Sahabatku, kita hidup di masa yang penuh tantangan, di mana rasa keadilan begitu dirindukan. Sadarilah, ketidakadilan itu merugikan, bahkan mencemari jiwa kita semua. Keadilan itu ibarat permata berharga, seharusnya terpancar dalam setiap ciptaan, membawa harmoni, keteraturan, dan rasa aman di dunia ini.
Keadilan, salah satu sifat Tuhan yang paling agung dalam Alkitab, terkadang sulit dipahami. Memisahkan keadilan Tuhan dari kesucian dan kebaikan-Nya rasanya seperti memisahkan bulir padi dari sekamnya. Mazmur 11:7 mengingatkan kita, "TUHAN itu adil, Ia mengasihi keadilan; orang yang tulus akan memandang wajah-Nya."
Lalu, bagaimana kita bisa menerapkan keadilan dalam hidup kita? Sederhana saja, perlakukanlah orang lain sebagaimana Tuhan memperlakukan kita. Tuhan mengampuni kita? Maka, ampunilah sesama. Tuhan memberkati kita? Maka, berkatilah sesama.
Janganlah kita bersikap seolah-olah kita pemilik dunia ini. Ingatlah, pemilik sejati bisa saja murka. Jangan pula kita merasa bisa mengatur waktu sesuka hati, karena kita tak berdaya mengubah apa pun. Hormatilah Sang Pencipta, dan Tuhan pasti akan memberkati kita.
Kolose 3:25 dengan tegas menyatakan, "Tetapi orang yang berbuat curang, akan mendapatkan balasan kecurangannya, karena Allah tidak memandang bulu." Marilah kita renungkan hal ini dan berusaha hidup dalam keadilan.
Sebab Tuhan baik dan adil, Ia mengasihi orang yang berbuat baik; orang jujur akan melihat dan mengenal Tuhan.
Walaupun begitu, Tuhan menanti-nantikan saatnya untuk menunjukkan belas kasihan-Nya kepadamu. Ia siap sedia untuk mengasihani kamu. Sebab Tuhan adalah Allah yang melakukan apa yang tepat. Berbahagialah orang yang berharap kepada-Nya.
Tuhan Pembelamu yang perkasa, karya-Nya sempurna, dan semua jalan-Nya adil. Allahmu setia, tak ada kecurangan pada-Nya, Ia melakukan yang baik dan benar.
Musuh kami sudah habis dipunahkan, kota-kota mereka Kauhancurkan; tak ada yang mengingatnya lagi.Tuhan memerintah untuk selama-lamanya; Ia mendirikan takhta-Nya untuk menghakimi dunia.
Saudara-saudaraku! Janganlah sekali-kali membalas dendam, biarlah Allah yang menghukum. Sebab di dalam Alkitab tertulis, “Akulah yang membalas. Aku yang akan menghukumnya, kata Tuhan.”
Tuhan berkata, “Aku mencintai keadilan dan membenci penindasan serta kejahatan. Aku akan memberi upahmu dengan setia, dan mengikat janji abadi dengan kamu.
Sebab Allah akan membalas setiap orang setimpal dengan perbuatannya.Allah memberikan hidup sejati dan kekal kepada mereka yang tekun berbuat baik untuk mendapatkan yang mulia, yang terhormat dan yang abadi.Tetapi orang-orang yang mementingkan diri sendiri dan tidak mau taat kepada Allah, melainkan mengikuti yang jahat, orang-orang itu akan sangat dimurkai Allah.
Tidak! Tuhan telah menyatakan kepada kita apa yang baik. Yang dituntut-Nya dari kita ialah supaya kita berlaku adil, selalu mengamalkan cinta kasih, dan dengan rendah hati hidup bersatu dengan Allah kita.
Sebab Tuhan mencintai perbuatan yang baik dan adil, orang yang setia kepada-Nya tidak dibiarkan-Nya terlantar. Ia melindungi mereka sampai selama-lamanya, tetapi keturunan orang jahat akan ditumpas.
Allah bukannya Allah yang tidak adil. Ia tidak melupakan apa yang kalian kerjakan bagi-Nya, dan kasih yang kalian tunjukkan kepada-Nya sewaktu menolong saudara-saudara seiman, dahulu dan sekarang.
Ia akan melakukan apa yang adil, dan akan membalaskan penderitaan kepada orang yang membuat kalian menderita.
Kalau keadilan dijalankan, maka orang baik merasa senang, tetapi orang jahat merasa terancam.
belajarlah berbuat baik. Tegakkanlah keadilan dan berantaslah penindasan; berilah kepada yatim piatu hak mereka dan belalah perkara para janda.”
Siapa mau berbangga tentang sesuatu, haruslah berbangga bahwa ia mengenal dan mengerti Aku; bahwa ia tahu Aku mengasihi untuk selama-lamanya dan Aku menegakkan hukum serta keadilan di dunia. Semuanya itu menyenangkan hati-Ku. Aku, Tuhan, yang mengatakan itu.”
Tetapi Tuhan Yang Mahakuasa menunjukkan kebesaran-Nya dengan melakukan apa yang benar. Ia akan memperlihatkan kesucian-Nya dengan mengadili bangsa-Nya.
Kamu harus selalu adil, supaya dapat menetap dan hidup sejahtera di tanah yang diberikan Tuhan Allahmu kepadamu.
Belalah anak yatim dan orang lemah, berilah keadilan kepada orang miskin dan sengsara.Bebaskanlah orang yang lemah dan tak berdaya, luputkan mereka dari tangan orang jahat.
Semua perlengkapan di kapal mereka tak ada gunanya; layar-layarnya tak dapat dibentangkan! Semua kekayaan pasukan musuh akan kita rampas, dan jumlahnya sangat banyak, sehingga orang lumpuh pun mendapat bagian. Tuhan sendiri akan menjadi raja kita; Ia akan memerintah, menegakkan hukum dan menyelamatkan kita dari musuh.
Boleh saja kauberkata, “Itu bukan urusanku.” Tetapi Allah mengawasi engkau. Ia mengetahui dan mengadili pikiranmu. Ia membalas manusia menurut perbuatannya.
Tuhan berkata, “Akan tiba waktunya, Aku mengangkat seorang raja yang adil dari keturunan Daud. Raja itu akan memerintah dengan bijaksana, dan melakukan apa yang adil dan benar di seluruh negeri.
Jiwaku merindukan Dikau di waktu malam, hatiku mendambakan Engkau di waktu pagi. Bila Engkau menghakimi bumi nanti, penduduk dunia akan mengetahui apa yang benar.
Tetapi sekarang Ia bertindak terhadap dosa untuk membuktikan keadilan-Nya. Dengan cara itu Ia menunjukkan bahwa diri-Nya benar; dan setiap orang yang percaya kepada Yesus, dinyatakan-Nya sebagai orang yang sudah berbaik kembali dengan Allah.
Aku tetap mengasihi beribu-ribu keturunan dan mengampuni kesalahan dan dosa; tetapi orang bersalah sekali-kali tidak Kubebaskan dari hukumannya, dan Kuhukum pula anak-anak dan cucu-cucu sampai keturunan yang ketiga dan keempat karena dosa orang tua mereka”.
Pikirku, Allah akan mengadili orang yang baik maupun orang yang jahat, sebab setiap hal dan setiap tindakan akan terjadi pada waktu yang ditentukan Allah.
Sebab Ia datang untuk menghakimi bumi; bangsa-bangsa akan dihakimi-Nya dengan adil dan benar.
Apakah kesimpulan kita sekarang? Bahwa Allah itu tidak adilkah? Sudah barang tentu Allah adil!Sebab Allah berkata kepada Musa, “Aku akan menunjukkan rahmat kepada orang yang Aku mau menunjukkan rahmat, dan Aku akan menunjukkan belas kasihan kepada orang yang Aku mau menunjukkan belas kasihan.”
Ia membela hak yatim piatu dan janda supaya mereka diperlakukan dengan adil; Ia mengasihi orang asing yang hidup bersama bangsa kita dan memberi mereka makanan dan pakaian.
Perhatikanlah suara-Ku, hai bangsa-Ku, dengarlah kata-kata-Ku, hai umat-Ku. Kuberi ajaran-Ku kepada bangsa-bangsa, hukum-hukum-Ku akan menerangi mereka.Keselamatan yang Kuberikan sudah dekat; saat kemenangan-Ku hampir tiba. Aku sendiri akan memerintah bangsa-bangsa. Negeri-negeri yang jauh menanti-nantikan Aku dan mengharapkan perbuatan-Ku yang perkasa.
Kamu harus takut kepada Tuhan, dan bertindak hati-hati, sebab Tuhan Allah kita membenci orang yang berbuat curang, yang bertindak berat sebelah atau yang menerima suap.”
Ia memanggil langit dan bumi untuk menyaksikan Dia mengadili umat-Nya.Kata-Nya, “Kumpulkanlah seluruh umat-Ku yang telah mengikat perjanjian dengan Aku, dan mengukuhkannya dengan kurban sembelihan.”
Kita tahu siapa Dia yang berkata, “Aku akan membalas! Aku akan menghukum!” dan yang berkata, “Tuhan akan menghakimi umat-Nya.”
Biarlah orang yang melakukan kekerasan ditimpa malapetaka, jangan biarkan pemfitnah mendiami bumi.
Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari segala perbuatan kita yang salah.
Tuhan, Engkau mendengar doa orang hina dan menguatkan hati mereka.Anak yatim dan orang tertindas Kaubela perkaranya, supaya tak ada orang yang menakutkan mereka.
Pada waktu Ia dicaci maki, Ia tidak membalas dengan caci maki. Sewaktu Ia menderita, Ia tidak mengancam; Ia hanya menyerahkan perkara-Nya kepada Allah, Hakim yang adil itu.
tanpa bimbang atau putus asa, sampai keadilan ditegakkan di bumi. Negeri-negeri yang jauh merindukan ajarannya.”
Bernyanyilah bagi Allah, pujilah nama-Nya, siapkanlah jalan raya bagi Dia yang mengendarai awan. Nama-Nya Tuhan -- bersenang-senanglah di hadapan-Nya!
Sebab kepada-Mu aku berdoa, ya Tuhan, dengarlah seruanku di waktu pagi. Pagi-pagi kubawa persembahanku dan kunantikan jawaban-Mu, ya Tuhan.
Siapakah yang dapat menggugat kita umat yang dipilih oleh Allah, kalau Allah sendiri menyatakan bahwa kita tidak bersalah?Apakah ada orang yang mau menyalahkan kita? Kristus Yesus nanti yang membela kita! Dialah yang sudah mati, atau malah Dialah yang sudah dihidupkan kembali dari kematian dan berada pada Allah di tempat yang berkuasa.
Tuhan akan membalas dan menghukum mereka, tak lama lagi mereka jatuh binasa; saat kehancuran mereka segera tiba.
Nah, apakah Allah tidak akan membela perkara umat-Nya sendiri yang berseru kepada-Nya siang dan malam? Apakah Ia akan mengulur-ulur waktu untuk menolong mereka?Percayalah: Ia akan segera membela perkara mereka! Tetapi apabila Anak Manusia datang, apakah masih ditemukan orang yang percaya kepada-Nya di bumi ini?”
Lebih baik, berusahalah supaya keadilan mengalir seperti air, dan kejujuran seperti sungai yang tak pernah kering.
Tuhan membenci orang yang memakai timbangan yang curang tapi Ia senang dengan orang yang memakai timbangan yang tepat.
