Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 17:5 - Firman Allah Yang Hidup

5 Sementara ia berkata demikian, awan yang terang turun menaungi mereka, dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sangat berkenan akan Dia. Dengarkanlah Dia!”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

5 Tiba-tiba sementara ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, "Inilah Anak-Ku yang terkasih, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Sementara Petrus masih berbicara, awan yang terang sekali meliputi mereka dan dari awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Ia menyenangkan hati-Ku. Dengarkan Dia!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Dan tiba-tiba sedang ia berkata-kata turunlah awan yang terang menaungi mereka dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata: ”Inilah Anak yang Kukasihi, kepada-Nyalah Aku berkenan, dengarkanlah Dia.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Sementara Petrus masih berbicara, tiba-tiba awan putih yang sangat terang turun dan menutupi mereka. Dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang sangat Aku kasihi. Dialah yang menyenangkan hati-Ku. Taatilah Dia.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

5 Ketika Petrus sedang berbicara, datanglah awan yang sangat terang menutupi mereka. Lalu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sungguh berkenan kepada-Nya. Dengarkanlah Dia!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

5 Sementara Petrus masih berkata-kata, ada awan terang yang membungkus mereka. Dan sebuah suara keluar dari awan itu dan berkata, “Inilah Anak-Ku yang Aku kasihi, Anak yang menyenangkan Aku. Dengarkanlah Dia.”

Lihat babnya Menyalin




Matius 17:5
38 Referensi Silang  

“Lihatlah Hamba-Ku. Pandanglah Orang Pilihan-Ku. Dia Kekasih-Ku, yang sangat berkenan di hati-Ku. Aku akan menaruh Roh-Ku ke atas-Nya. Dan Ia akan menyatakan keadilan kepada bangsa-bangsa.


Mendengar itu para murid jatuh tersungkur. Mereka sangat ketakutan.


Lalu terdengarlah suara dari langit yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Ia menyenangkan hati-Ku.”


Suatu suara dari langit berkata, “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi; Engkaulah menyenangkan hati-Ku.”


Tetapi sementara Petrus mengucapkan kata-kata itu, awan menaungi mereka serta menutupi matahari, dan dari dalam awan itu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Dengarkanlah Dia.”


dan Roh Kudus turun ke atas-Nya dalam rupa seekor burung merpati. Dari langit terdengar suara berkata, “Engkaulah Anak-Ku yang Kukasihi, Engkaulah menyenangkan hati-Ku.”


Karena Allah sangat mengasihi isi dunia ini, sehingga diberikan-Nya Anak-Nya yang tunggal, supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya, tidak akan binasa, melainkan beroleh hidup yang kekal.


Allah Bapa mengasihi Anak-Nya, dan Allah telah memberikan kepada-Nya segala sesuatu yang ada.


Dan Bapa sendiri juga bersaksi tentang Aku, walaupun Ia tidak menampakkan diri atau berkata-kata kepada kalian secara langsung.


Tidak lama sesudah itu Ia naik ke langit dan menghilang ke dalam awan diikuti oleh pandangan mereka.


“Musa sendiri berkata kepada bangsa Israel, ‘Dari antara saudara-saudaramu Allah akan membangkitkan seorang Nabi seperti aku.’


Segala puji bagi Allah atas kebaikan dan karunia-Nya yang dilimpahkan-Nya kepada kita, karena kita adalah milik Anak yang dikasihi-Nya.


Ia telah membebaskan kita dari kegelapan kerajaan Iblis serta membawa kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang dikasihi-Nya,


Sesudah membuktikan bahwa Ia sempurna dalam pengalaman ini, Yesus menjadi sumber keselamatan abadi bagi semua orang yang taat kepada-Nya,


Lihatlah! Ia datang dengan dikelilingi awan, dan setiap mata akan melihat Dia— ya, juga orang-orang yang telah menikam Dia. Dan pada waktu Ia datang, bangsa-bangsa akan meratap dalam kesedihan dan ketakutan. Ya, jadilah demikian! Amin!


Kemudian terjadilah perubahan dalam penglihatan itu: Saya melihat awan putih dan di atasnya duduk Seseorang yang serupa dengan manusia. Pada kepala-Nya terdapat sebuah mahkota emas murni dan tangan-Nya sebilah sabit yang tajam.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan