1 Timotius 1:5 - Firman Allah Yang Hidup5 Tujuan nasihatku itu adalah agar semua orang percaya akan dipenuhi dengan kasih yang datang dari hati yang murni, hati nurani yang baik, dan iman yang bebas dari kemunafikan. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 25 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini5 Tujuan nasihat saya itu adalah supaya orang dapat memiliki hati yang murni dan hati nurani yang suci, serta sungguh-sungguh percaya kepada Tuhan, dan dengan demikian mereka dapat mengasihi sesamanya. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru5 Tujuan nasihat itu ialah kasih yang timbul dari hati yang suci, dari hati nurani yang murni dan dari iman yang tulus ikhlas. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia5 Tujuan utama dari tugasmu itu adalah supaya jemaat sungguh-sungguh saling mengasihi. Kasih sejati hanya bisa terjadi bila hati kita dibersihkan oleh Allah dan kita berusaha menjaga hati nurani kita tetap tulus, serta sungguh-sungguh percaya kepada ajaran benar tanpa berpura-pura. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca5 Tujuan nasihatku ini adalah untuk memperkenalkan kasih. Kasih yang keluar dari hati yang tulus, nurani yang bersih dan keyakinan yang sungguh-sungguh kepada Allah. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua5 Alasan mengapa saya bersikeras ini adalah agar kita dapat memiliki cinta yang datang dari hati yang murni, dari hati nurani yang bersih dan kepercayaan yang tulus kepada Allah. Lihat babnya |
Pertahankanlah dengan teguh imanmu kepada Kristus dan jagalah supaya hati nuranimu selalu bersih dengan melakukan hal-hal yang benar. Karena ada orang yang tidak menaati hati nurani mereka dan dengan sengaja melakukan hal-hal yang salah. Tidak mengherankan kalau sesudah menentang Allah secara demikian, mereka kehilangan iman mereka kepada Kristus.
darah Kristus memiliki efek yang jauh lebih besar. Karena ketika Kristus, dipimpin oleh Roh Allah yang kekal, mempersembahkan diri-Nya kepada Allah, itu adalah pengorbanan yang tidak ada cacatnya. Itulah sebabnya darahnya membebaskan hati nurani kita dari beban dosa yang pada akhirnya menyebabkan kematian. Sekarang kita bebas untuk melayani Allah yang hidup.
Sekarang Saudara dapat memiliki kasih sejati terhadap setiap orang, sebab pada waktu Saudara percaya bahwa Kristus menyelamatkan Saudara, jiwa Saudara telah dibersihkan dari sifat mementingkan diri sendiri dan dari kebencian. Jadi, berusahalah supaya Saudara sungguh-sungguh saling mengasihi dengan segenap hati.
(Hal ini digambarkan kepada kita oleh baptisan, yang menunjukkan bahwa oleh kebangkitan Kristus kita telah diselamatkan dari kematian dan kebinasaan, bukan karena badan kita dicuci bersih dengan air, melainkan karena dengan dibaptis kita kembali kepada Allah dan meminta Dia untuk membersihkan hati kita dari dosa.)