Pandanglah langit dan tengoklah bumi; langit akan lenyap seperti asap dan bumi akan usang seperti baju tua, semua penduduknya akan mati seperti nyamuk. Tetapi keselamatan yang Kuberikan tetap selamanya, dan kemenangan-Ku tak akan berakhir.
“Berlakulah adil dan jujur. Lepaskanlah orang yang diperas dari kekuasaan orang yang memerasnya. Janganlah menindas atau berbuat jahat terhadap orang asing, anak yatim piatu, atau janda. Janganlah membunuh orang yang tak bersalah di tempat ini.
Sebab orang yang berbuat jahat akan dilenyapkan, tetapi yang berharap kepada Tuhan akan mewarisi tanah itu.Orang jahat akan lenyap dengan segera, kalau dicari, ia sudah tidak ada.Orang yang rendah hati akan mewarisi tanah itu, dan menikmati kemakmuran yang berlimpah.
Tidak ada satu makhluk pun yang tersembunyi dari pandangan Allah. Segala sesuatu telanjang dan terbuka di depan-Nya. Dan kita harus memberi pertanggungjawaban kepada-Nya.
“Inilah utusan-Ku yang Kupilih, Orang yang Kukasihi dan yang berkenan di hati-Ku. Roh-Ku akan Kuberikan kepada-Nya, keadilan-Ku akan diwartakan-Nya kepada bangsa-bangsa. Ia tidak akan bertengkar atau berteriak, atau berpidato di jalan-jalan raya.Buluh yang terkulai tak akan dipatahkan-Nya pelita yang redup tidak akan dipadamkan-Nya. Ia akan berjuang sampai keadilan tercapai;segala bangsa akan menaruh harapan kepada-Nya.”
ya Tuhan, hendaklah Engkau mendengarkan di surga dan memutuskan perkara hamba-hamba-Mu ini. Hukumlah yang bersalah setimpal perbuatannya dan bebaskanlah yang tidak bersalah.
Sungguh besar kuasa Allah kita; tak sanggup kita menghampiri-Nya, Ia jujur dan adil senantiasa; tak pernah Ia menindas manusia.
Tetapi kalau keadilan Allah menjadi semakin nyata, oleh karena kita berbuat yang tidak benar, apakah yang hendak kita katakan? Bahwa Allah tidak adil kalau Ia menghukum kita? (Memang pertanyaan ini wajar secara manusia.)Sekali-kali tidak! Sebab kalau Allah tidak adil, bagaimanakah Ia dapat menghakimi dunia ini?
Lihatlah, akan tiba saatnya seorang raja memerintah dengan adil dan pemimpin-pemimpin bangsa menjalankan keadilan.
Berbahagialah orang yang mentaati perintah-perintah-Nya, dan selalu benar dalam tindakannya.
Celakalah kamu yang membuat hukum-hukum yang tak adil untuk menindas bangsa-Ku.Dengan cara itu kamu mencegah orang miskin mendapat hak dan keadilan, dan merampas milik para janda dan yatim piatu.
Tuhan membenci orang yang membenarkan orang durhaka, dan yang menyalahkan orang yang tak bersalah.
Kuasa Tuhan Yang Mahatinggi ada padaku; Ia memilih dan mengutus aku untuk membawa kabar baik kepada orang miskin dan menyembuhkan orang yang remuk hatinya; untuk mengumumkan kepada orang tahanan bahwa mereka segera dibebaskan, dan kepada orang-orang dalam penjara bahwa mereka akan dilepaskan. Ia mengutus aku untuk memberitakan bahwa sudah tiba saatnya Tuhan menyelamatkan; untuk menghibur semua yang berduka cita, dan membalas musuh-musuh mereka;
Aku, Tuhan, menyelidiki hati, batin manusia Kuuji. Setiap orang akan Kubalas menurut tingkah lakunya, dan Kuperlakukan sesuai dengan perbuatannya.”
Misalkan ada orang yang baik, adil dan jujur.Ia tidak menyembah berhala orang Israel atau memakan kurban persembahan di tempat-tempat pemujaan dewa-dewa. Ia tak pernah menggoda istri orang lain atau tidur bersama wanita yang sedang haid.Ia tak pernah menipu atau merampok. Barang-barang jaminan orang yang berhutang kepadanya selalu dikembalikannya. Orang yang kelaparan diberinya makan dan orang yang tidak punya baju, diberinya pakaian.Ia tak pernah memberi pinjaman dengan bunga. Ia tak mau melakukan kejahatan dan dalam setiap pertengkaran ia memberi keputusan yang jujur.Ia mematuhi perintah-Ku dan taat kepada hukum-hukum-Ku. Orang demikianlah yang jujur dan akan tetap hidup. Aku, Tuhan Yang Mahatinggi telah berbicara.
Kami menyembah Engkau, ya Allah, kami bersyukur kepada-Mu dan mewartakan karya-Mu yang mengagumkan.
Jika orang bersalah dinyatakannya tidak bersalah, maka hakim itu akan dikutuk dan diumpat oleh semua orang.Tetapi hakim yang menghukum orang bersalah akan bahagia dan dihormati.
Sebab Tuhan selalu memperhatikan orang-orang yang menuruti kemauan-Nya, dan Tuhan selalu mendengar doa-doa mereka; tetapi Tuhan melawan orang-orang yang melakukan kejahatan.”
Kemudian seorang dari keturunan Daud akan menjadi raja, dan ia akan memerintah bangsanya dengan kasih dan setia. Ia akan menegakkan keadilan dan cepat bertindak untuk melakukan yang benar.)
Lebih baik berpenghasilan sedikit dengan kejujuran, daripada berpenghasilan banyak dengan ketidakadilan.
Tuhan berkata, “Mari kita bereskan perkara ini. Meskipun kamu merah lembayung karena dosa-dosamu, kamu akan Kubasuh menjadi putih bersih seperti kapas. Meskipun dosa-dosamu banyak dan berat, kamu akan Kuampuni sepenuhnya.Kalau kamu mau taat kepada-Ku, kamu akan menikmati semua yang baik yang dihasilkan negerimu.
Ia membela hak orang-orang yang tertindas, dan memberi makan kepada orang yang lapar. Tuhan membebaskan para tahanan,dan membuat orang buta dapat melihat. Ia menegakkan orang yang jatuh, dan mengasihi orang yang jujur.Ia melindungi orang-orang asing; Ia menolong para janda dan yatim piatu, tetapi menggagalkan rencana orang jahat.
“Bertahun-tahun yang lalu Kuberikan perintah-perintah ini kepada umat-Ku, ‘Kamu harus bersikap adil, berbelaskasihan dan baik hati terhadap sesamamu.Janganlah menindas para janda, anak-anak yatim-piatu, orang-orang asing yang menetap di tengah-tengah kamu, atau siapa saja yang dalam keadaan susah. Dan jangan pula merencanakan yang jahat terhadap sesamamu.’
Kata Tuhan, “Inilah hamba-Ku yang Kudukung, orang pilihan-Ku yang menyenangkan hati-Ku. Aku telah memberi kuasa-Ku kepadanya, untuk membawa keadilan bagi setiap bangsa.
Celakalah kalian guru-guru agama dan orang-orang Farisi! Kalian tukang berpura-pura. Rempah-rempah seperti selasih, adas manis, dan jintan pun, kalian beri sepersepuluhnya kepada Tuhan. Padahal hal-hal yang terpenting dalam hukum-hukum agama, seperti misalnya: Keadilan, belas kasihan, dan kesetiaan, tidak kalian hiraukan. Padahal itulah yang seharusnya kalian lakukan, tanpa melalaikan yang lain-lainnya juga.
Rencana-rencana-Mu hebat, dan perbuatan-perbuatan-Mu ajaib; Engkau melihat segala yang dilakukan manusia, dan membalas mereka sesuai dengan perbuatan mereka.
Jauhilah yang jahat, lakukanlah yang baik, usahakanlah perdamaian dengan sekuat tenaga.Tuhan memperhatikan orang saleh, Ia mendengar bila mereka berteriak minta tolong.
Tuhan tidak lambat memberikan apa yang telah dijanjikan-Nya walaupun ada yang menyangka demikian. Sebaliknya, Ia sabar terhadapmu, sebab Ia tidak mau seorang pun binasa. Ia ingin supaya semua orang bertobat dari dosa-dosanya.
Betapa besar kuasa-Mu, dan betapa hebat kekuatan-Mu!Keadilan dan hukum adalah dasar kerajaan-Mu, kasih dan kesetiaan nyata dalam segala tindakan-Mu.
Semoga ia menghakimi umat-Mu menurut hukum, dan memperlakukan orang tertindas dengan adil.Kiranya negeri kami makmur dan sejahtera, dan ada keadilan bagi seluruh bangsa.Semoga raja membela hak rakyat jelata, menolong orang-orang miskin dan menumpas penindas-penindas mereka.
Keadilan Kujadikan tali pengukur, dan kejujuran Kujadikan tali sipat.” Hujan batu akan menyapu bersih semua kebohongan yang kamu andalkan. Banjir akan menghanyutkan tempat persembunyianmu.
Seperti benih yang ditaburkan akan tumbuh menjadi tanaman, begitulah Tuhan Allah menumbuhkan keselamatan dan semua bangsa akan memuji Dia.”
Sebab pasti kita semua akan diajukan ke depan pengadilan Kristus, dan masing-masing akan mendapat balasan setimpal dengan perbuatannya di dunia ini – perbuatan baik ataupun jahat.
Bencilah yang jahat, cintailah yang baik, dan tegakkanlah keadilan. Mungkin Tuhan akan mengasihani orang-orang yang tersisa dari bangsa Israel.
Sebab Tuhan baik dan adil, Ia menunjukkan jalan kepada orang yang sesat.Tuhan membimbing orang yang rendah hati, dan mengajar mereka kehendak-Nya.
Tetapi Tuhan masih ada di kota itu; Ia selalu melakukan yang benar dan tidak pernah yang salah. Setiap pagi pastilah Ia memberi keadilan kepada umat-Nya. Namun, orang yang tidak kenal keadilan di kota itu tetap berbuat jahat tanpa kenal malu.
Sebab Tuhan datang memerintah di bumi, Ia akan menghakimi bangsa-bangsa dengan adil dan jujur.
Sebab sebagaimana kalian menghakimi orang lain, begitu juga Allah akan menghakimi kalian. Dan ukuran yang kalian pakai untuk orang lain, akan dipakai juga oleh Allah untuk kalian.
Kalian sudah tahu bahwa Kristus hidup menurut kemauan Allah. Sebab itu kalian harus tahu pula bahwa setiap orang yang hidup menurut kemauan Allah adalah anak Allah.
Ubahlah hidupmu dan kelakuanmu. Berlakulah adil seorang terhadap yang lain.Jangan lagi menindas orang asing, anak yatim piatu, dan janda-janda. Jangan membunuh orang yang tidak bersalah di negeri ini. Jangan menyembah ilah-ilah lain, sebab hal itu akan membinasakan kamu.Kalau kamu mengubah cara hidupmu dan kelakuanmu serta berhenti melakukan semuanya itu, Aku akan mengizinkan kamu tetap tinggal di negeri ini yang telah Kuberikan sebagai tanah pusaka kepada leluhurmu.
Tuhan sangat luhur; Ia menguasai segala-galanya. Ia akan menegakkan hukum dan keadilan di Yerusalem
Tuhan membenci cara hidup orang durhaka, tetapi Ia mengasihi orang yang berusaha melakukan kehendak-Nya.
Tuhan akan memberi rasa keadilan kepada para hakim, dan keberanian kepada orang-orang yang bertugas menjaga kota dari serangan.
Tetapi karena kasih-Mu yang besar, aku boleh masuk ke dalam Rumah-Mu. Kusujud ke arah Rumah-Mu yang suci, dan kusembah Engkau dengan khidmat.
Keadilan tidak difahami orang durhaka, tetapi orang yang menyembah Tuhan, sungguh-sungguh memahaminya.
Yang hilang akan Kucari, yang sesat akan Kubawa pulang, yang luka akan Kubalut, yang sakit akan Kuobati; tetapi yang gemuk dan kuat akan Kubinasakan, sebab Aku gembala yang melakukan apa yang baik.
Aku tahu bahwa keputusan-Mu adil ya Tuhan, Engkau telah menghukum aku karena kesetiaan-Mu.
Tuhan berkata kepada umat-Nya, “Lakukanlah apa yang adil dan yang sesuai dengan hukum-Ku. Sebab sebentar lagi Aku datang menyelamatkan kamu dan keadilan-Ku dinyatakan.
Orang miskin dihakiminya dengan adil, orang tak berdaya dibelanya dengan jujur; orang bersalah dihukum atas perintahnya, orang jahat ditumpasnya.
Sebab ia melepaskan orang tertindas yang tak berdaya, dan orang miskin yang berseru kepadanya.Ia mengasihani orang miskin dan rakyat jelata, dan menyelamatkan hidup orang yang melarat.Ia membebaskan mereka dari penindasan dan kekerasan, sebab hidup mereka sangat berharga baginya.
Sungguh dahsyatlah Engkau! Jika Engkau marah, siapa dapat bertahan?Dari langit Engkau menyatakan keputusan-Mu; bumi takut dan diam.
Dari surga Allah menunjukkan murka-Nya terhadap semua dosa dan kejahatan manusia, sebab kejahatan menghalangi manusia untuk mengenal ajaran benar tentang Allah.
Mazmur Asaf. Allah memimpin sidang ilahi di surga, lalu Ia memberi keputusan-Nya:“Jangan lagi mengadili dengan curang, dan jangan memihak kepada orang jahat.Belalah anak yatim dan orang lemah, berilah keadilan kepada orang miskin dan sengsara.Bebaskanlah orang yang lemah dan tak berdaya, luputkan mereka dari tangan orang jahat.
Memang pada waktu kita diajar, hukuman itu tidak menyenangkan hati kita, melainkan hanya menyedihkan saja. Tetapi kemudian dari itu, bagi kita yang sudah diajar, hukuman itu menyebabkan kita hidup menurut kemauan Allah, dan menghasilkan perasaan sejahtera pada kita.
Bangsa-bangsa yang tidak mengenal Engkau jatuh ke dalam lubang yang mereka gali sendiri; mereka terjerat dalam jaring mereka sendiri.
Tuhan Allahmu ada di atas segala ilah dan melebihi segala kuasa. Ia Allah yang agung dan berkuasa yang harus ditaati. Ia tidak suka berpihak dan tidak juga menerima suap.Ia membela hak yatim piatu dan janda supaya mereka diperlakukan dengan adil; Ia mengasihi orang asing yang hidup bersama bangsa kita dan memberi mereka makanan dan pakaian.
Banyak orang suka mencari muka pada penguasa, tetapi yang memberi keadilan, hanya Tuhan saja.
Jangan takut, sebab Aku menyertaimu, jangan cemas, sebab Aku Allahmu. Engkau akan Kuteguhkan dan Kutolong, Kutuntun dengan tangan-Ku yang jaya.
Tetapi Aku penyelamat mereka itu kuat, nama-Ku Tuhan Yang Mahakuasa. Aku sendirilah yang akan memperjuangkan perkara mereka dan membawa damai ke atas bumi. Tetapi ke atas orang Babel akan Kudatangkan kerusuhan dan ketakutan.”
Tetapi sekarang Allah sudah menunjukkan jalan bagaimana manusia berbaik dengan Dia; dan caranya itu tidak ada sangkut pautnya dengan hukum agama Yahudi. Buku-buku Musa dan buku-buku nabi-nabi justru menyatakan hal itu,bahwa Allah memungkinkan manusia berbaik dengan Dia, hanya kalau manusia percaya kepada Yesus Kristus. Allah berbuat ini untuk semua orang yang percaya kepada Kristus; sebab tidak ada perbedaannya:Semua orang sudah berdosa dan jauh dari Allah yang hendak menyelamatkan mereka.Hanya karena rahmat Allah saja yang diberikan dengan cuma-cuma, hubungan manusia dengan Allah menjadi baik kembali; caranya ialah: manusia dibebaskan oleh Kristus Yesus.Allah mengurbankan Kristus Yesus supaya dengan kematian-Nya itu manusia dinyatakan bebas dari kesalahan kalau mereka percaya kepada-Nya. Allah berbuat begitu untuk menunjukkan keadilan-Nya. Sebab pada masa yang lampau Allah sudah berlaku sabar terhadap dosa-dosa manusia, sehingga Ia tidak menghukum mereka.Tetapi sekarang Ia bertindak terhadap dosa untuk membuktikan keadilan-Nya. Dengan cara itu Ia menunjukkan bahwa diri-Nya benar; dan setiap orang yang percaya kepada Yesus, dinyatakan-Nya sebagai orang yang sudah berbaik kembali dengan Allah.
Sebab Tuhan berhenti menghukum kamu; Ia telah mengusir segala musuhmu. Kamu dilindungi oleh raja Israel, Tuhanmu sendiri. Sekarang kamu tak perlu merasa takut lagi.
Semua perkataan Tuhan dapat dipercaya; Ia setia dalam segala perbuatan-Nya.Ia mencintai kejujuran dan keadilan; seluruh bumi penuh dengan kasih-Nya.
Setiap orang haruslah taat kepada pemerintah, sebab tidak ada pemerintah yang tidak mendapat kekuasaannya dari Allah. Dan pemerintah yang ada sekarang ini, menjalankan kekuasaannya atas perintah dari Allah.Itu sebabnya orang yang menentang pemerintah sama saja dengan menentang apa yang telah ditentukan oleh Allah. Dan orang yang berbuat begitu akan menerima hukuman.
Tuhanlah yang memberikan hikmat; dari Dialah manusia mendapat pengetahuan dan pengertian.Kepada orang yang tulus dan tak bercela, diberikan-Nya pertolongan dan perlindungan.Tuhan menjaga orang-orang yang berlaku adil, dan melindungi mereka yang mencintai Dia.
Sebab itu, karena belum waktunya, janganlah kalian cepat-cepat menentukan bahwa seseorang bersalah atau tidak. Tunggulah sampai Tuhan datang nanti. Ialah yang akan membuka semua rahasia-rahasia yang tersembunyi dalam kegelapan. Ialah yang akan membongkar semua niat yang terpendam di dalam hati manusia. Pada waktu itu barulah setiap orang menerima dari Allah pujian yang patut diterimanya.
Dan mereka menyanyikan nyanyian Musa, hamba Allah, dan nyanyian Anak Domba. Begini bunyinya, “Tuhan, Allah Mahakuasa, alangkah besar dan ajaibnya perbuatan-perbuatan-Mu! Raja segala bangsa, alangkah adil dan benar tindakan-tindakan-Mu! Siapakah yang tidak takut kepada-Mu, Tuhan? Siapakah yang tidak mau mengabarkan kebesaran-Mu? Engkau sajalah yang suci. Segala bangsa akan datang menyembah Engkau karena tindakan-tindakan-Mu yang adil telah dilihat oleh semua orang.”