Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Yohanes 3:19 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

19-20 Dengan begitu, kita tahu bahwa kita hidup sesuai ajaran benar dari Allah. Dan ketika hati kita membuat kita merasa bersalah, kita masih bisa memiliki kedamaian di hadapan Allah, karena Allah lebih besar daripada hati kita. Ia mengetahui segala sesuatu yang ada di dalam hati kita.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

19 Dengan demikian kita akan mengetahui dari perbuatan kita bahwa kita di pihak kebenaran dan akan bisa berdiri di hadapan Tuhan dengan hati nurani yang baik.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

19 Demikianlah kita ketahui bahwa kita berasal dari kebenaran dan boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

19 Demikianlah caranya kita mengetahui bahwa kita tergolong anak-anak Allah yang benar, dan hati kita dapat tenang di hadapan Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

19 Demikianlah kita ketahui, bahwa kita berasal dari kebenaran. Demikian pula kita boleh menenangkan hati kita di hadapan Allah,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

19-20 Bila kita mengasihi sesama, yakinlah bahwa hidup kita sudah sesuai dengan ajaran benar dari Allah. Hal itu akan menolong kita waktu kita datang kepada Allah dalam doa. Kadang-kadang kita tidak berani berdoa karena merasa bersalah. Tetapi kalau kita mengasihi sesama, kita boleh menenangkan hati dengan kesadaran bahwa Allah lebih besar daripada rasa bersalah kita, dan Dia mengetahui segala sesuatu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

19 Beginilah cara kita mengetahui bahwa kita adalah milik kebenaran, dan bagaimana kita akan menenangkan pikiran di hadapan Allah

Lihat babnya Menyalin




1 Yohanes 3:19
15 Referensi Silang  

Jika kamu saling mengasihi, maka semua orang akan tahu bahwa kamu adalah pengikut-Ku.”


Pilatus berkata, “Jadi, Engkau adalah Raja.” Yesus menjawab, “Kamulah yang bilang bahwa Aku adalah Raja. Aku lahir dan datang ke dunia ini untuk suatu tujuan, yaitu untuk memberi kesaksian tentang kebenaran kepada semua orang. Dan setiap orang yang berasal dari kebenaran akan mendengarkan suara-Ku.”


Abraham yakin sepenuhnya bahwa Allah sanggup melakukan apa yang telah Ia janjikan.


Sebab aku yakin bahwa bukan kematian ataupun kehidupan, bukan malaikat-malaikat ataupun roh-roh yang memerintah, bukan sekarang ataupun nanti, atau kuasa apa pun,


Dan aku menderita karena menyampaikan Kabar Baik. Tetapi aku tidak malu karena aku mengenal Dia yang aku percaya. Dan aku yakin Ia mampu menjaga apa yang telah Ia percayakan kepadaku sampai pada hari kedatangan-Nya.


Dengan percikan darah Kristus, hati kita sudah dibebaskan dari perasaan bersalah dan tubuh kita dibersihkan dengan air yang murni. Oleh karena itu, marilah kita mendekati Allah dengan hati yang tulus dan keyakinan penuh karena iman kita dalam Kristus.


Semua orang besar ini terus hidup dalam iman hingga mereka mati. Mereka tidak menerima apa yang Allah janjikan kepada umat-Nya. Tetapi mereka senang melihat janji-janji itu akan datang di kemudian hari. Mereka tahu bahwa mereka hanyalah orang asing dan pendatang di bumi ini.


Jika kita berkata bahwa kita tidak berdosa, maka kita menipu diri kita sendiri dan kita menolak kebenaran.


Aku menulis surat ini bukan karena kamu tidak tahu kebenaran. Tidak, kamu tahu kebenaran. Karena itu, kamu mengerti bahwa tidak ada kebohongan yang berasal dari kebenaran.


Kita tahu bahwa kita sudah meninggalkan kematian dan masuk ke dalam kehidupan karena kita mengasihi saudara-saudari kita. Orang yang tidak mengasihi masih tetap mati secara rohani.


Saudara-saudariku yang terkasih, kalau kita tidak merasakan bahwa kita berbuat salah, kita tidak perlu takut untuk datang kepada Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan