Lukas 16:7 - Firman Allah Yang Hidup7 “ ‘Dan utang Saudara berapa?’ tanyanya kepada orang berikutnya. ‘25 ton beras,’ jawabnya. Bendahara itu berkata, ‘Ambillah surat utang Saudara ini dan gantilah dengan surat utang untuk 20 ton!’ Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 27 Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Berapakah utangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Terimalah surat utangmu, dan tulislah: Delapan puluh pikul. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini7 Kemudian ia berkata kepada orang yang kedua, ‘Dan Saudara, berapa utang Saudara?’ Orang itu menjawab, ‘Seribu karung gandum.’ Pegawai keuangan itu berkata kepadanya, ‘Ini surat utangmu. Tulislah: delapan ratus.’ Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru7 Kemudian ia berkata kepada yang kedua: Dan berapakah hutangmu? Jawab orang itu: Seratus pikul gandum. Katanya kepada orang itu: Inilah surat hutangmu, buatlah surat hutang lain: Delapan puluh pikul. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia7 “Kepada orang berikutnya, bendahara itu bertanya, ‘Berapa utangmu?’ “Jawab orang itu, ‘Seribu keranjang gandum.’ “Katanya kepada orang itu, ‘Sobat, ini surat utangmu. Tulislah di situ menjadi delapan ratus saja!’ Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca7 Kemudian manajer itu bertanya kepada orang lain, ‘Berapa utangmu kepada majikanku?’ Orang itu menjawabnya, ‘Aku berutang 100 ikat gandum.’ Lalu manajer itu bilang kepadanya, ‘Ini surat utangmu, kamu boleh mengubahnya menjadi 80 ikat saja.’ Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua7 Lalu katanya kepada yang lain, ‘Berapa hutangmu?’ Orang itu menjawab, ‘tiga ratus sembilan puluh liter gandum.’ Kata si pengurus rumah keapdanya, ‘Ambillah tagihanmu dan gantilah menjadi tiga ratus dua belas liter.’ Lihat babnya |