Firman Tuhan itu sungguh dahsyat dan mengubah hidup kita. Banyak ayat yang sering kita dengar dan punya kuasa untuk mengubah cara berpikir, bahkan cara hidup kita. Ayat-ayat ini kita pelajari dan praktikkan dalam kehidupan sehari-hari. "Segala perkara dapat kutanggung di dalam Dia yang memberi kekuatan kepadaku." (Filipi 4:13) Ayat ini jadi pegangan saat kita merasa lemah dan kehilangan semangat.
"Karena begitu besar kasih Allah akan dunia ini, sehingga Ia telah mengaruniakan Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal." (Yohanes 3:16) Ayat ini, mungkin salah satu yang pertama kali kita dengar saat mengenal Tuhan Yesus. Sungguh penting dan mendasar bagi kita. Masih banyak lagi ayat-ayat Alkitab yang luar biasa, dan kamu bisa menemukannya di sini.
Dari mulut yang sama keluar kata-kata terima kasih dan juga kata-kata kutukan. Seharusnya tidak demikian!
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan karena engkau Aku akan memberkati semua bangsa di bumi.”
Kita menggunakannya untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan Bapa kita, tetapi juga untuk mengutuki sesama manusia, yang telah diciptakan menurut rupa Allah.
Kemudian Yosua membacakan keras-keras seluruh hukum sesuai dengan yang tertulis dalam Buku Hukum, termasuk berkat-berkat dan kutukan-kutukan.
Hai penduduk Yehuda dan Israel! Di masa yang lampau, bilamana orang-orang asing saling mengutuk, mereka berkata, ‘Semoga bencana yang menimpa Yehuda dan Israel menimpa engkau juga!’ Tetapi Aku akan menyelamatkan kamu, sehingga orang-orang asing itu akan berkata sesama mereka, ‘Semoga berkat yang turun atas Yehuda dan Israel, turun juga atas dirimu!’ Sebab itu kuatkanlah hatimu dan janganlah takut!”
Kamu akan diberkati kalau taat kepada perintah-perintah Tuhan Allahmu, yang hari ini saya sampaikan kepadamu.
sebab ketika bangsa Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir, kedua bangsa itu tidak memberi makanan dan air kepada bangsa itu. Malahan mereka telah menyewa Bileam untuk mengutuki bangsa Israel, tetapi Allah kita telah mengubah kutukan itu menjadi berkat.’
Tetapi Kristus membebaskan kita dari kutukan hukum agama. Ia melakukan itu dengan membiarkan diri-Nya terkutuk karena kita. Sebab di dalam Alkitab tertulis, “Terkutuklah orang yang mati digantung di tiang kayu.”
kami membanting tulang untuk mencari nafkah. Apabila kami dikutuk, kami membalas dengan berkat; kalau kami dianiaya, kami sabar;
“Sekarang kamu boleh memilih antara berkat dan kutuk seperti yang saya terangkan kepadamu. Kalau kamu sudah mengalami semua penderitaan itu dan hidup di antara bangsa-bangsa asing tempat kamu diceraiberaikan Tuhan Allahmu, kamu akan teringat kepada pilihan yang saya berikan kepadamu.
Sampai kapan kamu semua mau menyerang seorang yang sudah seperti dinding yang miring dan tembok yang hampir roboh?
Orang yang diberkati Tuhan akan mewarisi tanah itu, tetapi orang yang dikutuk-Nya akan diusir.
Sekarang kamu boleh pilih antara hidup dan mati, antara berkat Tuhan dan kutuk-Nya. Langit dan bumi saya panggil menjadi saksi atas keputusanmu. Pilihlah hidup.
Hari ini kamu boleh memilih antara berkat dan kutuk.
Kamu akan diberkati kalau taat kepada perintah-perintah Tuhan Allahmu, yang hari ini saya sampaikan kepadamu.
Tetapi kamu akan dikutuk kalau tidak taat kepada perintah-perintah Tuhan Allahmu, melainkan berbalik untuk menyembah ilah-ilah lain yang tidak pernah kamu sembah.
Lalu kata Tuhan kepada laki-laki itu, “Engkau mendengarkan kata-kata istrimu lalu makan buah yang telah Kularang engkau makan. Karena perbuatanmu itu, terkutuklah tanah. Engkau harus bekerja keras seumur hidupmu agar tanah ini bisa menghasilkan cukup makanan bagimu.
Semoga Tuhan memberkati dan memelihara kamu.
Semoga Tuhan baik hati dan murah hati kepadamu.
Semoga Tuhan mengasihi kamu dan memberi kamu damai.
Mereka lebih kuat dari kami. Jadi, datanglah! Kutuklah mereka untukku. Barangkali kami dapat mengalahkan mereka dan mengusir mereka dari negeri ini. Sebab aku yakin orang yang kauberkati akan mendapat berkat, dan orang yang kaukutuk akan mendapat kutuk.”
Hormatilah Aku dengan perbuatanmu. Kalau kamu tak mau mendengarkan perkataan-Ku, kamu akan Kukutuk. Segalanya yang kamu terima sebagai rezeki akan berubah menjadi kutuk. Sesungguhnya, semua yang baik itu sudah Kukutuk, karena kamu tidak mengindahkan perintah-Ku.
Tuhan memberikan peraturan-peraturan ini, “Orang yang mengutuk ayahnya atau ibunya harus dihukum mati. Ia mati karena salahnya sendiri.
Mintalah kepada Allah supaya Ia memberkati orang-orang yang kejam terhadapmu. Ya, minta Allah memberkati mereka, jangan mengutuk.
Berbahagialah orang yang tidak mengikuti nasihat orang jahat, tidak mencontoh orang berdosa dan tidak bergaul dengan orang yang menghina Allah,
tetapi yang suka melakukan Perintah Tuhan dan merenungkannya siang malam.
Orang itu berhasil dalam segala usahanya; ia seperti pohon di tepi sungai yang berbuah pada musimnya dan tak pernah layu daunnya.
Kalau kalian berbicara, janganlah memakai kata-kata yang kotor. Pakai sajalah kata-kata yang membina dan memberi pertolongan kepada orang lain. Kata-kata seperti itu akan mendatangkan kebaikan kepada orang-orang yang mendengarnya.
Tetapi Kristus membebaskan kita dari kutukan hukum agama. Ia melakukan itu dengan membiarkan diri-Nya terkutuk karena kita. Sebab di dalam Alkitab tertulis, “Terkutuklah orang yang mati digantung di tiang kayu.”
Kristus melakukan begitu supaya berkat yang dijanjikan Allah kepada Abraham diberikan juga kepada orang-orang bukan Yahudi. Dengan demikian kita pun yang percaya kepada Allah, dapat menerima Roh yang dijanjikan oleh Allah itu.
Pujilah Tuhan! Berbahagialah orang yang takwa, yang suka akan perintah-perintah Tuhan.
Anak-anaknya akan berkuasa di negeri ini, keturunan orang baik akan diberkati.
Keluarganya akan kaya dan makmur, dan ia akan sejahtera selama-lamanya.
Lidah mempunyai kuasa untuk menyelamatkan hidup atau merusaknya; orang harus menanggung akibat ucapannya.
Ia menghukum orang jahat setimpal kejahatannya, dan membungkamkan mereka karena dosanya. Tuhan Allah kita akan membungkamkan mereka.
Kita menggunakannya untuk mengucapkan terima kasih kepada Tuhan dan Bapa kita, tetapi juga untuk mengutuki sesama manusia, yang telah diciptakan menurut rupa Allah.
Dari mulut yang sama keluar kata-kata terima kasih dan juga kata-kata kutukan. Seharusnya tidak demikian!
dan berkata, “Aku dilahirkan tanpa apa-apa, dan aku akan mati tanpa apa-apa juga. Tuhan telah memberikan dan Tuhan pula telah mengambil. Terpujilah nama-Nya!”
Janganlah membalas kejahatan dengan kejahatan, atau caci maki dengan caci maki; sebaliknya balaslah dengan memohonkan berkat dari Allah. Sebab Allah memanggil kalian justru supaya kalian menerima berkat daripada-Nya.
Kemudian Raja itu akan berkata kepada orang-orang di sebelah kanan-Nya, ‘Marilah kalian yang diberkati oleh Bapa-Ku. Masuklah ke dalam Kerajaan yang disediakan bagimu sejak permulaan dunia.
Kalau kamu menyembah Aku, Tuhan Allahmu, kamu akan Kuberkati dengan makanan dan minuman, dan segala penyakit akan Kujauhkan daripadamu.
Di negerimu tak akan ada wanita yang keguguran atau mandul. Kamu akan Kuberi umur yang panjang.
Jangan menyembah patung semacam itu, karena Akulah Tuhan Allahmu, dan Aku tak mau disamakan dengan apa pun. Orang-orang yang membenci Aku, Kuhukum sampai kepada keturunan yang ketiga dan keempat.
Berilah kepada orang lain, supaya Allah juga memberikan kepadamu; kalian akan menerima pemberian berlimpah-limpah yang sudah ditakar padat-padat untukmu. Sebab takaran yang kalian pakai untuk orang lain akan dipakai Allah untukmu.”
maka hasil pertama dari segala yang kamu kumpulkan dari tanahmu harus kamu masukkan ke dalam sebuah bakul, dan kamu bawa ke tempat yang dipilih Tuhan Allahmu.
Orang yang baik hati diberkati Tuhan, karena ia membagi rezeki dengan orang yang berkekurangan.
Setiap orang di negeri itu yang minta berkat, akan minta diberkati oleh Allah yang setia. Setiap orang yang mau bersumpah, akan bersumpah demi nama Allah yang setia. Sebab penderitaan yang dahulu sudah hilang dan dilupakan.”
Tuhan naik ke tempat yang tinggi; banyak tawanan dibawa-Nya serta. Ia menerima persembahan dari antara manusia bahkan dari antara kaum pemberontak; supaya mereka berdiam bersama Tuhan Allah.
Tapi orang yang berharap kepada-Ku akan Kuberkati selalu.
Ia bagaikan pohon di tepi sungai yang mengalir; akarnya merambat sampai ke air. Ia tak takut musim kemarau, daun-daunnya selalu hijau. Sekalipun negeri dilanda kekeringan, ia tak gelisah sebab ia selalu menghasilkan buah.
Siapa berusaha agar keadilan dan cinta kasih dilaksanakan, akan mendapat kesejahteraan, kehormatan dan umur yang panjang.
Aku akan memberikan kepadamu keturunan yang banyak dan mereka akan menjadi bangsa yang besar. Aku akan memberkati engkau dan membuat namamu masyhur, sehingga engkau akan menjadi berkat.
Aku akan memberkati orang-orang yang memberkati engkau dan mengutuk orang-orang yang mengutuk engkau. Dan karena engkau Aku akan memberkati semua bangsa di bumi.”