hidupnya berlalu seperti bayangan. Semua kesibukannya sia-sia belaka; ia menimbun harta, tapi tak tahu siapa akan memakainya.
boleh berkata kepada Tuhan, “Engkaulah pembela dan pelindungku, Allahku, pada-Mulah aku percaya.”
Kamu hanya berniat menjatuhkan dia dari kedudukannya yang tinggi. Kamu suka berdusta; dengan mulutmu kamu memberkati, tetapi dalam hati kamu mengutuk.
Allah adalah tempat kalian berharap. Semoga Ia mengisi hatimu dengan segala sukacita dan sejahtera karena kalian percaya kepada-Nya, supaya dengan kuasa Roh Allah kalian makin berharap kepada Allah.
Marilah kita bersyukur kepada Allah, Bapa Tuhan kita Yesus Kristus! Ia sangat mengasihani kita, itu sebabnya Ia memberikan kepada kita hidup yang baru, dengan menghidupkan kembali Yesus Kristus dari kematian. Ini memberikan kita harapan yang kokoh.
Kepada orang-orang yang kaya di dunia ini, hendaklah engkau minta supaya mereka jangan sombong dan jangan berharap kepada barang-barang yang tidak tetap -- seperti halnya dengan kekayaan. Mereka harus berharap kepada Allah yang memberikan segala sesuatu kepada kita dengan berlimpah supaya kita menikmatinya.
Tetapi orang yang mengandalkan Tuhan, akan mendapat kekuatan baru. Mereka seperti burung rajawali yang terbang tinggi dengan kekuatan sayapnya. Mereka berlari dan tidak menjadi lelah, mereka berjalan dan tidak menjadi lesu.
Orang yang takwa kepada Tuhan menjadi tentram, dan keluarganya akan mempunyai perlindungan.
Itu sebabnya hatiku bergembira ria, mulutku mengucapkan puji-pujian: dan tubuhku ini akan menunggu dengan tenteram di dalam kuburan.
Hendaklah kita berpegang teguh pada harapan yang kita akui, sebab Allah bisa dipercayai dan Ia akan menepati janji-Nya.
Hendaklah Saudara berharap kepada Tuhan dengan gembira, sabarlah di dalam kesusahan, dan tekunlah berdoa.
Itulah sebabnya kita berjuang dan bekerja keras, sebab kita berharap sepenuhnya kepada Allah yang hidup; Ialah Penyelamat semua orang, terutama sekali orang-orang yang percaya.
Pada waktu itu orang akan berkata, “Sesungguhnya, Dialah Allah kita; Dialah yang kita nantikan, supaya kita diselamatkan. Sungguh, inilah Tuhan; Dialah yang kita nantikan. Sekarang kita bersorak gembira, sebab Ia sudah menyelamatkan kita.”
Cintailah Tuhan, hai seluruh umat-Nya, Tuhan melindungi orang yang setia. Tetapi orang congkak dihukum-Nya dengan tidak tanggung-tanggung.
Saya memohon agar Allah membuka pikiranmu sehingga menjadi terang; supaya kalian mengerti apa yang kalian dapat harapkan dari Allah yang memanggil kalian. Juga supaya kalian tahu betapa melimpah berkat-berkat yang indah yang disediakan Allah bagi umat-Nya;
Engkau harapan Israel satu-satunya, yang menyelamatkan kami dari celaka. Tapi mengapa Engkau seperti orang asing di negeri kami, seperti musafir yang hanya singgah semalam lalu pergi?
Tuhan mengaum dari Sion, gunung-Nya; dari Yerusalem mengguntur suara-Nya. Langit dan bumi bergoncang karena-Nya. Tetapi Tuhan akan tetap membela dan melindungi Israel, umat-Nya.
Bukankah Aku sendiri tahu rencana-rencana-Ku bagi kamu? Rencana-rencana itu bukan untuk mencelakakan kamu, tetapi untuk kesejahteraanmu dan untuk memberikan kepadamu masa depan yang penuh harapan.
Berbahagialah orang yang mengandalkan Tuhan Allahnya, dan mempunyai Allah Yakub sebagai penolongnya.
Dialah yang menjadikan langit dan bumi, laut dan segala isinya; Ia tetap setia selama-lamanya.
Kalau pengharapan kita kepada Kristus terbatas pada hidup kita di dalam dunia ini saja, maka dari seluruh umat manusia di dalam dunia ini, kitalah yang paling malang!
Tetapi bagi kami, kami berharap bahwa dengan pertolongan Roh Allah dan berdasarkan percaya kami kepada Kristus, Allah memungkinkan kami berbaik dengan Dia.
Hatiku sedih kalau teringat waktu dahulu, ketika aku menuju ke Rumah Tuhan bersama orang banyak yang mengadakan perayaan. Aku berjalan di depan perarakan dengan sorak-sorai dan lagu pujian.
Allah itu ialah Tuhan Yang Mahakuasa. Namanya ialah Tuhan. Dengan nama itulah Ia menghendaki orang beribadat kepada-Nya.
Tapi kita berharap kepada Tuhan; dengan penuh keyakinan kita menanti Allah kita. Ia akan mendengar doa kita dan menyelamatkan kita.
Semua orang yang mempunyai harapan ini terhadap Kristus, menjaga dirinya supaya sungguh-sungguh suci, bersih dari dosa sebagaimana Kristus juga suci.
Beriman berarti yakin sungguh-sungguh akan hal-hal yang diharapkan, berarti mempunyai kepastian akan hal-hal yang tidak dilihat.
Kembalilah hai orang-orang buangan, kini kamu mempunyai harapan. Kembalilah ke tempat perlindunganmu, Aku akan tetap memberkati kamu. Dengarlah: Dua kali lipat kamu akan Kuberkati karena segala penderitaan yang telah kamu alami.
Waktu aku menoleh ke samping, kulihat tak ada bantuan bagiku. Tak ada yang melindungi aku, atau yang peduli akan diriku.
Dan lebih dari itu, kita pun gembira di dalam penderitaan, sebab kita tahu bahwa penderitaan membuat orang menjadi tekun,
dan ketekunan akan membuat orang tahan uji; inilah yang menimbulkan pengharapan.
Harapan yang seperti ini tidak akan mengecewakan kita, sebab hati kita sudah diisi oleh Allah dengan kasih-Nya. Allah melakukan itu dengan perantaraan Roh-Nya, yang sudah diberikan kepada kita.
Meskipun begitu harapanku bangkit kembali, ketika aku mengingat hal ini:
Kasih Tuhan kekal abadi, rahmat-Nya tak pernah habis,
selalu baru setiap pagi sungguh, Tuhan setia sekali!
Kepada umat-Nya itu Allah mau menyatakan betapa baiknya dan agungnya rahasia-Nya itu untuk seluruh umat manusia. Rahasia itu ialah: Kristus ada dalam dirimu, yang berarti kalian akan turut menikmati kebesaran Allah.
Tuhan, Engkau memberi damai dan sejahtera kepada orang yang teguh hatinya, sebab ia percaya kepada-Mu.
Percayalah kepada Tuhan senantiasa, sebab Tuhan Allah selalu melindungi kita.
Tuhan menjaga orang-orang yang takwa yang mengharapkan kasih-Nya.
Ia menyelamatkan mereka dari maut, dan menghidupi mereka di masa kelaparan.
Maka kita berharap kepada Tuhan, Dialah penolong dan pembela kita.
Kita bersukaria karena Dia dan percaya kepada nama-Nya yang suci.
Semoga kami tetap Kaukasihi, ya Tuhan, sebab kami berharap kepada-Mu.
Berharaplah kepada Tuhan, kuatkanlah dan teguhkanlah hatimu; ya, berharaplah kepada Tuhan!
Ajaran itu berdasarkan harapan bahwa kita akan menerima hidup sejati dan kekal. Allah sudah menjanjikan hidup itu sebelum permulaan zaman -- dan Allah tidak mungkin berdusta.
Sebab itu hatiku gembira dan jiwaku bersorak, dan tubuhku beristirahat dengan tentram.
Sebab Engkau tidak membiarkan aku mati; orang yang Kaukasihi tidak Kaubiarkan binasa.
Itulah sebabnya kami tidak putus asa. Sekalipun kami secara lahir semakin bertambah rusak, namun secara batin kami dijadikan baru setiap hari.
Dan kesusahan yang tidak seberapa ini, yang kami alami untuk sementara, akan menghasilkan bagi kami suatu kebahagiaan yang luar biasa dan abadi. Kebahagiaan itu jauh lebih besar kalau dibandingkan dengan kesusahan itu sendiri.
Sebab kami tidak memperhatikan hal-hal yang kelihatan, melainkan yang tidak kelihatan. Yang kelihatan hanya tahan sementara, tetapi yang tidak kelihatan itu kekal sampai selama-lamanya.
Tetapi kita ini orang-orang yang tergolong pada siang yang terang; sebab itu pikiran kita harus terang. Kita harus tetap percaya kepada Tuhan dan mengasihi orang-orang lain serta berharap dengan yakin bahwa Allah akan menyelamatkan kita. Itulah senjata yang melindungi kita dalam perjuangan melawan kegelapan.
Pada waktu itu kalian tidak bersatu dengan Kristus, kalian adalah orang asing yang tidak termasuk umat pilihan Allah. Kalian tidak termasuk dalam ikatan perjanjian yang dibuat Allah dengan umat-Nya. Kalian hidup dalam dunia ini tanpa harapan dan tanpa Allah.
Tetapi sekarang, karena kalian sudah bersatu dengan Kristus Yesus, kalian yang dahulu jauh, telah didekatkan oleh kematian Kristus.
Allah sendiri yang memulai pekerjaan yang baik itu padamu, dan saya yakin Ia akan meneruskan pekerjaan itu sampai selesai pada Hari Kristus Yesus datang kembali.
Nyanyian ziarah. Aku memandang ke gunung-gunung, dari mana datang pertolongan bagiku?
Pertolonganku datang dari Tuhan yang menjadikan langit dan bumi.
Nyanyian ziarah. Orang yang percaya kepada Tuhan, adalah seperti Bukit Sion yang kukuh tak tergoyahkan, dan bertahan selama-lamanya.
Semua makhluk hidup mengharapkan Engkau; Kauberi mereka makan pada waktunya.
Engkau memenuhi segala keperluan mereka, sehingga mereka tidak berkekurangan.
Karena dengan berharap, maka kita diselamatkan. Tetapi kalau apa yang kita harapkan itu sudah kita lihat, maka itu bukan lagi harapan. Sebab siapakah masih mengharapkan sesuatu yang sudah dilihatnya?
Tetapi kalau kita mengharapkan sesuatu yang belum kita lihat, maka kita menunggunya dengan sabar.
Harapan kita itu seperti jangkar yang tertanam sangat dalam dan merupakan pegangan yang kuat dan aman bagi hidup kita. Harapan itu menembus gorden Ruang Mahasuci di Rumah Tuhan di surga.
Untuk pemimpin kor. Mazmur Daud.
Dengan sabar kunantikan bantuan Tuhan; lalu Ia memperhatikan aku dan mendengar seruanku.
Ia menarik aku dari lubang yang berbahaya, dari lumpur rawa. Ia menempatkan aku di atas bukit batu, sehingga langkahku mantap.
Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku, segenap batinku, pujilah nama-Nya yang kudus.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, jangan lupakan segala kebaikan-Nya!
Dia yang mengampuni semua dosamu, yang menyembuhkan segala penyakitmu,
Dia yang membebaskan nyawamu dari kuburan, yang melimpahi engkau dengan kasih dan belas kasihan.
Dia yang memuaskan hidupmu dengan yang baik, sehingga engkau awet muda seperti burung rajawali.
“Jangan hatimu gelisah,” kata Yesus kepada mereka. “Percayalah kepada Allah, dan percayalah kepada-Ku juga.
Jangan takut, sebab Aku menyertaimu, jangan cemas, sebab Aku Allahmu. Engkau akan Kuteguhkan dan Kutolong, Kutuntun dengan tangan-Ku yang jaya.
Berbahagialah orang yang mengandalkan Tuhan Allahnya, dan mempunyai Allah Yakub sebagai penolongnya.
Itulah sebabnya saya menderita semuanya ini, tetapi saya tetap yakin, sebab saya tahu betul siapa yang saya percayai. Saya yakin bahwa apa yang sudah Ia percayakan kepada saya, Ia sanggup juga menjaganya sampai pada Hari Kiamat.
Dan kita berani menghadap Allah, karena kita yakin Ia mengabulkan doa kita, kalau kita minta apa saja yang sesuai dengan kehendak-Nya.
Karena kita tahu bahwa Ia mendengarkan kita kalau kita memohon kepada-Nya, maka kita tahu juga bahwa Ia memberikan kita apa yang kita minta daripada-Nya.