Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Kolose 2:11 - Firman Allah Yang Hidup

11 Ketika Saudara datang kepada Kristus, Saudara “dikhitan,” tetapi tidak dengan prosedur badani. Kristus telah melakukan khitan rohani—memotong keinginan-keinginan dosa Saudara.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan tubuh yang berdosa,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

11 Karena bersatu dengan Kristus, kalian sudah disunat, bukan dengan sunat yang dibuat oleh manusia, melainkan dengan sunat yang dibuat oleh Kristus, yang membebaskan kalian dari kuasa tabiat yang berdosa.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

11 Dalam Dia kamu telah disunat, bukan dengan sunat yang dilakukan oleh manusia, tetapi dengan sunat Kristus, yang terdiri dari penanggalan akan tubuh yang berdosa,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

11 Karena kita bersatu dengan Kristus, maka kita semua sudah mengalami sunat yang sejati, yaitu sunat rohani dan bukan sunat badani. Arti dari sunat rohani adalah bahwa kita sudah dibebaskan dari perbudakan dosa dan keinginan-keinginan badani kita yang jahat.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

11 Ketika kamu bersatu dengan Kristus, kamu disunat dengan cara yang berbeda, bukan dengan tangan manusia. Maksudnya, kamu mengambil bagian dalam kematian Kristus, yang adalah semacam sunatan, yaitu penanggalan dari tubuh manusia-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

11 Kalian sudah “disunat” di dalam Dia, tetapi bukan dengan cara manusia. Kalian sudah dibebaskan dari sifat manusia yang berdosa dengan “sunat” yang dilakukan oleh Kristus.

Lihat babnya Menyalin




Kolose 2:11
22 Referensi Silang  

“Kami mendengar Dia berkata, ‘Aku akan merobohkan Bait Allah buatan tangan manusia ini dan dalam tiga hari Aku akan membangun yang lain, yang bukan buatan manusia!’ ”


Delapan hari kemudian, pada upacara khitan-Nya, bayi itu dinamai Yesus, yaitu nama yang diberikan oleh malaikat sejak sebelum Ia dikandung.


“Ia menciptakan dunia dan segala isinya, dan karena Ia adalah Tuhan langit dan bumi, Ia tidak tinggal dalam kuil buatan manusia;


Namun Allah tidak berdiam di dalam bangunan yang dibuat oleh tangan manusia. Tuhan berkata dengan perantaraan nabi-nabi-Nya, “ ‘Langit adalah takhta-Ku, dan bumi adalah tumpuan kaki-Ku. Rumah macam apa dapat kamu dirikan untuk-Ku? Sudikah Aku berdiam di dalamnya?


Orang Yahudi yang sejati ialah yang hatinya benar di hadapan Allah. Dan sunat yang sejati adalah pembaruan hati. Sunat itu tidak terjadi melalui ketaatan akan surat ketentuan hukum, tetapi dikerjakan oleh Roh Allah. Orang yang mengalami pembaruan itu mencari pujian dari Allah, bukan dari manusia.


Keinginan-keinginan jahat yang dahulu ada pada Saudara telah dipakukan pada salib bersama dengan Dia. Bagian Saudara yang cenderung kepada dosa itu telah dikalahkan dan dilumpuhkan, sehingga tubuh Saudara yang berdosa itu tidak lagi dikuasai oleh dosa dan tidak perlu lagi menjadi hamba dosa.


Sebab kami tahu bahwa apabila kemah yang kita diami ini sudah dibongkar, yaitu apabila kita mati dan meninggalkan tubuh ini, maka di surga akan ada tubuh baru yang indah sebagai rumah yang akan menjadi milik kita untuk selama-lamanya, yang dibuat bukan oleh tangan manusia, melainkan oleh Allah sendiri.


Pada saat seseorang menjadi orang Kristen, ia menjadi orang yang hatinya sama sekali baru. Ia tidak lagi seperti dahulu. Ia mulai menempuh hidup yang baru!


Yang hidup bukan lagi saya, melainkan Kristus yang hidup di dalam saya. Sedangkan hidup yang sekarang saya miliki dalam tubuh saya ini adalah hasil iman saya kepada Anak Allah, yang mengasihi saya dan memberikan diri-Nya sendiri bagi saya.


Mereka yang telah menjadi milik Kristus, telah menyalibkan keinginan mereka yang jahat pada salib-Nya.


maka buanglah sifat lama yang jahat itu. Janganlah ikuti hasrat Saudara yang jahat. Hawa nafsu itu akan menyesatkan Saudara dan membawa ke dalam kebinasaan.


Kitalah yang memiliki khitan sejati: kita yang dibimbing oleh Roh Allah. Dia memungkinkan kita untuk melayani Allah dengan cara yang benar. Kita orang Kristen bangga menjadi milik Yesus Kristus dan tidak mengandalkan apa yang dapat kita lakukan sendiri.


Karena itu, buanglah segala hal yang duniawi dan penuh dosa. Matikanlah segala keinginan jahat yang tersembunyi di dalam diri Saudara. Janganlah melakukan dosa percabulan, kecemaran, hawa nafsu, dan keinginan-keinginan yang memalukan. Janganlah memuja barang-barang yang mewah dalam hidup ini, karena itu berarti penyembahan berhala.


Sekarang kita memiliki sistem yang lebih baik. Kristus datang sebagai Imam Besar menurut sistem ini. Ia masuk ke dalam kemah yang sempurna dan lebih besar di dalam surga, yang bukan buatan manusia dan juga bukan bagian dari dunia ini.


Karena Kristus tidak memasuki Tempat Kudus buatan manusia, yang hanya merupakan gambaran dari yang sesungguhnya. Dia memasuki surga sendiri dan sekarang menghadap Allah untuk kepentingan kita.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan