Filipi 3:3 - Firman Allah Yang Hidup3 Kitalah yang memiliki khitan sejati: kita yang dibimbing oleh Roh Allah. Dia memungkinkan kita untuk melayani Allah dengan cara yang benar. Kita orang Kristen bangga menjadi milik Yesus Kristus dan tidak mengandalkan apa yang dapat kita lakukan sendiri. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 23 Sebab kitalah orang-orang bersunat yang beribadah oleh Roh Allah dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak mengandalkan hal-hal lahiriah. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini3 Padahal kitalah orang-orang yang sudah menerima sunat yang sejati, bukan mereka. Kita menyembah Allah dengan bimbingan Roh Allah sendiri, dan kita bersyukur karena kita hidup bersatu dengan Kristus Yesus. Kita tidak bergantung kepada upacara-upacara yang bersifat lahir. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia3 Kita sudah menerima sunat yang sejati di mata Allah, yaitu sunat hati! Buktinya kita menyembah Allah melalui Roh-Nya dan kita hanya membanggakan keselamatan pemberian Kristus Yesus. Kita tidak bergantung pada ritual sunat ataupun peraturan-peraturan jasmani yang lain. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca3 Tetapi kita adalah orang-orang yang mempunyai sunat sejati, yang menyembah Allah melalui Roh-Nya. Kita membanggakan diri sebagai milik Kristus bukan pada hal-hal lahiriah atau apa yang kita capai. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua3 Sebab kitalah yang sesungguhnya sudah disunat, menyembah dengan Roh Allah, menempatkan kepercayaan kita kepada Kristus Yesus. Kita tidak berharap kepada kemampuan manusia — Lihat babnya |
Tetapi sekarang Saudara tidak perlu khawatir tentang hukum-hukum dan upacara-upacara Yahudi, karena Saudara “mati” pada waktu Saudara berada dalam cengkeramannya. Sekarang Saudara sungguh-sungguh dapat melayani Allah, bukan dengan cara lama yang mengharuskan Saudara menaati peraturan secara otomatis, melainkan dengan cara baru, yaitu dengan segenap hati dan jiwa Saudara.