Alkitab Daring

Iklan


Seluruh Alkitab Perjanjian Lama Perjanjian Baru




Wahyu 21:5 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

Lalu Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Sekarang Aku membuat semuanya baru!” Ia berkata juga kepada saya, “Tulislah ini, sebab perkataan-perkataan ini benar dan dapat dipercayai.”

Lihat babnya

Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Lihatlah, Aku membuat segala sesuatu baru!” Lalu Ia berkata kepada saya, “Tuliskanlah, karena apa yang Aku beritahukan kepadamu benar dan dapat dipercaya.

Lihat babnya

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata, "Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!" Lalu firman-Nya, "Tuliskanlah, karena segala perkataan ini dapat dipercaya dan benar."

Lihat babnya

Alkitab Terjemahan Baru

Ia yang duduk di atas takhta itu berkata: ”Lihatlah, Aku menjadikan segala sesuatu baru!” Dan firman-Nya: ”Tuliskanlah, karena segala perkataan ini adalah tepat dan benar.”

Lihat babnya

Terjemahan Sederhana Indonesia

Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Lihatlah! Aku sedang memperbarui segala sesuatu!” Kemudian Dia berkata lagi, “Tuliskanlah hal-hal ini, karena semua peringatan-Ku ini benar dan layak dipercaya.”

Lihat babnya

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Lihatlah, Aku membuat semuanya baru!” Kemudian Ia berkata, “Tuliskanlah ini, sebab semua perkataan ini benar dan dapat dipercaya.”

Lihat babnya

Alkitab Gratis untuk Semua

Dan Dia yang duduk di atas takhta berkata, “Aku akan membuat segala sesuatunya menjadi baru!” Kata-Nya kepadaku, “Tuliskanlah semua ini, sebab segala perkataan ini adalah benar dan dapat dipercaya.”

Lihat babnya
Terjemahan lainnya



Wahyu 21:5
14 Referensi Silang  

Sekarang yang Kuramalkan sudah menjadi kenyataan; Aku mau memberitahukan hal-hal yang baru; sebelum itu terjadi, sudah Kukatakan kepadamu.”


Perhatikanlah, Aku membuat sesuatu yang baru; sekarang sudah mulai, tidakkah kaulihat? Aku akan membuat jalan di padang gurun, dan sungai-sungai di padang belantara.


Anggur yang baru harus dituang ke dalam kantong yang baru juga.


Orang yang sudah bersatu dengan Kristus, menjadi manusia baru sama sekali. Yang lama sudah tidak ada lagi -- semuanya sudah menjadi baru.


Perkataan “sekali lagi” menunjukkan bahwa seluruh dunia yang sudah diciptakan akan digoncangkan dan disingkirkan, supaya yang tertinggal hanyalah yang tidak dapat bergoncang.


Suara itu berkata, “Tulislah apa yang kaulihat, dan kirimkanlah buku itu kepada tujuh jemaat yang berikut: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”


Sebab itu, tulislah hal-hal yang kaulihat, yaitu hal-hal yang ada sekarang ini, dan hal-hal yang akan terjadi nanti.


Lalu malaikat itu berkata kepada saya, “Tulislah ini: ‘Berbahagialah orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba itu.’ ” Kemudian malaikat itu menambah pula, “Inilah berita benar dari Allah.”


Setelah itu saya melihat sebuah takhta putih yang besar dan Dia yang duduk di atasnya. Langit dan bumi lenyap dari hadapan-Nya, sehingga tidak kelihatan lagi.


Dan kalau orang mengurangi sesuatu dari kata-kata nubuat ini, maka Allah juga akan mengurangi bagiannya yang dilukiskan dalam buku ini -- yaitu bagian dari pohon kehidupan dan dari kota suci itu.


Lalu malaikat itu berkata kepada saya, “Perkataan-perkataan ini benar dan dapat dipercayai. Tuhan Allah yang memberikan Roh-Nya kepada nabi-nabi, sudah mengutus malaikat-Nya untuk menunjukkan kepada hamba-hamba-Nya apa yang segera harus terjadi.”


Langsung saja saya dikuasai Roh Allah. Lalu saya melihat di surga ada sebuah takhta, dan ada seseorang duduk di takhta itu.


Keempat makhluk itu menyanyikan lagu-lagu pujian, hormat dan syukur kepada Dia yang duduk di takhta itu, yaitu Dia yang hidup untuk selama-lamanya. Dan pada waktu makhluk-makhluk itu menyanyi,


Kemudian saya melihat sebuah gulungan buku di tangan Dia yang duduk di takhta itu. Buku itu penuh dengan tulisan pada sebelah-menyebelahnya dan dimeteraikan dengan tujuh buah segel.