Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 21:38 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

38 Tetapi ketika para petani itu melihat anak pemilik kebun itu, mereka saling berbicara, ‘Ia adalah anak pemilik kebun anggur ini dan akan mewarisi kebun anggurnya. Jika kita membunuhnya, kebun anggur ini akan menjadi milik kita.’

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

38 “Tetapi, ketika para penggarap itu melihat anak itu datang, mereka berkata di antara mereka sendiri. ‘Ia akan mewarisi kebun ini! Mari kita bunuh dia supaya kebun ini menjadi milik kita sendiri!’

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

38 Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Inilah ahli warisnya, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

38 Tetapi ketika penggarap-penggarap kebun itu melihat anak tuan tanah itu, mereka berkata satu sama lain, ‘Nah, ini dia, ahli warisnya. Mari kita bunuh dia, supaya kita mendapat warisannya!’

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

38 Tetapi ketika penggarap-penggarap itu melihat anaknya itu, mereka berkata seorang kepada yang lain: Ia adalah ahli waris, mari kita bunuh dia, supaya warisannya menjadi milik kita.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

38 “Tetapi waktu melihat anak itu datang, mereka berkata satu sama lain, ‘Lihat! Yang datang ini adalah anaknya! Nanti dialah yang akan menjadi pemilik kebun ini kalau ayahnya sudah meninggal. Mari kita bunuh dia, supaya kebun ini menjadi milik kita.’

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

38 Tetapi ketika para penyewa kebun itu melihat sang anak, berkatalah mereka kepada sesamanya, ‘Ini anak si pemilik datang. Ayo, mari bunuh dia, dan kita akan mendapatkan kebun ini sebagai milik kita!’

Lihat babnya Menyalin




Matius 21:38
16 Referensi Silang  

Ketika tibalah musim panen, ia mengutus para pembantunya kepada para petani untuk mengambil bagiannya.


Akhirnya pemilik kebun anggur itu memutuskan untuk mengutus anaknya sendiri. Ia berkata, ‘Para petani itu pasti akan menghormati anakku.’


Jadi, para petani menangkap anak itu, melemparinya ke luar kebun anggur dan membunuhnya.


Tetapi ketika para petani itu melihat anak itu, mereka bilang, ‘Inilah anak pemilik kebun ini. Kebun anggur ini akan jadi miliknya. Jika kita membunuh dia, kebun ini akan menjadi milik kita.’


Dan sekarang, pada hari-hari terakhir ini, Allah berbicara kepada kita melalui Anak-Nya. Allah menciptakan seluruh dunia melalui Anak-Nya. Dan Ia memilih Anak-Nya menjadi ahli waris atas segala sesuatu.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan