melihat keagungan Yesus Kristus, yaitu Allah Mahabesar dan Raja Penyelamat kita. Ia sudah mengurbankan diri-Nya bagi kita untuk membebaskan kita dari segala kejahatan, dan menjadikan kita suatu umat yang bebas dari dosa dan yang menjadi milik-Nya saja, serta yang rajin berbuat baik.
Nah, kalau darah dan abu itu dapat membersihkan kenajisan orang-orang itu, apalagi darah Kristus! Melalui Roh yang abadi, Kristus mempersembahkan diri-Nya sendiri kepada Allah sebagai kurban yang sempurna. Darah-Nya membersihkan hati nurani kita dari upacara agama yang tidak berguna, supaya kita dapat melayani Allah yang hidup.
Tetapi kalian adalah bangsa yang terpilih, imam-imam yang melayani raja, bangsa yang kudus, khusus untuk Allah, umat Allah sendiri. Allah memilih kalian dan memanggil kalian keluar dari kegelapan untuk masuk ke dalam terang-Nya yang gemilang, dengan maksud supaya kalian menyebarkan berita tentang perbuatan-perbuatan-Nya yang luar biasa.
“Ya Tuhan, ya Allah kami! Engkau sajalah yang layak menerima pujian, hormat dan kuasa. Sebab Engkaulah pencipta segala sesuatu, dan atas kehendak-Mu juga segala sesuatu itu telah terjadi dan hidup.”
Lalu saya mendengar segala makhluk di langit, di bumi, di bawah bumi dan di dalam laut -- singkatnya segala makhluk di semesta alam ini -- menyanyi, “Dia yang duduk di atas takhta, dan Sang Anak Domba itu, adalah terpuji dan terhormat serta agung dan berkuasa untuk selama-lamanya!”
tetapi ia berkata kepada saya, “Jangan! Jangan menyembah saya! Sembahlah Allah! Sebab saya pun hamba seperti engkau, dan seperti saudara-saudaramu para nabi dan semua orang yang mentaati pesan-pesan dalam buku ini!”
Lalu kepada Salomo, Daud berkata, “Anakku, hendaklah Allah yang disembah ayahmu, kau akui sebagai Allahmu. Engkau harus mengabdi kepada-Nya dengan tulus ikhlas dan rela hati. Sebab Ia tahu semua pikiran dan keinginan hati kita. Kalau engkau mencari Dia, Dia akan kautemukan, tetapi kalau engkau meninggalkan Dia, Ia akan menolak engkau untuk selama-lamanya.
Tidak seorang pun dapat bekerja untuk dua majikan; sebab ia akan lebih mengasihi yang satu daripada yang lain, atau ia akan lebih setia kepada majikan yang satu daripada yang lain. Begitulah juga dengan kalian. Kalian tidak dapat bekerja untuk Allah dan untuk harta benda juga.”
Yesus menjawab, “Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dan dengan seluruh akalmu.
Ia menarik aku dari lubang yang berbahaya, dari lumpur rawa. Ia menempatkan aku di atas bukit batu, sehingga langkahku mantap.
Tuhan sudah membuat perjanjian berikut ini dengan umat Israel, “Jangan beribadat kepada ilah-ilah lain; jangan sujud menyembah mereka atau melayani mereka, atau mempersembahkan kurban kepada mereka.
Samuel pun menjawab, “Jangan takut, meskipun kamu telah melakukan kejahatan itu, janganlah berpaling dari Tuhan, melainkan tetaplah mengabdi kepada-Nya dengan sepenuh hatimu. Janganlah mengikuti dewa-dewa yang tidak dapat menolong dan menyelamatkan kamu, karena mereka sebenarnya tidak ada.
Jadi taatilah perintah-perintah yang saya sampaikan kepadamu hari ini; cintailah Tuhan Allahmu dan beribadatlah kepada-Nya dengan seluruh jiwa ragamu.
Saudara-saudara, ingatlah! Hanya Tuhan, dan Tuhan saja Allah kita! Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu: Tunjukkanlah itu dalam cara hidupmu dan dalam perbuatanmu.
Ilah-ilah mana dapat menandingi Engkau, ya Tuhan Yang Mahamulia dan suci? Siapa dapat membuat keajaiban-keajaiban dan perbuatan besar seperti Tuhan?
Siapa yang kumiliki di surga kecuali Engkau? Selain Engkau tak ada yang kuinginkan di bumi.
Pujian dari Daud. Aku mau mengagungkan Engkau, ya Allahku dan Rajaku, dan memuji Engkau selama-lamanya. Semua ciptaan-Mu akan memuji Engkau, ya Tuhan, seluruh umat-Mu akan bersyukur kepada-Mu. Mereka akan mengagungkan kuasa-Mu sebagai Raja, dan menceritakan keperkasaan-Mu, supaya semua orang tahu perbuatan-Mu yang besar, serta kerajaan-Mu yang mulia dan semarak. Pemerintahan-Mu tetap sepanjang masa, kekuasaan-Mu bertahan turun-temurun. Tuhan setia kepada semua janji-Nya, Ia penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya. Tuhan menolong orang yang dalam kesusahan, Ia menegakkan orang yang tertunduk. Semua makhluk hidup mengharapkan Engkau; Kauberi mereka makan pada waktunya. Engkau memenuhi segala keperluan mereka, sehingga mereka tidak berkekurangan. Tuhan adil dalam segala tindakan-Nya dan penuh kasih dalam segala perbuatan-Nya. Ia dekat pada orang yang berseru kepada-Nya, dan memohon kepada-Nya dengan tulus hati. Ia menyenangkan hati orang-orang yang takwa; Ia mendengar seruan mereka dan menyelamatkan mereka. Setiap hari aku mau bersyukur kepada-Mu, dan memuliakan Engkau selama-lamanya.
Jadi, usahakanlah dahulu supaya Allah memerintah atas hidupmu dan lakukanlah kehendak-Nya. Maka semua yang lain akan diberikan Allah juga kepadamu.
Umat-Ku akan melihat lagi perbedaan antara nasib orang baik dan orang jahat, antara orang yang berbakti kepada-Ku dan yang tidak.”
Maka tahulah kamu, Israel, bahwa Aku ada di tengah-tengahmu, dan bahwa Aku, Tuhan, adalah Allahmu. Tidak ada Allah lain, kecuali Aku sendiri. Umat-Ku tak akan dipermalukan lagi!”
Tuhan berkata, “Akulah Tuhan Allahmu, yang membawa kamu keluar dari Mesir. Kamu tidak mempunyai Allah selain Aku. Akulah satu-satunya penyelamatmu.
Akan tiba saatnya kamu berkata, “Bersyukurlah kepada Tuhan, dan sembahlah Dia. Beritakanlah kepada bangsa-bangsa keagungan dan segala perbuatan-Nya.
Orang itu menjawab, “ ‘Cintailah Tuhan Allahmu dengan sepenuh hatimu, dengan segenap jiwamu, dengan segala kekuatanmu, dan dengan seluruh akalmu,’ dan ‘Cintailah sesamamu seperti engkau mencintai dirimu sendiri.’ ”
Hendaklah kalian melakukan apa yang dikatakan oleh Allah, jangan hanya mendengarkan saja, sehingga dengan demikian kalian menipu diri sendiri.
Tetapi setiap senjata yang ditempa untuk melawan engkau, tak akan berhasil. Dan setiap tuduhan dalam pengadilan akan kaubuktikan salah. Aku akan menghadiahkan kemenangan kepada hamba-hamba-Ku,” demikianlah kata Tuhan.
Dengan sepenuh hati aku berusaha mengenal Engkau, jangan biarkan aku menyimpang dari perintah-Mu.
Kebaikan-Mu menjulang setinggi gunung, dan keadilan-Mu sedalam samudra; manusia dan hewan Kaupelihara, ya Tuhan.
“Sekarang, Saudara-saudara, perhatikanlah apa yang dituntut Tuhan Allahmu dari kamu: Hormatilah Tuhan Allahmu dan lakukanlah segala perintah-Nya. Cintailah Dia dan beribadatlah kepada-Nya dengan seluruh jiwa ragamu. Taatilah segala perintah Tuhan yang hari ini saya sampaikan kepadamu demi kebaikanmu sendiri.
Bukan saja hal-hal tersebut; tetapi malah segala sesuatu saya anggap sebagai hal-hal yang hanya merugikan saja. Yang saya miliki sekarang ini adalah lebih berharga: yaitu mengenal Kristus Yesus, Tuhanku. Karena Kristus, maka saya sudah melepaskan segala-galanya. Saya anggap semuanya itu sebagai sampah saja, supaya saya bisa mendapat Kristus,
Tetapi engkau adalah orang milik Allah, jadi engkau harus menjauhi semuanya itu. Berusahalah menjadi orang yang benar di mata Allah, yang mengabdi kepada Allah, percaya kepada Kristus, mengasihi sesama, tabah dalam penderitaan, dan bersikap lemah lembut.
‘Bagus,’ kata tuan itu, ‘engkau adalah pelayan yang baik dan setia. Karena engkau dapat dipercayai dengan yang sedikit, saya akan mempercayakan yang banyak kepadamu. Masuklah dan ikutlah bersenang-senang dengan saya!’
Ia sudah menjadikan saya pelayan Kristus Yesus untuk diutus kepada bangsa-bangsa yang bukan Yahudi. Dan saya bertindak sebagai imam, yang mengabarkan Kabar Baik dari Allah, supaya orang-orang yang bukan Yahudi menjadi suatu persembahan kepada Allah yang dapat diterima oleh-Nya. Semoga Roh Allah membuat mereka menjadi suatu persembahan yang khusus untuk Allah.
Janganlah mencintai dunia ini, atau apa saja yang ada di dalam dunia ini. Kalau kalian mencintai dunia, kalian tidak mencintai Bapa. Segala sesuatu yang ada di dalam dunia ini -- yang diinginkan oleh tabiat manusia yang berdosa, yang dilihat lalu diingini dan yang dibangga-banggakan -- semuanya adalah hal-hal yang tidak berasal dari Bapa, melainkan dari dunia. Dunia dan segala sesuatu di dalamnya yang diinginkan oleh manusia, sedang lenyap. Tetapi orang yang menuruti kemauan Allah, tetap hidup sampai selama-lamanya.
Mazmur Daud. Tuhan bagaikan seorang gembala bagiku, aku tidak kekurangan. Ia membaringkan aku di padang rumput yang hijau. Ia membimbing aku menuju air yang tenang. Ia memberi aku kekuatan baru, dan menuntun aku di jalan yang benar, sesuai dengan janji-Nya.
Percayalah kepada Tuhan dengan sepenuh hatimu, dan janganlah mengandalkan pengertianmu sendiri. Ingatlah pada Tuhan dalam segala sesuatu yang kaulakukan, maka Ia akan menunjukkan kepadamu cara hidup yang baik.