Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Petrus 5:8 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

8 Hendaklah kalian waspada dan siap siaga! Sebab Iblis adalah musuhmu. Ia seperti singa berjalan ke sana kemari sambil mengaum mencari mangsanya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

8 Hati-hati! Waspadalah terhadap serangan Iblis, musuh yang besar itu. Ia berkeliaran seperti seekor singa lapar yang mengaum-aum mencari mangsa yang akan dirobek-robeknya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

8 Sadarlah dan berjaga-jagalah! Lawanmu, si Iblis, berjalan keliling sama seperti singa yang mengaum-aum dan mencari orang yang dapat ditelannya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

8 Berjaga-jagalah dan hendaklah kalian selalu menguasai diri, karena iblis musuh kita seperti singa yang mengaum-aum sambil berjalan ke sana kemari mencari orang yang bisa dilahapnya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

8 Kuasailah dirimu dan berhati-hatilah! Musuhmu adalah Iblis. Ia berkeliling di sekitarmu seperti singa yang mengaum dan mencari orang untuk diganyang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

8 Tetaplah bertanggung jawab dan waspada. Iblis, musuhmu, sedang berkeliaran seperti singa yang mengaum mencari seseorang untuk dimakan.

Lihat babnya Menyalin




1 Petrus 5:8
61 Referensi Silang  

Ester menjawab, “Haman yang jahat inilah musuh dan penganiaya kami!” Dengan sangat ketakutan Haman memandang raja dan ratu.


Maka Tuhan bertanya kepadanya, “Dari mana engkau?” Si Penggoda menjawab, “Dari perjalanan mengembara ke sana-sini dan menjelajahi bumi.”


Singa-singa muda mengaum mencari mangsa, meminta makanan yang disediakan Allah.


Angkatlah seorang jahat untuk mengadili dia, biarlah ia didakwa oleh lawannya.


Murka raja seperti auman singa; kebaikan raja seperti embun yang membasahi tumbuh-tumbuhan.


Murka raja bagaikan auman singa; orang yang membangkitkan kemarahannya berarti mencelakakan diri sendiri.


Orang jahat yang berkuasa atas orang yang berkekurangan, seperti singa yang mengaum atau beruang yang menyerang.


Sebab Allah dekat, Ia menyatakan aku tidak bersalah. Siapa mau berbantah dengan aku? Mari kita tampil bersama-sama. Siapakah yang melawan aku? Suruhlah ia mendekat padaku.


Musuhnya mengaum kepadanya seperti singa, tanahnya dijadikan tandus dan hampa, kota-kotanya habis dimakan api, dibiarkan terlantar tak berpenghuni.


Orang Babel mengaum seperti singa, dan menggeram seperti anak singa.


Benteng-benteng didobraknya, kota-kota dirusaknya. Seluruh penduduk negeri menjadi gentar mendengar aumnya yang bergelegar.


Para pemimpinnya seperti singa yang mengaum setelah menerkam mangsanya. Mereka membunuh rakyat, merampas semua harta dan kekayaan yang mereka temukan dan menyebabkan banyak wanita menjadi janda.


Bukan main senang hati raja dan ia memerintahkan supaya Daniel dikeluarkan dari gua itu. Setelah perintah itu dilaksanakan, ternyata bahwa tidak terdapat luka sedikit pun pada Daniel, karena ia percaya kepada Allahnya.


Tuhan berkata, “Umat-Ku akan mengikuti Aku apabila Aku mengaum seperti singa dan menggentarkan musuh mereka. Umat-Ku akan cepat-cepat datang dari sebelah barat untuk menyembah Aku.


Aku akan menyerang kamu seperti beruang yang kehilangan anak-anaknya. Aku akan menyobek-nyobek kamu. Seperti singa Aku akan menerkam kamu di tempatmu, dan seperti binatang buas Aku akan mencabik-cabik kamu.


Tuhan mengaum dari Sion, gunung-Nya; dari Yerusalem mengguntur suara-Nya. Langit dan bumi bergoncang karena-Nya. Tetapi Tuhan akan tetap membela dan melindungi Israel, umat-Nya.


Inilah yang dikatakan Amos, “Tuhan mengaum dari Bukit Sion, suara-Nya menggemuruh dari Yerusalem. Padang-padang rumput menjadi gersang, rumput di Gunung Karmel kering kerontang.”


Apakah singa di hutan mengaum, kalau ia belum mendapat mangsa? Apakah anak singa mengaum dalam liangnya kalau ia belum menangkap apa-apa?


Apabila singa mengaum, siapakah yang tidak takut? Apabila Tuhan Yang Mahatinggi berbicara, siapakah dapat berdiam diri dan tidak mengumumkan pesan-Nya?


Dengarlah ratapan para penguasa lenyap sudah kejayaan mereka! Dengarlah aum singa-singa di hutan; sebab rusaklah kediaman mereka di sepanjang Sungai Yordan.


Dalam penglihatan yang lain lagi, Tuhan memperlihatkan kepadaku Imam Agung Yosua sedang berdiri di hadapan malaikat Tuhan. Di sebelah Yosua, berdirilah Setan yang telah siap untuk menuduhnya.


Musuh yang menanam alang-alang itu ialah Iblis. Masa panen ialah Hari Kiamat, dan orang-orang yang menuai itu ialah malaikat-malaikat.


Jadi, waspadalah, sebab kalian tidak tahu kapan Tuhanmu akan datang.


Lalu Raja itu akan berkata kepada orang-orang di sebelah kiri-Nya, ‘Pergilah dari sini, jahanam! Masuklah ke dalam api yang tidak bisa padam, yang sudah disediakan bagi Iblis dan malaikat-malaikatnya!


Kemudian Yesus dibimbing oleh Roh Allah ke padang gurun untuk dicobai oleh Iblis.


Akhirnya Iblis meninggalkan Yesus, dan malaikat-malaikat pun datang melayani Dia.


Benih yang jatuh di jalan ibarat orang-orang yang mendengar kabar tentang bagaimana Allah memerintah. Begitu mendengar, Iblis datang dan mengambil apa yang sudah ditabur dalam hati mereka.


“Jagalah dirimu, jangan sampai kalian terlalu sibuk berpesta-pesta dan minum minuman keras, atau terlalu memikirkan soal-soal hidupmu, sehingga kalian tidak siap ketika hari itu muncul dengan tiba-tiba.


Berjaga-jagalah, dan berdoalah selalu supaya kalian kuat mengatasi semua hal yang bakal terjadi dan kalian dapat menghadap Anak Manusia.”


“Simon, Simon, dengarkan! Iblis sudah diberi izin untuk menguji kalian; seperti gandum dipisahkan dari kulit sehingga yang baik dipisahkan dari yang buruk.


Iblislah bapakmu, dan kalian mau menuruti kemauan bapakmu. Sedari permulaan Iblis itu pembunuh. Ia tidak pernah memihak kebenaran, sebab tidak ada kebenaran padanya. Kalau ia berdusta, itu wajar, karena sudah begitu sifatnya. Ia pendusta dan asal segala dusta.


Saya lakukan itu supaya Iblis jangan mengambil kesempatan untuk menguasai kita; sebab kita tahu rencana-rencananya.


supaya Iblis tidak mendapat kesempatan.


Pakailah seluruh perlengkapan perang yang diberikan Allah kepadamu, supaya kalian dapat bertahan melawan siasat-siasat yang licik dari Iblis.


Meskipun begitu, wanita akan selamat dengan melahirkan anak, asal ia dengan kerendahan hati tetap percaya kepada Kristus dan tetap mengasihi orang lain serta hidup khusus untuk Allah.


Hendaklah kaum wanita menghias dirinya dengan sederhana dan memakai pakaian yang sopan. Jangan memakai potongan rambut yang menyolok atau perhiasan-perhiasan emas atau mutiara, atau pakaian yang mahal-mahal.


Istri mereka pun haruslah juga orang yang baik, bukan orang yang suka menyebarkan desas-desus. Mereka harus tahu menahan diri dan jujur dalam segala hal.


Seorang penilik jemaat haruslah orang yang tanpa cela, hanya satu istrinya, tahu menahan diri, bijaksana, dan tertib; ia suka menerima orang di rumahnya, dan bisa mengajar orang;


Tetapi Tuhan mendampingi saya. Ia memberikan kekuatan sehingga saya sanggup memberitakan seluruh Kabar Baik itu, supaya didengar oleh semua orang bukan Yahudi. Dan saya terlepas dari bahaya kematian.


Ia harus senang menerima orang di rumahnya, suka akan hal-hal yang baik, dapat menahan diri, jujur, suci dan tertib.


Rahmat Allah itu mendidik kita supaya tidak lagi hidup berlawanan dengan kehendak Allah dan tidak menuruti keinginan duniawi. Kita dididik untuk hidup dalam dunia ini dengan tahu menahan diri, tulus dan setia kepada Allah.


Nasihatilah orang laki-laki yang tua, supaya mereka menahan diri, bijaksana dan hidup sebagai orang yang patut dihormati. Mereka harus juga berpegang pada ajaran yang benar dari Allah, mengasihi dengan sempurna dan menderita dengan tabah.


supaya dengan itu mereka dapat mendidik wanita-wanita muda untuk mengasihi suami dan anak-anak,


Begitu juga, nasihatilah orang-orang muda supaya mereka menjadi bijaksana.


Sebab itu, tunduklah kepada Allah dan lawanlah Iblis, maka Iblis akan lari dari kalian.


Sebab itu, hendaklah kalian siap siaga. Waspadalah dan berharaplah sepenuhnya pada berkat yang akan diberikan kepadamu pada waktu Yesus Kristus datang nanti.


Segala sesuatu sudah mendekati kesudahannya, sebab itu hendaklah kalian menguasai diri dan waspada, supaya kalian dapat berdoa.


Lalu saya mendengar suara yang keras di surga berkata, “Sekaranglah waktunya Allah menyelamatkan umat-Nya! Sekarang Allah menunjukkan kuasa-Nya sebagai Raja! Sekarang Raja Penyelamat yang dijanjikan itu juga menunjukkan kekuasaan-Nya! Sebab yang menuduh saudara-saudara kita di hadapan Allah siang dan malam, sudah dikeluarkan dari surga.


Sebab itu, hendaklah surga dan semua yang tinggal di dalamnya, bersukaria! Tetapi celakalah bumi dan laut, sebab Iblis sudah turun kepadamu dengan amarah yang sangat besar, karena ia tahu bahwa waktunya tinggal sedikit lagi.”


Naga yang besar itu dibuang ke luar! Dialah ular tua itu yang bernama Iblis atau Roh Jahat, yang menipu seluruh dunia. Ia dibuang ke bumi dengan segala malaikatnya.


Kemudian Iblis yang menipu mereka itu, dilemparkan ke dalam lautan api dan belerang. Di situlah tempatnya binatang dan nabi palsu itu dibuang terlebih dahulu. Mereka akan disiksa siang malam untuk selama-lamanya.


Lalu ia menangkap naga itu, si ular tua, -- yaitu Iblis atau Roh Jahat itu -- dan membelenggunya untuk seribu tahun lamanya.


Maka pergilah Simson ke Timna bersama-sama dengan orang tuanya. Sementara mereka melalui sebidang kebun anggur, Simson bertemu dengan seekor singa muda. Singa itu mengaum,


Ikuti kami:

Iklan


Iklan