Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 15:11 - Firman Allah Yang Hidup

11 Bukan apa yang masuk ke mulut orang membuatnya najis di mata Allah, melainkan apa yang keluar dari mulutnya, itulah yang membuatnya najis.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 "Dengar dan perhatikanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Yang masuk ke mulut tidak membuat orang itu najis; hanya yang keluar dari mulutnya, itulah yang menjadikan dia najis.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 ”Dengar dan camkanlah: bukan yang masuk ke dalam mulut yang menajiskan orang, melainkan yang keluar dari mulut, itulah yang menajiskan orang.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Apa pun yang kita masukkan ke dalam mulut tidak membuat kita najis di mata Allah. Tetapi apa yang keluar dari mulut kita, itulah yang menentukan najis atau tidaknya kita di mata Allah.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Apa yang kamu masukkan ke dalam mulutmu bukanlah yang membuat Allah menolakmu. Tetapi kata-kata jahat yang keluar dari mulutlah yang membuat kamu tidak menyenangkan Dia.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 bukan apa yang masuk ke dalam diri kamu melalui mulut yang menajiskan kamu. Apa yang keluar dari mulutmu itulah yang menajiskanmu.”

Lihat babnya Menyalin




Matius 15:11
26 Referensi Silang  

Kemudian Yesus berseru kepada orang banyak itu dan berkata, “Dengarkan dan camkanlah apa yang Aku katakan:


Kemudian para murid datang dan berkata kepada-Nya, “Ucapan Guru telah menyinggung hati orang-orang Farisi.”


“Yang menajiskan orang bukanlah yang masuk dari luar, melainkan yang keluar dari dalam.”


Berdasarkan ajaran Tuhan Yesus, saya yakin bahwa tidak ada yang najis dengan sendirinya. Tetapi, kalau seseorang menganggap sesuatu najis, janganlah ia makannya, karena bagi dia hal itu najis.


Sebab bagaimanapun juga, yang penting bagi kita orang Kristen bukanlah soal makanan atau minuman, melainkan soal membangkitkan kebaikan, perdamaian, dan sukacita yang datangnya dari Roh Kudus.


Janganlah merusakkan pekerjaan Allah karena sekerat daging. Ingatlah, bahwa bukan makanan itu yang salah, melainkan kitalah yang bersalah, bila dengan memakannya kita menjatuhkan orang lain.


Mereka akan melarang menikah dan makan makanan tertentu. Namun Allah menciptakan segalanya supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya dan mengetahui kebenaran, dengan bersyukur menerima hal-hal ini dari-Nya.


Bagi mereka yang murni, semuanya murni. Namun tidak ada yang murni bagi mereka yang di dalam pikiran mereka maupun di hati nurani mereka dikotori oleh dosa dan yang tidak ingin percaya.


Janganlah Saudara tertarik akan ajaran-ajaran baru yang aneh. Kekuatan rohani Saudara berasal dari kasih karunia Allah, bukan dari peraturan ibadat tentang makan makanan tertentu—suatu cara yang tidak mendatangkan faedah apa pun kepada mereka yang telah mencobanya.


Mereka membanggakan perbuatan-perbuatan dosa mereka dan dengan menggunakan hawa nafsu sebagai umpan, mereka menyesatkan kembali orang-orang yang baru saja terlepas dari dosa semacam itu.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan