Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 17:5 - Firman Allah Yang Hidup

5 Pada suatu hari para rasul berkata kepada Tuhan, “Perkuat iman kami!”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

5 Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan, "Tambahkanlah iman kami!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

5 Para rasul berkata kepada Tuhan Yesus, “Tuhan, kuatkanlah iman kami.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

5 Lalu kata rasul-rasul itu kepada Tuhan: ”Tambahkanlah iman kami!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

5 Lalu kedua belas rasul itu berkata kepada Tuhan, “Tolonglah kami supaya bisa lebih percaya lagi kepada Allah.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

5 Rasul-rasul berkata kepada Tuhan, “Tambahkanlah iman kami!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

5 Para rasul itu berkata kepada Tuhan, “Tolong agar kami bisa lebih percaya lagi kepada-Mu!”

Lihat babnya Menyalin




Lukas 17:5
9 Referensi Silang  

Para rasul telah kembali dari perjalanan mereka dan menceritakan kepada Yesus semua yang telah mereka kerjakan dan ajarkan kepada orang-orang yang mereka kunjungi.


Segera ayah anak itu menjawab, “Saya mempunyai iman, tetapi tolonglah agar saya mempunyai iman yang lebih besar!”


Ketika Tuhan Yesus melihat dia, Ia merasa kasihan kepadanya. “Jangan menangis!” kata-Nya.


ia mengutus dua orang muridnya untuk bertanya kepada Yesus, “Benarkah Engkau Mesias? Atau apakah kami masih harus menantikan Dia?”


sebab saya dapat melakukan segala kehendak Allah dengan pertolongan Kristus, yang memberi saya kekuatan dan kuasa.


Saudara sekalian yang saya kasihi, kami patut mengucap syukur kepada Allah karena Saudara—bahkan kami wajib berbuat demikian, karena iman Saudara tumbuh dengan sangat mengherankan, dan kasih Saudara seorang kepada yang lain makin besar.


Arahkanlah pandangan Saudara kepada Yesus, cikal bakal iman yang mendahului kita ke tujuan. Ia telah rela mengalami kematian yang hina di kayu salib, karena Ia tahu bahwa kelak akan ada sukacita bagi-Nya; dan sekarang Ia duduk di tempat kemuliaan di sebelah kanan takhta Allah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan