Sahabat, pernahkah kamu menyadari ada orang-orang spesial yang Tuhan tempatkan dalam hidupmu? Mereka adalah berkat dan sumber sukacita. Mari kita doakan mereka dalam nama Tuhan Yesus. Alkitab penuh dengan ayat-ayat yang mengingatkan kita untuk bersyukur dan mendoakan orang-orang terkasih, bukan hanya mereka yang spesial tadi, tetapi juga keluarga, bangsa, dan saudara-saudari seiman. "TUHAN memberkati engkau dan melindungi engkau; TUHAN menyinari engkau dengan wajah-Nya dan memberi engkau kasih karunia; TUHAN menghadapkan wajah-Nya kepadamu dan memberi engkau damai sejahtera." (Bilangan 6:24-26).
Kita juga perlu mendoakan para gembala kita yang dipakai Tuhan. "Sebab Engkaulah, ya TUHAN, yang memberkati orang benar, Engkau memagari dia dengan anugerah-Mu seperti perisai." (Mazmur 5:13). Dan ingat, jangan hanya memberkati mereka yang berbuat baik kepada kita. Tuhan juga memerintahkan kita untuk memberkati mereka yang menyakiti kita. "Berkatilah mereka yang menganiaya kamu; berkatilah dan jangan mengutuk!" (Roma 12:14).
Dengarlah, ya Tuhan, dan kasihanilah aku. Tuhan tolonglah aku!”
Ratapanku telah Kauubah menjadi tarian gembira, Kauambil kesedihanku dan Kaupenuhi aku dengan sukacita.
Allah mengusir mereka pergi, seperti asap yang ditiup dan menghilang. Seperti lilin meleleh di dalam api, begitulah orang jahat lenyap dari hadapan Allah.
Rayakanlah Pesta Panen pada waktu kamu mulai menuai hasil pertama dari gandum. Rayakan juga Pesta Pondok Daun pada akhir tahun, waktu kamu memetik buah-buahan.
Mazmur Daud. Aku mau menyanyi tentang kesetiaan dan keadilan, bagi-Mu, ya Tuhan, nyanyian pujianku!
Bersoraksorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi! Pujilah Tuhan dengan nyanyian dan sorak gembira.
Nyanyikan pujian bagi Tuhan, dengan memetik kecapi.
Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, pujilah Dia, hai seluruh bumi! Bergemuruhlah, hai laut dan semua isinya, negeri-negeri yang jauh dan semua penduduknya!
“Hitunglah tujuh minggu mulai dari hari pertama kamu memotong gandum,
lalu rayakanlah Pesta Panen untuk menghormati Tuhan Allahmu. Pada hari itu bawalah persembahan sukarela kepada-Nya menurut banyaknya rezeki yang telah diberikan-Nya kepadamu.
Hari itu harus kamu peringati sebagai hari raya bagi Tuhan. Untuk seterusnya hari itu harus kamu rayakan setiap tahun.”
“Pada tanggal empat belas bulan ini, mulai saat matahari terbenam, orang Israel harus merayakan Paskah menurut peraturan yang sudah ditetapkan.”
Pujilah Tuhan! Sebab baiklah memuji Dia, dan menyenangkan untuk menyanyikan pujian bagi-Nya!
Tetapi kamu, umat Allah, akan bergembira dan menyanyi seperti pada malam perayaan agama. Kamu akan bersukacita seperti orang-orang yang berjalan dengan iringan seruling menuju Rumah Tuhan, pembela Israel.
Dengarlah sorak kemenangan di kemah-kemah umat-Nya, “Tuhan melakukan perbuatan perkasa!
Mazmur untuk kurban syukur. Bersoraksorailah bagi Tuhan, hai seluruh bumi!
Beribadatlah kepada Tuhan dengan gembira, datanglah ke hadapan-Nya dengan lagu-lagu riang!
Baiklah mereka semua memuji nama Tuhan, sebab nama-Nya lebih agung dari segala nama; keagungan-Nya mengatasi langit dan bumi.
Ia telah menguatkan bangsa-Nya, sehingga Ia dipuji-puji umat-Nya, Israel, umat kesayangan-Nya. Pujilah Tuhan!
Tuhan, Engkaulah Allahku, kuagungkan Engkau dan kupuji nama-Mu. Sebab karya-karya-Mu sangat menakjubkan; Engkau merencanakannya sejak dahulu, dan melaksanakannya dengan setia.
Kemarahan Tuhan seperti piala di tangan-Nya, piala itu berisi air anggur keras. Allah menuangkan isinya, semua penjahat di bumi harus meminumnya sampai habis.
Ia menarik aku dari lubang yang berbahaya, dari lumpur rawa. Ia menempatkan aku di atas bukit batu, sehingga langkahku mantap.
Bersyukurlah kepada Tuhan, wartakanlah kebesaran-Nya, ceritakanlah perbuatan-Nya di antara bangsa-bangsa.
Pujilah Tuhan! Pujilah nama Tuhan, hai kamu hamba-hamba-Nya
yang berbakti di Rumah Tuhan di kediaman Allah kita.
Pujilah Tuhan, sebab Ia baik, pujilah nama-Nya, sebab Ia murah hati.
Aku mau memuji Tuhan selalu, semoga semua makhluk-Nya memuji nama Tuhan untuk selama-lamanya.
diselamatkan-Nya aku dari lawan-lawanku. Tuhan, Kauberi aku kemenangan atas musuhku, Kaulindungi aku dari orang-orang yang kejam.
Marilah kita menyanyi bagi Tuhan, bersorak-sorai bagi penyelamat kita!
Mari kita menghadap Dia dengan lagu syukur, bersorak-sorak bagi-Nya dengan lagu pujian.
Sebab Tuhan adalah Allah yang agung, Raja perkasa yang mengatasi segala dewa.
Untuk pemimpin kor. Menurut lagu: Gitit. Dari Asaf.
Nyanyikanlah puji-pujian bagi Allah, kekuatan kita, bersoraklah dengan gembira bagi Allah Yakub.
Bunyikanlah rebana, angkatlah lagu, petiklah gambus dan kecapi dengan merdu.
Pembesar-pembesar Mesir datang membawa tembaga; orang Sudan bergegas-gegas membawa upeti kepada Allah.
Sekarang pulanglah; makanlah dan minumlah dengan gembira. Berilah sebagian dari makanan dan anggurmu kepada mereka yang berkekurangan. Hari ini hari yang khusus bagi Tuhan kita, jadi jangan bersusah. Kegembiraan yang diberikan Tuhan kepada kalian akan menguatkan kalian.”
Memang Tuhan telah melakukan hal-hal yang hebat bagi kita! Sebab itulah kita bersukacita!
Aku hendak bermegah-megah karena perbuatan Tuhan; semoga orang tertindas mendengarnya dan bergembira.
Ketika tembok kota Yerusalem diresmikan, orang-orang Lewi dipanggil dari segala tempat tinggal mereka, supaya ikut memeriahkan peristiwa itu dengan nyanyian-nyanyian syukur, dan dengan musik gambus dan kecapi.
Pakailah kata-kata dari mazmur, nyanyian puji-pujian dan lagu rohani, dalam percakapan-percakapanmu. Hendaklah kalian dengan hati yang gembira menyanyikan puji-pujian kepada Tuhan.
Hendaklah ajaran-ajaran Kristus yang penuh berkat meresap ke dalam hatimu. Hendaklah kalian saling mengajar dan saling memberi nasihat sebijaksana mungkin. Nyanyikanlah mazmur dan puji-pujian serta lagu-lagu rohani; bernyanyilah untuk Allah dengan perasaan syukur di dalam hatimu.
Pujilah Tuhan! Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan, pujilah Dia dalam kumpulan umat-Nya!
Bersukacitalah, hai Israel karena Penciptamu; bergembiralah, hai penduduk Sion karena Rajamu!
Pujilah nama-Nya dengan tari-tarian, pujilah Dia dengan kecapi dan rebana!
Hai penduduk Sion, bergembiralah! Hai penduduk Yerusalem, bersoraklah! Lihatlah! Rajamu datang dengan kemenangan! Ia raja adil yang membawa keselamatan. Tetapi penuh kerendahan hati ia tiba mengendarai keledai, seekor keledai muda.
Ketika Yesus hampir sampai di Yerusalem, di jalan yang menurun pada Bukit Zaitun, semua pengikut-pengikut-Nya yang banyak itu mulai berseru-seru memuji Allah dan mengucap terima kasih kepada-Nya karena semua keajaiban yang telah mereka saksikan.
Mereka berseru, “Diberkatilah Raja yang datang atas nama Tuhan! Sejahtera di surga, dan terpujilah Allah!”
Beberapa orang Farisi dari antara orang banyak itu berkata kepada Yesus, “Bapak Guru, suruhlah pengikut-pengikut Bapak diam.”
Yesus menjawab, “Percayalah! Kalau mereka diam, batu-batu ini akan berteriak.”
Untuk pemimpin kor. Menurut lagu Mut-Laben. Mazmur Daud.
Dengan sepenuh hati aku mau bersyukur kepada-Mu, Tuhan, dan mewartakan karya-Mu yang mengagumkan.
Mazmur Daud, ketika ia pura-pura tidak waras pikirannya di depan Abimelekh, sehingga ia diusir lalu pergi.
Aku hendak bersyukur kepada Tuhan setiap waktu, dan tak henti-hentinya memuji Dia.
Aku hendak bermegah-megah karena perbuatan Tuhan; semoga orang tertindas mendengarnya dan bergembira.
Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita. Itu sebabnya saya minta dengan sangat supaya kalian mempersembahkan dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya. Ibadatmu kepada Allah seharusnya demikian.
Janganlah ikuti norma-norma dunia ini. Biarkan Allah membuat pribadimu menjadi baru, supaya kalian berubah. Dengan demikian kalian sanggup mengetahui kemauan Allah -- yaitu apa yang baik dan yang menyenangkan hati-Nya dan yang sempurna.
Siang malam aku menangis, hanya air mata makananku. Sepanjang hari musuhku bertanya, “Di mana Allahmu?”
Kemudian mereka menyanyikan sebuah nyanyian pujian. Dan sesudah itu mereka pergi ke Bukit Zaitun.
Tetapi kalian adalah bangsa yang terpilih, imam-imam yang melayani raja, bangsa yang kudus, khusus untuk Allah, umat Allah sendiri. Allah memilih kalian dan memanggil kalian keluar dari kegelapan untuk masuk ke dalam terang-Nya yang gemilang, dengan maksud supaya kalian menyebarkan berita tentang perbuatan-perbuatan-Nya yang luar biasa.
Sebab itu, dengan perantaraan Yesus, hendaklah kita selalu memuji-muji Allah; itu merupakan kurban syukur kita kepada-Nya, yang kita persembahkan melalui ucapan bibir untuk memuliakan nama-Nya.
Untuk pemimpin kor. Sebuah nyanyian. Bersorak-sorailah untuk Allah, hai seluruh bumi!
Bernyanyilah dan agungkanlah nama-Nya, muliakanlah Dia dengan puji-pujian.
Katakanlah kepada Allah, “Sungguh mengagumkan perbuatan-Mu! Musuh tunduk kepada-Mu penuh ketakutan, sebab sangat besarlah kuasa-Mu.
Seluruh bumi sujud menyembah Engkau, mereka menyanyi memuji nama-Mu.”
Nyanyikanlah lagu baru bagi Tuhan! Bernyanyilah bagi Tuhan, hai bumi seluruhnya!
Bernyanyilah bagi Tuhan dan pujilah Dia; setiap hari siarkanlah kabar gembira bahwa Ia telah menyelamatkan kita.
Ceritakanlah keagungan-Nya kepada bangsa-bangsa, dan perbuatan-perbuatan-Nya yang perkasa kepada umat manusia.
Aku bersorak dengan penuh sukacita, sambil menyanyikan pujian bagi-Mu. Jiwa ragaku menyanyi dengan ria, sebab Engkau telah menyelamatkan aku.
Dari Daud. Pujilah Tuhan, hai jiwaku, segenap batinku, pujilah nama-Nya yang kudus.
Pujilah Tuhan, hai jiwaku, jangan lupakan segala kebaikan-Nya!
Hukumlah mereka, ya Allah, biar mereka celaka karena rencananya sendiri. Usirlah mereka karena banyaklah dosa mereka, sebab mereka telah berontak terhadap Engkau.
Lalu Musa dan orang-orang Israel menyanyikan nyanyian ini untuk memuji Tuhan, “Aku mau menyanyi bagi Tuhan, sebab Ia telah menang dengan gemilang. Semua kuda dan penunggangnya dilemparkan-Nya ke dalam laut.
Tuhan pembelaku yang kuat; Dialah yang menyelamatkan aku. Ia Allahku, aku mau memuji Dia, Allah pujaan nenek moyangku, kuagungkan Dia.
Nyanyikanlah puji-pujian bagi Tuhan, mainkanlah kecapi bagi Allah kita.
Dialah yang membentangkan awan di langit; Ia menyediakan hujan bagi bumi, dan membuat rumput tumbuh di bukit.
Ia memberi makanan kepada hewan, dan kepada anak burung gagak yang memanggil-manggil.
Untuk pemimpin kor. Menurut lagu: Gitit. Mazmur kaum Korah.
Alangkah menyenangkan tempat kediaman-Mu, ya Allah Yang Mahakuasa!
Pujilah Tuhan! Hai jiwaku, pujilah Tuhan!
Aku mau memuji Tuhan selama hidupku dan menyanyi bagi Allahku selama aku ada.
Dari Daud. Ya Tuhan, aku mau bersyukur kepada-Mu, dengan segenap hatiku. Di hadapan segala dewata kunyanyikan pujian bagi-Mu.
Kusujud ke arah Rumah-Mu yang suci sambil memuji nama-Mu, sebab Engkau setia dan selalu mengasihi. Engkau lebih mementingkan janji-Mu daripada pendapat orang tentang diri-Mu.
Orang yang mengenal Engkau berharap pada-Mu, ya Tuhan, orang yang menyembah Engkau tidak Kautinggalkan.
Mereka akan memberitakan keagungan dan kemuliaan-Mu, karya-Mu yang mengagumkan akan kurenungkan.
Mereka mewartakan perbuatan-perbuatan-Mu yang dahsyat, kebesaran-Mu akan kumaklumkan.
Orang akan menceritakan segala kebaikan-Mu dan menyanyi tentang keadilan-Mu.
untuk memberi kegembiraan dan sukacita kepada orang yang bersedih dan berkabung; untuk mengubah kesedihan mereka menjadi lagu pujian. Mereka akan seperti pohon yang ditanam Tuhan sendiri. Mereka akan melakukan yang baik dan benar, sehingga Tuhan diagungkan.