Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 1:11 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Suara itu berkata, “Tulislah apa yang kaulihat, dan kirimkanlah buku itu kepada tujuh jemaat yang berikut: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

11 kata-Nya, “Akulah A dan Z, Yang Pertama dan Yang Penghabisan!” Kemudian saya mendengar Dia berkata, “Tuliskanlah segala sesuatu yang kaulihat, lalu kirimkan suratmu itu kepada ketujuh jemaat di Turki: jemaat di Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 katanya, "Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 katanya: ”Apa yang engkau lihat, tuliskanlah di dalam sebuah kitab dan kirimkanlah kepada ketujuh jemaat ini: ke Efesus, ke Smirna, ke Pergamus, ke Tiatira, ke Sardis, ke Filadelfia dan ke Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Suara itu berkata, “Tuliskanlah semua hal yang akan diperlihatkan kepadamu, lalu kirimkanlah kepada ketujuh jemaat di provinsi Asia, yaitu di kota Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Suara itu berkata, “Tuliskanlah semua yang kamu lihat ke dalam kitab dan kirimkanlah kitab itu kepada ketujuh gereja ini: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia dan Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 Katanya kepadaku, “Tuliskanlah dan susunlah menjadi sebuah buku segala hal yang kamu lihat dan kirimkanlah kepada tujuh jemaat yang ada di Efesus, Smirna, Pergamum, Tiatira, Sardis, Filadelfia, dan Laodikia.”

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 1:11
37 Referensi Silang  

Allah menyuruh saya mencatat kejahatan umat-Nya dalam sebuah buku sebagai peringatan untuk selama-lamanya.


berkata kepadaku, “Tulislah dalam sebuah buku semua yang telah Kukatakan kepadamu.


Tuhan menjawab aku begini, “Ukirlah dengan jelas pada kepingan tanah liat, apa yang Kunyatakan kepadamu, supaya dapat dibaca dengan mudah.


Seorang dari antara mereka adalah pedagang kain ungu, namanya Lidia dan berasal dari Tiatira. Ia mengasihi Allah, maka Tuhan menggerakkan hatinya supaya ia menerima apa yang Paulus ajarkan kepadanya.


Sementara itu, datanglah ke Efesus seorang Yahudi kelahiran Aleksandria, namanya Apolos. Ia pandai berbicara dan sangat faham tentang isi Alkitab,


Dari Miletus Paulus mengirim berita ke Efesus untuk minta para pemimpin jemaat di sana datang berjumpa dengan dia.


Kalau itu hanya dari segi manusia saja, apa untungnya bagi saya untuk berjuang seolah-olah melawan binatang-binatang buas di kota ini, di Efesus? Kalau memang orang mati tidak dihidupkan kembali, nah, lebih baik kita ikuti peribahasa ini: “Mari kita makan minum dan bersenang-senang, sebab besok kita toh akan mati.”


Sementara itu saya akan tinggal di kota ini, di Efesus, sampai hari Pentakosta.


Umat Allah di Efesus, yang setia kepada Kristus Yesus!


Sekarang tulislah nyanyian ini dan ajarkanlah kepada bangsa Israel sebagai kesaksian terhadap mereka.


Saya ingin kalian mengetahui bagaimana hebatnya saya berjuang untukmu dan untuk mereka yang di Laodikia serta semua yang tidak mengenal saya secara pribadi.


Saya ingin supaya engkau tetap tinggal di Efesus seperti sudah saya tekankan kepadamu pada waktu saya pergi ke Makedonia. Sebab, di Efesus ada beberapa orang yang menyebarkan ajaran yang tidak benar, dan engkau harus menghentikan mereka.


Ketika saya melihat-Nya, saya tersungkur di depan-Nya seperti orang mati. Tetapi Ia meletakkan tangan kanan-Nya pada saya lalu berkata, “Jangan takut! Akulah yang pertama dan yang terakhir.


Sebab itu, tulislah hal-hal yang kaulihat, yaitu hal-hal yang ada sekarang ini, dan hal-hal yang akan terjadi nanti.


Maka Yohanes pun menceritakan semua yang dilihatnya itu; dan inilah laporannya mengenai pesan dari Allah yang dikuatkan oleh Yesus Kristus melalui kesaksian-Nya.


Inilah rahasia dari tujuh bintang yang kaulihat di tangan kanan-Ku, dan dari tujuh kaki lampu emas itu: Tujuh bintang itu ialah para malaikat ketujuh jemaat, dan tujuh kaki lampu itu adalah ketujuh jemaat itu.”


Saudara-saudara yang ada di ketujuh jemaat di daerah Asia! Saya, Yohanes, mengharap kalian dianugerahi berkat dan sejahtera dari Allah -- yakni Dia yang ada, yang sudah ada, dan yang ada seterusnya -- dan juga dari ketujuh roh yang ada di depan takhta Allah,


“Akulah yang pertama dan yang terakhir,” kata Tuhan Allah, yang ada, yang sudah ada, dan yang ada seterusnya, Yang Mahakuasa.


Begitu ketujuh guntur itu bersuara, saya mau mencatatnya, tetapi saya mendengar suara dari surga berkata, “Rahasiakanlah apa yang dikatakan oleh tujuh guntur itu; jangan mencatatnya!”


Lalu saya mendengar suara dari surga berkata, “Tulislah ini: Mulai sekarang, berbahagialah orang-orang yang mati selagi melayani Tuhan!” “Benar!” jawab Roh Allah. “Mereka akan berhenti bekerja keras, karena hasil pelayanan mereka selalu akan menyertai mereka.”


Lalu malaikat itu berkata kepada saya, “Tulislah ini: ‘Berbahagialah orang yang diundang ke pesta pernikahan Anak Domba itu.’ ” Kemudian malaikat itu menambah pula, “Inilah berita benar dari Allah.”


“Kepada malaikat jemaat di Efesus, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang memegang ketujuh bintang pada tangan kanan-Nya, dan berjalan di antara ketujuh kaki lampu emas itu.


“Kepada malaikat jemaat di Pergamus, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang memegang pedang tajam yang bermata dua.


“Kepada malaikat jemaat di Tiatira, tulislah begini: Inilah pesan dari Anak Allah, yang mata-Nya bernyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya berpijar seperti tembaga dibakar.


Tetapi kalian yang lain-lainnya di Tiatira tidak mengikuti ajaran yang jahat itu, dan tidak mempelajari ilmu-ilmu Iblis. Aku berkata bahwa Aku tidak akan menambahkan kepadamu beban yang memberatkan.


“Kepada malaikat jemaat di Smirna, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang pertama dan yang terakhir -- yang sudah mati dan hidup kembali.


Lalu Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Sekarang Aku membuat semuanya baru!” Ia berkata juga kepada saya, “Tulislah ini, sebab perkataan-perkataan ini benar dan dapat dipercayai.”


Lalu ia berkata lagi, “Janganlah merahasiakan kata-kata nubuat dalam buku ini, sebab sudah dekat waktunya semuanya ini akan terjadi.


“Aku, Yesus, sudah mengirim malaikat-Ku kepada kalian supaya ia memberitahukan hal-hal ini untuk kepentingan jemaat-jemaat. Aku ini keturunan Daud; Akulah bintang timur yang terang itu.”


“Kepada malaikat jemaat di Sardis, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang mempunyai ketujuh roh dari Allah dan ketujuh bintang itu. Aku tahu apa yang kalian lakukan. Katanya kalian hidup, padahal kalian mati!


“Kepada malaikat jemaat di Laodikia, tulislah begini: Inilah pesan dari Sang Amin, Saksi yang setia dan benar, sumber segala sesuatu yang diciptakan oleh Allah.


Tetapi di tengah-tengah kalian di Sardis masih ada orang yang menjaga supaya pakaiannya tetap bersih. Mereka itu akan berjalan bersama-sama Aku dengan berpakaian putih, sebab mereka layak untuk itu.


“Kepada malaikat jemaat di Filadelfia, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang suci dan sejati. Dialah pemegang kunci yang dimiliki Daud; kalau Ia membuka, tidak seorang pun dapat menutupnya, dan kalau Ia menutup, tidak seorang pun dapat membukanya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan