Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Filipi 3:3 - Firman Allah Yang Hidup

3 Kitalah yang memiliki khitan sejati: kita yang dibimbing oleh Roh Allah. Dia memungkinkan kita untuk melayani Allah dengan cara yang benar. Kita orang Kristen bangga menjadi milik Yesus Kristus dan tidak mengandalkan apa yang dapat kita lakukan sendiri.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Sebab kitalah orang-orang bersunat yang beribadah oleh Roh Allah dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak mengandalkan hal-hal lahiriah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Padahal kitalah orang-orang yang sudah menerima sunat yang sejati, bukan mereka. Kita menyembah Allah dengan bimbingan Roh Allah sendiri, dan kita bersyukur karena kita hidup bersatu dengan Kristus Yesus. Kita tidak bergantung kepada upacara-upacara yang bersifat lahir.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 karena kitalah orang-orang bersunat, yang beribadah oleh Roh Allah, dan bermegah dalam Kristus Yesus dan tidak menaruh percaya pada hal-hal lahiriah.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Kita sudah menerima sunat yang sejati di mata Allah, yaitu sunat hati! Buktinya kita menyembah Allah melalui Roh-Nya dan kita hanya membanggakan keselamatan pemberian Kristus Yesus. Kita tidak bergantung pada ritual sunat ataupun peraturan-peraturan jasmani yang lain.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Tetapi kita adalah orang-orang yang mempunyai sunat sejati, yang menyembah Allah melalui Roh-Nya. Kita membanggakan diri sebagai milik Kristus bukan pada hal-hal lahiriah atau apa yang kita capai.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Sebab kitalah yang sesungguhnya sudah disunat, menyembah dengan Roh Allah, menempatkan kepercayaan kita kepada Kristus Yesus. Kita tidak berharap kepada kemampuan manusia —

Lihat babnya Menyalin




Filipi 3:3
32 Referensi Silang  

Allah mengetahui betapa sering saya mendoakan Saudara. Siang malam saya mendoakan Saudara dan kebutuhan Saudara kepada Dia, yang saya layani dengan segenap jiwa raga saya dengan jalan mengabarkan Berita Kesukaan mengenai Anak-Nya kepada sekalian orang.


Oleh karena itu, saya patut bangga akan segala sesuatu yang dikerjakan Kristus dengan perantaraan saya.


Tetapi sekarang Saudara tidak perlu khawatir tentang hukum-hukum dan upacara-upacara Yahudi, karena Saudara “mati” pada waktu Saudara berada dalam cengkeramannya. Sekarang Saudara sungguh-sungguh dapat melayani Allah, bukan dengan cara lama yang mengharuskan Saudara menaati peraturan secara otomatis, melainkan dengan cara baru, yaitu dengan segenap hati dan jiwa Saudara.


Maka kita tidak usah menjadi seperti hamba yang membungkuk-bungkuk ketakutan, tetapi kita harus berlaku seperti anak Allah sendiri, yang diangkat menjadi anggota keluarga-Nya, dan memanggil Dia: “Bapa.”


atau di mana pun kita berada—jauh tinggi di langit atau di dasar samudra yang paling dalam—tidak ada sesuatu pun yang dapat memisahkan kita dari kasih Allah, yang dinyatakan oleh Tuhan Yesus Kristus ketika Ia mati bagi kita.


Jadi, apakah Allah gagal memenuhi janji-janji-Nya kepada bangsa Yahudi? Tidak! (Sebab janji-janji itu diberikan hanya kepada orang Yahudi yang sejati.) Tidak setiap orang keturunan Yahudi adalah orang Yahudi sejati.


Tetapi orang-orang itu terus-menerus mengatakan kepada Saudara betapa hebatnya mereka itu; jadi, biarlah saya juga berbuat demikian:


Kalau sekarang kita hidup oleh kuasa Roh Kudus, marilah kita mengikuti pimpinan Roh Kudus dalam setiap segi kehidupan kita.


Semoga kemurahan dan damai sejahtera Allah melimpahi Saudara sekalian yang hidup menurut asas ini dan melimpahi mereka yang menjadi milik Allah, di mana pun juga.


Berdoalah senantiasa. Mintalah kepada Allah segala sesuatu yang sejalan dengan kehendak Roh Kudus. Mohonlah kepada-Nya, ingatkan Dia akan kebutuhan Saudara, dan berdoalah dengan sungguh-sungguh bagi orang-orang Kristen di mana pun juga.


Dari: Paulus dan Timotius, hamba-hamba Yesus Kristus. Kepada: Semua orang Kristen di Kota Filipi serta para pemimpin jemaat dan diakon jemaat.


Saya tidak bermaksud mengatakan bahwa saya telah mencapai tujuan ini atau bahwa saya sudah sempurna. Tetapi saya terus berusaha untuk memiliki kesempurnaan itu karena saya dimiliki Kristus Yesus.


saya berusaha mencapai akhir perlombaan untuk menerima pahala yang telah disediakan Allah bagi kita di surga, karena apa yang dilakukan Kristus bagi kita.


Ketika Saudara datang kepada Kristus, Saudara “dikhitan,” tetapi tidak dengan prosedur badani. Kristus telah melakukan khitan rohani—memotong keinginan-keinginan dosa Saudara.


Tetapi Saudara harus senantiasa membangun kehidupan atas dasar iman kita yang sesuci-sucinya dan berdoa dalam kuasa dan kekuatan Roh Kudus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan