Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 26:70 - Firman Allah Yang Hidup

70 Tetapi dengan keras Petrus menyangkal. “Aku sama sekali tidak tahu apa yang kaumaksudkan,” katanya dengan marah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

70 Tetapi ia menyangkal di depan semua orang, katanya, "Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

70 Tetapi Petrus menyangkal di hadapan mereka semuanya. “Saya tidak tahu apa maksudmu,” jawab Petrus,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

70 Tetapi ia menyangkalnya di depan semua orang, katanya: ”Aku tidak tahu, apa yang engkau maksud.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

70 Tetapi Petrus menyangkalnya di depan mereka semua dengan berkata, “Siapa dia? Saya tidak mengerti maksudmu.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

70 Tetapi Petrus bilang kepada semua orang bahwa itu tidak benar. “Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan!” katanya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

70 Tetapi Petrus menyangkali hal itu di depan banyak orang. “Aku tidak tahu apa yang kamu bicarakan,” katanya.

Lihat babnya Menyalin




Matius 26:70
17 Referensi Silang  

Salah seorang pengikut Yesus menghunus pedangnya dan memarang pelayan imam besar sehingga telinganya putus.


Tetapi semua ini terjadi untuk menggenapi apa yang dinubuatkan para nabi dalam Kitab Suci.” Pada saat itu semua murid-Nya meninggalkan Dia dan melarikan diri.


Sementara itu, Petrus mengikuti dari jauh. Ia sampai di halaman rumah imam besar, lalu masuk dan duduk bersama-sama dengan para prajurit. Ia ingin tahu apa yang akan dilakukan orang terhadap Yesus.


Sementara itu, ketika Petrus sedang duduk di halaman, seorang pelayan perempuan menghampiri dan berkata kepadanya, “Engkau bersama-sama dengan Yesus, orang Galilea itu.”


Tidak lama kemudian, di dekat pintu gerbang, seorang pelayan perempuan lain mengenali dia dan berkata kepada orang-orang yang berdiri di tempat itu, “Orang ini bersama-sama dengan Yesus dari Nazaret.”


Petrus menyangkal. “Hai perempuan,” katanya, “aku sama sekali tidak kenal kepada Orang itu!”


Waspadalah! Ingatlah, bahwa cabang-cabang itu, yaitu bangsa Yahudi, dipatahkan karena tidak percaya kepada Allah dan Saudara dicangkokkan karena percaya kepada Allah. Janganlah membanggakan diri, melainkan hendaklah merendahkan hati, berterima kasih, dan berhati-hati.


Jadi, berhati-hatilah. Kalau Saudara mengira, “Mustahil saya akan berbuat demikian”, hendaklah Saudara waspada karena Saudara juga mungkin jatuh ke dalam dosa.


Tetapi pengecut dan orang yang tidak setia kepada-Ku, orang yang bejat, pembunuh, orang cabul, tukang sihir, penyembah berhala, dan semua pendusta, akan binasa dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang. Inilah Kematian Kedua.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan