Sahabatku, pernahkah kamu merenungkan dampak dari keputusan yang kita ambil, terutama saat berada di bawah pengaruh alkohol? Keputusan seperti itu bisa merugikan diri sendiri dan orang lain di sekitar kita. Penting bagi kita untuk bertanggung jawab atas setiap pilihan yang kita buat.
Jika kamu sedang berjuang dengan minuman keras, ketahuilah kamu tidak sendiri. Carilah bantuan dan dukungan dari orang-orang terdekat, agar terhindar dari situasi yang berbahaya dan merugikan. Ingatlah, kecanduan, termasuk alkohol, bisa menjadi bentuk penyembahan berhala. Apa pun yang kita andalkan selain Tuhan untuk mengisi kekosongan atau menyembuhkan luka hati, bisa menjadi berhala dan belenggu rohani.
Aku ingin berbagi kabar baik. Ada jalan keluar dari jerat alkohol yang tak membawa manfaat bagi hidupmu. Kemerdekaan sejati itu ada, lho. Melalui kuasa darah Kristus, kamu bisa bebas dari kecanduan alkohol. Darah-Nya sanggup membersihkan tubuhmu, mendetoksifikasimu, dan menjadikanmu ciptaan baru.
yang mencuri, yang serakah, yang pemabuk, yang suka memburuk-burukkan orang lain, dan yang memeras orang lain – semua orang seperti itu tidak akan menjadi anggota umat Allah.
Janganlah kalian mabuk oleh anggur, sebab itu akan merusakkan kalian. Sebaliknya, hendaklah kalian dikuasai oleh Roh Allah.
Hai para pemabuk, bangunlah! Hai para peminum, menangislah! Sebab anggur yang baru sudah dirampas dari mulutmu.
sebab mereka akan menjadi miskin. Jika engkau tidur saja, maka tak lama lagi engkau akan berpakaian compang-camping.
Hendaklah kalian waspada dan siap siaga! Sebab Iblis adalah musuhmu. Ia seperti singa berjalan ke sana kemari sambil mengaum mencari mangsanya.
Lebih baik tidak usah makan daging atau minum anggur atau melakukan apa saja kalau hal itu menyebabkan seorang saudara seiman menjadi berdosa.
Tetapi kalau kita mengakui dosa-dosa kita kepada Allah, Ia akan menepati janji-Nya dan melakukan apa yang adil. Ia akan mengampuni dosa-dosa kita dan membersihkan kita dari segala perbuatan kita yang salah.
Janganlah membiarkan anggur menggodamu, sekalipun warnanya sangat menarik dan nampaknya berkilauan dalam gelas serta mengalir masuk dengan nikmat ke dalam tenggorokan.
Minuman keras membuat orang kurang ajar dan ribut. Bodohlah orang yang minum sampai mabuk.
Maka Eli pun berkata kepadanya, “Masakan kau mabuk di sini! Jangan minum anggur lagi!”
Keinginan tabiat manusia nyata dalam perbuatan-perbuatan yang cabul, kotor, dan tidak patut; Ingat, kalau kalian minta disunat, itu berarti Kristus tidak ada gunanya bagimu. Yang mengatakan ini adalah saya sendiri, Paulus. dalam penyembahan berhala dan ilmu guna-guna; dalam bermusuh-musuhan, berkelahi, cemburu, lekas marah, dan mementingkan diri sendiri; perpecahan dan berpihak-pihak, serta iri hati, bermabuk-mabukan, berpesta-pesta dan lain sebagainya. Terhadap semuanya itu saya peringatkan kalian sekarang sebagaimana saya peringatkan kalian dahulu juga, bahwa orang-orang yang melakukan hal-hal seperti itu tidak akan menjadi anggota umat Allah.
Celakalah kamu! Dari pagi sampai malam kerjamu hanya minum minuman keras dan bermabuk-mabuk. Pada pesta-pestamu ada bunyi kecapi, gambus, rebana dan suling dan minuman anggur. Tetapi kamu tidak peduli akan karya Tuhan dan apa yang dilakukan-Nya.
Janganlah bergaul dengan pemabuk atau orang rakus, sebab mereka akan menjadi miskin. Jika engkau tidur saja, maka tak lama lagi engkau akan berpakaian compang-camping.
Tahukah engkau apa yang terjadi pada orang yang minum anggur terlalu banyak, dan sering mengecap minuman keras? Orang itu sengsara dan menderita. Ia selalu bertengkar dan mengeluh. Matanya merah dan badannya luka-luka, padahal semuanya itu dapat dihindarinya. Jangan rakus akan makanan enak yang dihidangkannya, barangkali ia hendak menjebak engkau. Janganlah membiarkan anggur menggodamu, sekalipun warnanya sangat menarik dan nampaknya berkilauan dalam gelas serta mengalir masuk dengan nikmat ke dalam tenggorokan. Esok paginya engkau merasa seperti telah dipagut ular berbisa. Matamu berkunang-kunang, pikiranmu kacau dan mulutmu mengoceh. Engkau merasa seperti berada pada ujung tiang kapal di tengah lautan; kepalamu pusing dan engkau terhuyung-huyung. Lalu kau akan berkata, “Rupanya aku dipukul dan ditampar orang, tetapi aku tak dapat mengingat apa yang telah terjadi. Aduh, aku ngantuk sekali! Aku perlu minum lagi!”
Pada masa yang lampau, kalian sudah cukup lama melakukan apa yang suka dilakukan oleh orang-orang yang tidak mengenal Tuhan. Kalian hidup tidak baik. Kalian menuruti hawa nafsu, mabuk-mabuk, berpesta-pora, minum-minum dan menyembah berhala secara menjijikkan.
Pembantu jemaat haruslah juga orang yang baik dan tulus; tidak mata duitan dan tidak suka minum terlalu banyak anggur.
Ingatlah, Lemuel! Minum anggur dan ketagihan minuman keras, tidak pantas bagi penguasa. Sebab, apabila raja minum minuman keras, ia lupa akan hukum dan tidak menghiraukan hak orang lemah.
Tetapi Allah sendirilah yang menghakimi, Ia merendahkan yang satu dan meninggikan yang lain.
“Jagalah dirimu, jangan sampai kalian terlalu sibuk berpesta-pesta dan minum minuman keras, atau terlalu memikirkan soal-soal hidupmu, sehingga kalian tidak siap ketika hari itu muncul dengan tiba-tiba.
Kita harus melakukan hal-hal terhormat seperti yang biasanya dilakukan orang pada siang hari; jangan berpesta pora melampaui batas, atau mabuk. Jangan cabul, atau berkelakuan tidak sopan. Jangan berkelahi, atau iri hati. Biarlah Tuhan Yesus Kristus yang menentukan apa yang kalian harus lakukan. Dan janganlah menuruti tabiat manusia yang berdosa untuk memuaskan hawa nafsu.
Maksud saya ialah, bahwa kalian jangan bergaul dengan orang yang mengaku dirinya orang Kristen, tetapi orang itu cabul, atau tamak, atau penyembah berhala, atau suka memburuk-burukkan orang lain, atau pemabuk, ataupun pencuri. Duduk makan dengan orang itu pun jangan!
Minuman keras adalah untuk mereka yang merana dan bersedih hati. Mereka minum untuk melupakan kemiskinan dan kesusahan mereka.
serta iri hati, bermabuk-mabukan, berpesta-pesta dan lain sebagainya. Terhadap semuanya itu saya peringatkan kalian sekarang sebagaimana saya peringatkan kalian dahulu juga, bahwa orang-orang yang melakukan hal-hal seperti itu tidak akan menjadi anggota umat Allah.
Mujurlah negeri yang rajanya berwibawa, yang pembesarnya makan pada waktunya, tak suka mabuk dan pandai menahan dirinya.
Inilah petuah-petuah Salomo: Anak yang bijaksana adalah kebanggaan ayahnya; anak yang bodoh menyusahkan hati ibunya.
Engkau menyiapkan pesta bagiku di depan mata lawanku. Engkau menyambut aku sebagai tamu terhormat. Engkau menyuguhi aku minuman lezat berlimpah-limpah.
Jagalah aku supaya jangan mengejar yang sia-sia, berilah aku hidup menurut kehendak-Mu.
Orang yang cinta kepada pengetahuan senang mendapat teguran; tapi orang yang tidak suka ditegur adalah orang dungu.
‘Tuan saya masih lama baru kembali,’ lalu ia mulai memukul pelayan-pelayan yang lain, dan makan minum dengan orang-orang pemabuk.
Tetapi kalau pelayan itu berkata dalam hatinya, ‘Tuan saya masih lama baru kembali,’ lalu ia memukul semua pelayan dan makan minum sampai mabuk, maka tuannya akan kembali pada hari dan jam yang tidak disangka-sangka. Dan pelayan itu akan dihajar habis-habisan oleh tuannya serta dijadikan senasib dengan orang-orang yang tidak taat kepada Allah.
Sebab kalau Allah memerintah hidup seseorang, apa yang ia boleh makan atau minum, tidak lagi penting. Yang penting ialah bahwa orang itu menuruti kemauan Allah, mengalami ketenangan hati dan menerima sukacita yang diberikan oleh Roh Allah.
Sebab pada waktu makan, kalian masing-masing berebut mengambil makanannya sendiri, sampai ada yang tidak mendapat apa-apa, sedangkan yang lainnya menjadi mabuk.
Nanti apa yang sudah kautelan kaumuntahkan kembali, dan semua kata-katamu yang manis kepadanya tak ada gunanya.
Terdorong oleh keinginanku untuk menjadi arif, aku bertekad untuk bersenang-senang dengan minum anggur dan berpesta pora. Kusangka itulah cara yang terbaik bagi manusia untuk menikmati hidupnya yang pendek di bumi ini.
Saudara-saudara yang tercinta! Kalian adalah orang asing dan perantau di dunia ini. Sebab itu saya minta dengan sangat supaya kalian jangan menuruti hawa nafsu manusia yang selalu berperang melawan jiwa.
Celakalah kota yang menjadi kebanggaan para pemabuk Israel! Keindahannya menjadi pudar seperti karangan bunga yang layu di atas kepala mereka. Celakalah kota yang menjulang tinggi di tengah lembah subur, kebanggaan orang-orang yang mabuk setengah mati. Masakan dia mengajar kita huruf demi huruf, kata demi kata, kalimat demi kalimat.” Kalau kamu tak mau mendengar aku, maka Tuhan akan mengutus orang asing untuk mengajar kamu dalam logat ganjil dan bahasa asing. Tuhan menawarkan tempat istirahat kepada kamu semua, tetapi kamu tak mau mendengarkan Dia. Oleh karena itu Tuhan mengajar kamu huruf demi huruf, kata demi kata dan kalimat demi kalimat. Dan waktu berjalan kamu jatuh telentang sehingga luka, terjerat dan tertawan. Dengarlah apa yang dikatakan Tuhan, hai pengejek-pengejek yang memerintah rakyat di Yerusalem! Kamu berkata bahwa kamu sudah membuat perjanjian dengan maut dan mengadakan persetujuan dengan dunia orang mati. Kamu merasa pasti bahwa bencana yang akan datang itu tidak akan menimpa dirimu, karena kamu memakai tipu muslihat untuk melindungi dirimu. Oleh sebab itu, Tuhan Yang Mahatinggi berkata begini, “Aku akan meletakkan dasar yang kuat dan kokoh di Sion; sebuah batu sendi yang berharga dengan tulisan: ‘Siapa yang percaya teguh, tidak akan menyerah kalah.’ Keadilan Kujadikan tali pengukur, dan kejujuran Kujadikan tali sipat.” Hujan batu akan menyapu bersih semua kebohongan yang kamu andalkan. Banjir akan menghanyutkan tempat persembunyianmu. Perjanjianmu dengan maut dan persetujuanmu dengan dunia orang mati akan dibatalkan, sehingga kalau bencana datang, kamu hancur diinjak-injak. Kamu akan ditimpa kemalangan terus-menerus dan harus menanggungnya setiap hari, pagi, siang dan malam. Kamu akan gemetar ketakutan bila kamu mengerti pesan Allah. Tuhan akan mengutus seorang yang kuat dan perkasa. Datangnya seperti topan disertai hujan es, seperti hujan lebat dan banjir yang menghanyutkan. Dengan kekerasan ia menghempaskan mereka ke tanah. Kamu seperti orang yang mau tidur dalam ranjang yang kurang panjang untuk tempat membujurkan diri. Selimutnya kurang lebar untuk menyelubungi dirimu. Tuhan akan bangkit seperti di Gunung Perazim. Ia akan berjuang seperti di Lembah Gibeon untuk melaksanakan maksud-Nya, maksud yang aneh bagi manusia! Ia akan melaksanakan karya-Nya yang menakjubkan. Aku telah mendengar keputusan Allah Yang Mahatinggi dan Mahakuasa untuk membinasakan seluruh negeri. Jangan mencela kata-kata peringatan yang kusampaikan ini. Nanti menjadi lebih sulit bagimu untuk meluputkan diri! Dengarkanlah kata-kataku, perhatikanlah pesanku. Seorang petani tak akan terus-menerus membajak, mencangkul dan menggaruk tanahnya untuk ditanami. Kalau tanahnya itu sudah siap, ia menaburkan benih, misalnya jintan hitam dan jintan putih. Ia menanam dua macam gandum berderet-deret, dan di pinggirnya tanaman lain. Ia tahu cara mengerjakannya, sebab sudah diajari Allahnya. Ia tidak memakai eretan pengirik untuk mengirik jintan hitam atau roda gerobak untuk menggiling jintan putih. Untuk itu dipakainya galah yang ringan. Waktu mengirik gandum, ia tidak memukulnya terus-menerus sampai hancur. Tidak! Ia tahu cara mengirik yang tepat dengan mengendarai gerobak di atasnya tanpa menghancurkan biji-biji gandum itu. Kebijaksanaan itu datangnya dari Tuhan Yang Mahakuasa. Semua rencana Tuhan bijaksana dan selalu berhasil. Kebanggaan pemimpin-pemimpin yang mabuk itu akan diinjak-injak.
Apa pun yang Saudara lakukan -- Saudara makan atau Saudara minum -- lakukanlah semuanya itu untuk memuliakan Allah.
Pemuda yang mentaati hukum adalah orang bijaksana. Tetapi orang yang bergaul dengan orang pemboros memalukan ayahnya.
Janganlah ikuti norma-norma dunia ini. Biarkan Allah membuat pribadimu menjadi baru, supaya kalian berubah. Dengan demikian kalian sanggup mengetahui kemauan Allah -- yaitu apa yang baik dan yang menyenangkan hati-Nya dan yang sempurna.
Jangan lagi minum air saja; minumlah juga sedikit anggur untuk menolong pencernaanmu, sebab engkau sering sakit-sakit.
Orang yang gemar bersenang-senang akan tetap berkekurangan; orang yang suka berfoya-foya tidak akan menjadi kaya.
Saudara tentu tahu bahwa di dalam perlombaan semua peserta turut lari, tetapi hanya satu orang menerima hadiah. Oleh sebab itu larilah begitu rupa sehingga Saudara menerima hadiahnya. Setiap orang yang sedang dalam latihan, menahan diri dalam segala hal. Ia melakukan itu karena ia ingin dikalungi dengan karangan bunga kejuaraan, yaitu bunga yang segera akan layu. Tetapi kita ini menahan diri dalam segala hal karena kita ingin dikalungi dengan karangan bunga yang tidak akan layu. Itu sebabnya saya berlari dengan tujuan yang tertentu. Seperti dalam pertandingan tinju, saya tidak memukul dengan sembarangan. Saya membiarkan badan saya digembleng dengan keras sampai saya dapat menguasainya. Saya berbuat begitu, sebab saya tidak mau sampai terjadi bahwa setelah saya mengajak orang lain turut dalam perlombaan itu, saya sendiri ditolak.
Ia akan menjadi orang besar menurut pandangan Tuhan, dan ia tidak akan minum anggur atau minuman keras. Sejak lahir ia akan dikuasai oleh Roh Allah.
Orang bijaksana lebih berwibawa daripada orang kuat; pengetahuan lebih penting daripada tenaga.
Sebaiknya kita semua makan dan minum serta menikmati hasil kerja kita. Itu adalah pemberian Allah.
Hendaklah semua orang dapat melihat sikapmu yang baik hati. Sebab tidak lama lagi Tuhan akan datang.
Sebab itu, matikanlah keinginan-keinginan dunia yang merongrong dirimu, seperti percabulan, hal-hal yang tidak senonoh, hawa nafsu, keinginan yang jahat, dan keserakahan (karena keserakahan adalah serupa dengan menyembah berhala).
Orang dungu merasa dirinya tak pernah salah, tapi orang bijaksana suka mendengarkan nasihat.
Saudara-saudara! Kalau seseorang didapati melakukan suatu dosa, hendaklah kalian yang hidup menurut Roh Allah, membimbing orang itu kembali pada jalan yang benar. Tetapi kalian harus melakukan itu dengan lemah lembut, dan jagalah jangan sampai kalian sendiri tergoda juga.
Tidak cepat marah lebih baik daripada mempunyai kuasa; menguasai diri lebih baik daripada menaklukkan kota.
Jauhkanlah aku dari keinginan berbuat jahat. Jangan biarkan aku bergabung dengan orang durhaka dan ikut makan dalam pesta mereka.
Percayalah: Aku tidak akan minum anggur ini lagi sampai pada waktu Aku minum anggur yang baru bersama-sama dengan kalian di Dunia Baru Bapa-Ku.”
Saudara-saudara! Allah sangat baik kepada kita. Itu sebabnya saya minta dengan sangat supaya kalian mempersembahkan dirimu sebagai suatu kurban hidup yang khusus untuk Allah dan yang menyenangkan hati-Nya. Ibadatmu kepada Allah seharusnya demikian.
Tahukah Saudara bahwa kalian adalah Rumah Allah? Dan bahwa Roh Allah tinggal di dalam kalian?
Aku percaya kepada-Nya, maka aku tak takut, manusia tidak berdaya terhadapku. Aku akan menepati janjiku kepada-Mu, ya Allah, dan mempersembahkan kurban syukur kepada-Mu.
Sekarang Anak Manusia, datang -- Ia makan dan minum; lalu orang-orang berkata, ‘Lihat orang itu! Rakus, pemabuk, kawan penagih pajak dan kawan orang berdosa.’ Meskipun begitu, kebijaksanaan Allah terbukti dari hasil-hasilnya.”
Anak Manusia datang -- Ia makan dan minum -- lalu kalian berkata, ‘Lihat orang itu! Rakus, pemabuk, kawan penagih pajak dan kawan orang berdosa.’
Jika engkau duduk makan dengan seorang pembesar, ingatlah siapa dia. Jangan sekali-kali memindahkan batas tanah warisan atau mengambil tanah kepunyaan yatim piatu. Sebab, Tuhan adalah pembela yang kuat Dialah yang akan membela mereka melawan engkau. Perhatikanlah ajaran gurumu dan belajarlah sebanyak mungkin. Janganlah segan-segan mendidik anakmu. Jika engkau memukul dia dengan rotan, ia tak akan mati, malah akan selamat. Anakku, aku senang sekali kalau engkau bijaksana. Aku bangga bila mendengar engkau mengucapkan kata-kata yang tepat. Janganlah iri hati kepada orang berdosa. Taatlah selalu kepada Allah supaya masa depanmu terjamin, dan harapanmu tidak hilang. Dengarkan, anakku! Jadilah bijaksana. Perhatikanlah sungguh-sungguh cara hidupmu. Bila engkau mempunyai nafsu makan yang besar, tahanlah keinginanmu itu. Janganlah bergaul dengan pemabuk atau orang rakus, sebab mereka akan menjadi miskin. Jika engkau tidur saja, maka tak lama lagi engkau akan berpakaian compang-camping. Taatilah ayahmu; sebab, tanpa dia engkau tidak ada. Apabila ibumu sudah tua, tunjukkanlah bahwa engkau menghargai dia. Ajaran yang benar, hikmat, didikan, dan pengertian -- semuanya itu patut dibeli, tetapi terlalu berharga untuk dijual. Seorang ayah akan gembira kalau anaknya mempunyai budi pekerti yang baik; ia akan bangga kalau anaknya bijaksana. Semoga ayah ibumu bangga terhadapmu; semoga bahagialah wanita yang melahirkan engkau. Perhatikanlah baik-baik dan contohilah hidupku, anakku! Perempuan nakal yang melacur adalah perangkap yang berbahaya. Mereka menghadang seperti perampok dan membuat banyak laki-laki berzinah. Tahukah engkau apa yang terjadi pada orang yang minum anggur terlalu banyak, dan sering mengecap minuman keras? Orang itu sengsara dan menderita. Ia selalu bertengkar dan mengeluh. Matanya merah dan badannya luka-luka, padahal semuanya itu dapat dihindarinya. Jangan rakus akan makanan enak yang dihidangkannya, barangkali ia hendak menjebak engkau.
Sebab keinginan manusia bertentangan dengan keinginan Roh Allah, dan keinginan Roh Allah bertentangan dengan keinginan manusia. Kedua-duanya saling berlawanan, sehingga kalian tidak dapat melakukan apa yang kalian inginkan.
Pemabuk-pemabuk itu berkata, ‘Mari kita minum anggur dan minum sepuas-puasnya! Besok akan lebih baik dari hari ini!’ ”
Tetapi orang yang merasa ragu-ragu untuk makan sesuatu, kemudian toh makan makanan itu, orang itu disalahkan oleh Allah; sebab orang itu tidak bertindak menurut keyakinannya tentang apa yang benar dan yang salah. Dan apa saja yang dilakukan tanpa keyakinan adalah dosa.
Orang jahat meminjam dan tidak mengembalikan, tetapi orang baik memberi dengan murah hati.
Yang saya maksudkan bukanlah orang cabul atau tamak, atau penipu atau penyembah berhala yang sama sekali tidak mengenal Allah. Bukan! Saya tidak maksudkan mereka; sebab kalau kalian harus menjauhi mereka, maka tentunya kalian perlu keluar sama sekali dari dunia ini.
Siapa suka kepada hikmat, menyenangkan hati ayahnya. Siapa bergaul dengan pelacur memboroskan uangnya.
Kita yang sungguh-sungguh yakin akan apa yang kita percayai, haruslah bersabar terhadap keberatan-keberatan orang yang lemah keyakinannya. Janganlah kita mau menyenangkan diri kita sendiri saja. Ada tertulis begini pula, “Bergembiralah bersama umat Allah yang terpilih, hai bangsa-bangsa!” Dan ini juga, “Pujilah Allah, hai semua bangsa, hendaklah semua orang memuji Dia!” Dan ini pula yang dikatakan oleh Yesaya, “Dari keturunan Isai akan muncul seseorang yang akan memerintah bangsa-bangsa; kepada Dialah bangsa-bangsa itu akan berharap.” Allah adalah tempat kalian berharap. Semoga Ia mengisi hatimu dengan segala sukacita dan sejahtera karena kalian percaya kepada-Nya, supaya dengan kuasa Roh Allah kalian makin berharap kepada Allah. Saudara-saudaraku! Saya yakin bahwa ada banyak sekali hal yang baik padamu. Kalian pun mengetahui segala-galanya dan dapat mengajar satu sama lain juga. Tetapi mengenai hal-hal tertentu, saya memperingatkan kalian dengan tegas dalam surat ini, karena Allah sudah menganugerahi saya tugas itu. Ia sudah menjadikan saya pelayan Kristus Yesus untuk diutus kepada bangsa-bangsa yang bukan Yahudi. Dan saya bertindak sebagai imam, yang mengabarkan Kabar Baik dari Allah, supaya orang-orang yang bukan Yahudi menjadi suatu persembahan kepada Allah yang dapat diterima oleh-Nya. Semoga Roh Allah membuat mereka menjadi suatu persembahan yang khusus untuk Allah. Jadi, karena saya sudah bersatu dengan Kristus Yesus, maka saya boleh merasa bangga atas pekerjaan saya bagi Allah. Saya berani berbicara begitu hanya mengenai apa yang sudah dilakukan Kristus melalui saya untuk menjadikan orang-orang yang bukan Yahudi taat kepada Allah. Saya melakukan itu dengan kata-kata maupun dengan perbuatan, yang disertai keajaiban-keajaiban dan hal-hal luar biasa; semuanya itu oleh kuasa Roh Allah. Kabar Baik tentang Kristus sudah saya beritakan seluruhnya kepada orang-orang, mulai dari Yerusalem sampai ke Ilirikum. Sebaliknya kita masing-masing harus menyenangkan hati sesama saudara kita untuk kebaikannya, supaya keyakinannya bertambah kuat.
Serahkanlah kekhawatiranmu kepada Tuhan, maka Ia akan menopang engkau; sebab orang jujur tidak dibiarkan-Nya dikalahkan.
Keinginan tabiat manusia nyata dalam perbuatan-perbuatan yang cabul, kotor, dan tidak patut;
Siapa tidak mau mendengar keluhan orang yang berkekurangan tidak akan diperhatikan bila ia sendiri minta pertolongan.
Taatlah kepada Allah, dan janganlah hidup menurut keinginanmu yang dahulu, pada waktu kalian masih belum mengenal Allah.
Kata orang, “Kita boleh berbuat apa saja yang kita mau.” Benar! Tetapi tidak semua yang kita mau itu berguna. “Kita boleh berbuat apa saja yang kita mau” -- tetapi tidak semua yang kita mau itu membangun kehidupan kita.
Juga nabi-nabi dan imam-imam mabuk karena terlalu banyak minum anggur dan arak. Mereka berjalan terhuyung-huyung dan tersandung-sandung karena pikiran mereka kacau. Nabi-nabi tak dapat lagi memahami penglihatan-penglihatan yang diberikan Allah kepada mereka. Imam-imam tak dapat lagi memutuskan perkara-perkara yang dihadapkan kepada mereka.
Kalau pikiranmu dikuasai oleh tabiat manusia, maka akibatnya kematian. Tetapi kalau pikiranmu dikuasai oleh Roh Allah, maka akibatnya ialah hidup dan kedamaian dengan Allah.
Saya membiarkan badan saya digembleng dengan keras sampai saya dapat menguasainya. Saya berbuat begitu, sebab saya tidak mau sampai terjadi bahwa setelah saya mengajak orang lain turut dalam perlombaan itu, saya sendiri ditolak.
Baginya mengutuk itu perbuatan biasa, sama seperti mengenakan pakaiannya. Biarlah kutuk itu merembes seperti air ke badannya, dan seperti minyak ke dalam tulang-tulangnya.
Tak ada lagi yang minum anggur dengan bernyanyi, tak ada lagi yang menikmati lezatnya minuman keras.
Dengarkan, anakku! Jadilah bijaksana. Perhatikanlah sungguh-sungguh cara hidupmu. Bila engkau mempunyai nafsu makan yang besar, tahanlah keinginanmu itu. Janganlah bergaul dengan pemabuk atau orang rakus, sebab mereka akan menjadi miskin. Jika engkau tidur saja, maka tak lama lagi engkau akan berpakaian compang-camping.
Biarlah orang yang senang melihat sengsaraku menjadi bingung dan mendapat malu. Biarlah orang yang menyombongkan diri terhadapku dihina dan dipermalukan.
Maka Tuhan bangkit seperti orang bangun tidur, seperti orang kuat sehabis minum anggur.
Kemudian akan kukatakan kepada diriku sendiri: Engkau beruntung! Segala yang baik sudah kaumiliki dan tidak akan habis selama bertahun-tahun. Istirahatlah sekarang! Makan minumlah dan nikmatilah hidupmu!’