Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 4:17 - Firman Allah Yang Hidup

17 Sejak saat itu, Yesus mulai berkhotbah, “Tinggalkan dosa-dosamu. Berbaliklah kepada Allah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Sejak itu Yesus mulai memberitakan, "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 Sejak waktu itu Yesus mulai mewartakan, “Bertobatlah dari dosa-dosamu, karena Allah akan segera memerintah sebagai Raja!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Sejak waktu itulah Yesus memberitakan: ”Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 Mulai hari itu, Yesus memberitakan kepada orang banyak, “Bertobatlah dari dosa-dosamu, karena tidak lama lagi Allah akan datang mendirikan kerajaan-Nya di dunia ini.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 Sejak saat itu, Yesus mulai memberitakan pesan ini kepada orang-orang, “Bertobatlah, karena Kerajaan Allah sudah dekat!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

17 Sejak saat itu Yesus mulai menyerukan pesannya, “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah tiba!”

Lihat babnya Menyalin




Matius 4:17
26 Referensi Silang  

Pergilah dan beritahukan kepada mereka bahwa Kerajaan Surga sudah dekat.


Dan sejak Yohanes Pembaptis mulai berkhotbah dan membaptiskan sampai sekarang ini, banyak orang berbondong-bondong menuju Kerajaan Surga,


Yesus menerangkan bahwa Allah telah mengizinkan mereka untuk mengerti rahasia Kerajaan Surga, sedangkan orang lain tidak.


Perumpamaan lain yang diceritakan oleh Yesus ialah: “Kerajaan Surga itu seperti seorang petani yang menabur benih yang baik di ladangnya.


“Kerajaan Surga juga dapat diumpamakan dengan seorang nelayan yang melemparkan jalanya ke dalam air. Ketika jala itu sudah penuh, ditariknya ke tepi pantai, lalu ia duduk untuk memilih ikan-ikan yang telah diperolehnya. Yang dapat dimakan dimasukkannya ke dalam keranjang dan yang tidak berguna dibuangnya.


Siapa bertelinga, hendaklah ia mendengarkan!”


“Kerajaan surga dapat dilukiskan dengan perumpamaan mengenai sepuluh gadis pengiring mempelai yang membawa pelita mereka untuk pergi menyongsong mempelai laki-laki.


Inti khotbah-khotbahnya ialah, “Tinggalkan dosa-dosamu. Berbaliklah kepada Allah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.”


datanglah Kerajaan-Mu. Semoga kehendak-Mu terlaksana di bumi ini sama seperti di surga.


Kemudian Ia menambahkan, “Pergi dan pelajarilah arti ayat Kitab Suci ini, “ ‘Bukan kurban dan persembahan yang Aku ingini, melainkan Aku ingin supaya kamu berbelas kasihan.’ “Aku datang ke dunia ini bukan untuk orang-orang yang benar, melainkan untuk orang-orang yang berdosa, untuk mengajak mereka kembali kepada Allah.”


Demikian jugalah akan ada sukacita di kalangan malaikat Tuhan, bila ada satu orang berdosa yang bertobat.”


“Demikian jugalah seisi surga akan lebih bergembira karena satu orang berdosa yang kembali kepada Tuhan daripada karena sembilan puluh sembilan orang yang tidak pernah meninggalkan jalan yang benar!


dan berita keselamatan, yaitu bahwa ada keampunan dosa bagi semua orang yang berpaling kepada-Ku, harus disiarkan dari Yerusalem kepada segala bangsa.


Ketika Yesus memulai pelayanan-Nya di masyarakat umum, Ia berusia kira-kira 30 tahun. Yesus dikenal sebagai anak Yusuf; Yusuf anak Eli; Eli anak Matat; Matat anak Lewi; Lewi anak Malkhi; Malkhi anak Yanai; Yanai anak Yusuf; Yusuf anak Matica; Matica anak Amos; Amos anak Nahum; Nahum anak Hesli; Hesli anak Nagai; Nagai anak Maat; Maat anak Matica; Matica anak Simei; Simei anak Yosekh; Yosekh anak Yoda; Yoda anak Yohanan; Yohanan anak Resa; Resa anak Zerubabel; Zerubabel anak Sealtiel; Sealtiel anak Neri; Neri anak Malkhi; Malkhi anak Adi; Adi anak Kosam; Kosam anak Elmadam; Elmadam anak Er; Er anak Yesua; Yesua anak Eliezer; Eliezer anak Yorim; Yorim anak Matat; Matat anak Lewi; Lewi anak Simeon; Simeon anak Yehuda; Yehuda anak Yusuf; Yusuf anak Yonam; Yonam anak Elyakim; Elyakim anak Melea; Melea anak Mina; Mina anak Matata; Matata anak Natan; Natan anak Daud; Daud anak Isai; Isai anak Obed; Obed anak Boas; Boas anak Salmon; Salmon anak Nahason; Nahason anak Aminadab; Aminadab anak Admin; Admin anak Arni; Arni anak Hezron; Hezron anak Peres; Peres anak Yehuda; Yehuda anak Yakub; Yakub anak Ishak; Ishak anak Abraham; Abraham anak Terah; Terah anak Nahor; Nahor anak Serug; Serug anak Rehu; Rehu anak Peleg; Peleg anak Eber; Eber anak Salmon; Salmon anak Kenan; Kenan anak Arpakhsad; Arpakhsad anak Sem; Sem anak Nuh; Nuh anak Lamekh; Lamekh anak Metusalah; Metusalah anak Henokh; Henokh anak Yared; Yared anak Mahalaleel; Mahalaleel anak Kenan; Kenan anak Enos; Enos anak Set; Set anak Adam; Adam anak Allah.


Aku datang bukan untuk kepentingan orang-orang yang menganggap dirinya benar, melainkan untuk mengajak orang-orang berdosa agar mereka meninggalkan dosa.”


Lalu Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan yang sakit.


Ketika mereka mendengar hal itu, semua keberatan mereka lenyap dan mereka memuliakan Allah. “Ya,” kata mereka, “kepada orang-orang bukan Yahudi pun Allah telah memberikan kesempatan untuk bertobat kepada-Nya dan menerima hidup kekal!”


Dahulu Allah membiarkan ketidaktahuan manusia tentang hal-hal ini, tetapi sekarang Ia memerintahkan supaya orang membuang semua berhala, dan hanya menyembah Dia saja.


Petrus berkata kepada mereka, “Hendaklah Saudara sekalian masing-masing bertobat dan kembali kepada Allah serta dibaptiskan dalam nama Yesus Kristus untuk mendapat pengampunan dosa. Dengan demikian Saudara juga akan menerima karunia Roh Kudus,


Berita yang selama ini telah saya sampaikan kepada orang Yahudi maupun bukan Yahudi ialah perlunya bertobat meninggalkan dosa dan berpaling kepada Allah dengan iman kepada Tuhan kita Yesus Kristus.


Mula-mula hamba berkhotbah kepada orang-orang di Damsyik, kemudian di Yerusalem serta seluruh Yudea, dan juga kepada orang-orang bukan Yahudi, bahwa mereka semua harus meninggalkan dosa mereka dan berpaling kepada Allah, serta membuktikan pertobatan mereka dengan berbuat baik.


Sekarang ubahlah pikiran serta sikap Saudara terhadap Allah. Berpalinglah kepada-Nya, supaya Ia menghapuskan dosa Saudara serta memberikan kepada Saudara saat-saat penyegaran yang indah dari hadirat-Nya,


Janganlah kita terus-menerus mengulang ajaran dasar tentang Kristus. Sebaliknya, marilah kita berbicara tentang apa yang perlu diketahui orang Kristen yang telah dewasa dalam iman mereka. Tentu tidak perlu lagi kita membicarakan betapa pentingnya meninggalkan kehidupan lama, yang pada akhirnya mengarah pada kematian atau membicarakan keharusan beriman kepada Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan