Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




1 Timotius 1:5 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

5 Tujuan nasihatku ini adalah untuk memperkenalkan kasih. Kasih yang keluar dari hati yang tulus, nurani yang bersih dan keyakinan yang sungguh-sungguh kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

5 Tujuan nasihatku itu adalah agar semua orang percaya akan dipenuhi dengan kasih yang datang dari hati yang murni, hati nurani yang baik, dan iman yang bebas dari kemunafikan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Tujuan nasihat saya itu adalah supaya orang dapat memiliki hati yang murni dan hati nurani yang suci, serta sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, dan dengan demikian mereka dapat mengasihi sesamanya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Tujuan utama dari tugasmu itu adalah supaya jemaat sungguh-sungguh saling mengasihi. Kasih sejati hanya bisa terjadi bila hati kita dibersihkan oleh Allah dan kita berusaha menjaga hati nurani kita tetap tulus, serta sungguh-sungguh percaya kepada ajaran benar tanpa berpura-pura.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

5 Alasan mengapa saya bersikeras ini adalah agar kita dapat memiliki cinta yang datang dari hati yang murni, dari hati nurani yang bersih dan kepercayaan yang tulus kepada Allah.

Lihat babnya Menyalin




1 Timotius 1:5
43 Referensi Silang  

Orang yang baik menyimpan hal-hal yang baik di dalam hatinya, karena itulah ia ucapkan hal-hal yang baik. Sebaliknya, orang jahat memiliki hati yang dipenuhi dengan kejahatan, karena itulah ia ucapkan hal-hal yang jahat.


Betapa bahagianya orang yang mempunyai hati yang murni, karena mereka akan melihat Allah.


Bagi Allah, mereka tidak ada bedanya dengan kita. Ketika mereka percaya, Allah menyucikan hati mereka.


Paulus menatapi anggota Mahkamah Agama itu dan berkata, “Saudara-saudaraku, aku sudah menjalani hidupku dengan hati nurani yang bersih di hadapan Allah hingga sekarang.”


Itulah sebabnya, aku selalu berjuang melakukan yang terbaik untuk menjaga agar hati nuraniku tetap bersih di hadapan Allah dan manusia.


Benar, mereka tidak mengerti bahwa tujuan hukum Taurat adalah Kristus. Karena itu setiap orang yang beriman kepada-Nya dibenarkan dengan Allah.


Biarlah kasihmu itu nyata. Bencilah apa yang jahat dan lakukanlah apa yang baik.


Tetapi jika kamu menyakiti saudara-saudarimu karena makanan yang kamu makan, itu berarti kamu tidak mengikuti jalannya kasih. Kristus telah mati untuk mereka. Jadi, janganlah hancurkan iman mereka dengan makanan yang mereka anggap haram.


Aku berbicara dengan benar sebagai seorang milik Kristus, aku tidak berbohong. Hati nuraniku juga turut bersaksi sesuai dengan Roh Kudus.


Meskipun aku dapat berbicara dalam berbagai bahasa manusia ataupun malaikat, tetapi kalau aku tidak memiliki kasih, aku hanyalah gong yang berisik atau lonceng yang gemerincing.


Inilah yang kami banggakan, dan aku dapat mengatakan dengan segenap hatiku bahwa ini benar: dalam segala hal yang kami lakukan di dunia ini, Allah telah membantu kami melakukannya dengan penuh kejujuran. Dan ini sungguh benar terutama dalam hubungannya dengan kalian. Kami melakukan ini bukan dengan hikmat manusia, melainkan dengan anugerah Allah.


Tetapi buah yang dihasilkan Roh adalah kasih, sukacita, damai, kesabaran, kemurahan, kebaikan, kesetiaan,


Sebagai milik Yesus Kristus, disunat atau tidak disunat tidaklah penting. Yang terpenting adalah iman yang dinyatakan melalui kasih.


Timotius, anakku, tugas ini aku percayakan kepadamu sesuai dengan apa yang telah dinubuatkan tentang kamu. Ingatlah nubuat-nubuat itu dan berjuanglah dengan baik dalam peperangan ini untuk apa yang baik.


Untuk itu, kamu harus memegang teguh imanmu dan mempunyai hati nurani yang baik. Janganlah seperti beberapa orang yang tidak percaya kepada Kristus lagi.


Mereka harus menaati iman sejati yang Allah beritakan kepada kita dan selalu melakukan apa yang mereka tahu adalah benar.


Dalam doa-doaku, siang dan malam, aku selalu mengingat kamu dan bersyukur kepada Allah untukmu. Ia adalah Allah yang leluhurku layani, dan aku selalu melayani-Nya dengan hati nurani yang bersih.


Aku juga teringat akan imanmu yang tulus. Iman itu pertama-tama dimiliki oleh nenekmu Lois dan ibumu Eunike. Dan sekarang aku yakin kamu juga memilikinya.


Tetapi jauhkanlah dirimu dari hal-hal buruk yang ingin diperbuat oleh orang muda seperti kamu. Berusahalah selalu untuk hidup dalam kebenaran, kesetiaan, kasih dan kedamaian bersama dengan orang lain yang percaya kepada Tuhan dengan hati yang tulus.


Untuk orang-orang yang pikirannya murni, segala sesuatu adalah suci. Tetapi untuk orang-orang jahat dan yang tidak percaya kepada Allah, tidak ada satu pun yang suci, karena pikiran dan hati nurani mereka telah menjadi jahat.


Dengan percikan darah Kristus, hati kita sudah dibebaskan dari perasaan bersalah dan tubuh kita dibersihkan dengan air yang murni. Oleh karena itu, marilah kita mendekati Allah dengan hati yang tulus dan keyakinan penuh karena iman kita dalam Kristus.


Teruslah berdoa untuk kami. Kami merasa yakin akan apa yang kami lakukan, sebab kami selalu berusaha melakukan apa yang terbaik.


Jadi, tentu saja darah kematian Kristus dapat membuat lebih banyak lagi. Kristus mempersembahkan diri-Nya melalui Roh kekal sebagai korban yang sempurna. Darah-Nya akan membuat kita benar-benar bersih dari kejahatan yang kita lakukan. Darah-Nya juga membersihkan hati nurani kita sehingga kita dapat menyembah Allah yang hidup.


Dekatilah Allah, maka Ia juga akan mendekatimu. Kamu orang berdosa, bersihkanlah dosa dari hidupmu. Kamu berusaha mengikuti Allah dan dunia pada waktu yang bersamaan. Bersihkanlah pikiranmu.


Kamu sudah membuat dirimu bersih dengan menaati kebenaran. Sekarang, tunjukkanlah kasih yang tulus kepada saudara-saudari seimanmu. Kasihilah sesamamu dengan sepenuh hati.


Tetapi jawablah dengan lemah lembut sehubungan dengan Tuhan, menjaga hati nuranimu dengan baik di hadapan-Nya. Maka, orang-orang akan melihat cara hidupmu yang baik sebagai pengikut Kristus, dan mereka sendiri akan malu karena menjelekkan kamu.


Air bah itu seperti baptisan, yang sekarang menyelamatkan kamu. Baptisan itu bukan untuk membersihkan tubuh dari kotoran, tetapi sebagai janji pengabdian yang tulus kepada Allah. Baptisan itu menyelamatkan kamu karena Yesus Kristus dibangkitkan dari kematian.


Yang paling penting adalah kasihilah sesamamu dengan sungguh-sungguh, sebab kasih membuat kamu bersedia memaafkan banyak dosa.


dan untuk kebaktianmu tambahkan keramahan kepada saudara-saudari seimanmu; dan untuk keramahanmu tambahkan kasih.


Jadi, kita bisa melihat siapa itu anak-anak Allah dan siapa itu anak-anak Iblis. Inilah mereka yang bukan anak-anak Allah: mereka yang tidak melakukan apa yang benar dan mereka yang tidak mengasihi saudara-saudarinya dalam keluarga Allah.


Inilah perintah Allah, yaitu supaya kita percaya kepada Anak-Nya, Yesus Kristus, dan supaya kita saling mengasihi seperti yang Ia perintahkan.


Ia suci, dan setiap orang yang mempunyai harapan ini di dalam-Nya membuat dirinya suci seperti Kristus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan