Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 6:41 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

41 “Mengapa kamu melihat serbuk kayu yang ada di mata temanmu, tetapi kamu tidak melihat balok kayu di matamu sendiri?

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

41 “Mengapa kalian peduli akan selumbar dalam mata saudara kalian, sedangkan dalam mata sendiri terdapat balok?

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

41 Mengapa engkau melihat serpihan kayu di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

41 Mengapa kalian melihat secuil kayu dalam mata saudaramu, sedangkan balok yang di matamu sendiri tidak kalian perhatikan?

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

41 Mengapakah engkau melihat selumbar di dalam mata saudaramu, sedangkan balok di dalam matamu sendiri tidak engkau ketahui?

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

41-42 “Jangan menyalahkan orang lain karena kesalahan kecil. Kalau kamu melakukan itu, kamu seolah melihat kuman di seberang lautan, tetapi gajah di pelupuk matamu tidak kamu lihat. Dengan sombong kamu ingin memperbaiki kesalahan kecil orang lain tanpa menyadari kesalahanmu sendiri yang lebih besar. Hai orang munafik! Bereskanlah dahulu kesalahanmu sendiri, sesudah itu barulah kamu bisa melihat dengan jelas dan memperbaiki kesalahan saudaramu.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

41 Mengapa kalian kuatir dengan serbuk kayu yang ada di mata saudaramu, ketika kalian bahkan tidak menyadari balok kayu yang ada di matamu sendiri?

Lihat babnya Menyalin




Lukas 6:41
18 Referensi Silang  

“Jangan menghakimi orang lain, dan kamu juga tidak akan dihakimi.


Pengikut-Nya juga mempunyai sedikit ikan kecil. Yesus mengucapkan syukur atas ikan itu dan menyuruh pengikut-Nya untuk membagikan ikan itu kepada orang-orang.


Murid tidak akan melebihi dari gurunya. Tetapi jika mereka diajar dengan baik, mereka akan menjadi seperti gurunya.”


Bagaimana mungkin kamu berkata kepada temanmu, ‘Biarlah aku mengeluarkan serbuk kayu dari matamu’? Tidak dapatkah kamu lihat balok kayu di matamu sendiri? Kamu adalah orang munafik! Pertama, keluarkanlah dulu balok kayu itu dari matamu. Kemudian kamu akan melihat dengan jelas untuk mengeluarkan serbuk kayu dari mata temanmu.”


Para pemimpin Yahudi terus mempertanyakan hal itu pada Yesus, sehingga Yesus berdiri dan berkata, “Siapa pun di antara kamu yang tidak berdosa, biarlah ia yang pertama melempar perempuan ini dengan batu.”


Karena itu, apakah kamu pikir kamu boleh mengecam orang lain? Kamu salah. Kamu tidak mempunyai alasan untuk apa yang kamu perbuat. Kamu menuduh orang lain atas kesalahan mereka, tetapi kamu melakukan hal yang sama. Jadi, ketika kamu menghakimi mereka, sebenarnya kamu menuduh dirimu sendiri.


dan tidak melakukan apa-apa setelah kamu melihat. Kamu segera pergi dan lupa betapa buruknya penampilanmu.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan