Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Filipi 3:2 - Firman Allah Yang Hidup

2 Waspadalah terhadap anjing-anjing jahat, para guru palsu ini yang mengatakan bahwa untuk diselamatkan Saudara harus dikhitan.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat itu!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Berhati-hatilah terhadap orang-orang yang melakukan hal-hal yang jahat, orang-orang yang pantas disebut ‘anjing’. Mereka mendesak supaya orang-orang disunat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Hati-hatilah terhadap anjing-anjing, hati-hatilah terhadap pekerja-pekerja yang jahat, hati-hatilah terhadap penyunat-penyunat yang palsu,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Hati-hatilah terhadap guru-guru palsu! Mereka sesat dan berbahaya seperti anjing liar! Menurut mereka adat sunat Yahudi wajib untuk setiap laki-laki. Tetapi sebenarnya ajaran mereka salah. Mereka itu penjahat yang hanya ingin mencacatkan alat kelaminmu!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Berhati-hatilah terhadap anjing-anjing. Maksudku, perhatikanlah mereka yang hanya merugikan. Mereka ingin memotong semua orang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 Berhati-hatilah terhadap para pekerja yang jahat, tingkah laku mereka seperti anjing! Berhati-hatilah dengan para mutilasi itu!

Lihat babnya Menyalin




Filipi 3:2
31 Referensi Silang  

Sedangkan banyak di antara kalian akan jatuh kembali ke dalam dosa dan saling mengkhianati serta saling membenci.


“Berhati-hatilah terhadap guru-guru palsu yang menyamar sebagai domba, padahal sebenarnya mereka serigala yang akan merobek-robek kalian.


“Yang suci jangan kalian berikan kepada orang-orang yang najis. Mutiara jangan kalian berikan kepada babi! Babi akan menginjak-injak mutiara itu, lalu berbalik menyerang kalian.


Saudara disebut Yahudi bukan karena keturunan atau karena upacara khitan.


Allah sama sekali tidak pernah mengutus orang-orang itu. Mereka adalah “penipu-penipu” yang telah membohongi Saudara dengan mengaku diri sebagai rasul Kristus.


Saudara sekalian yang saya kasihi, Saudara telah diberi kemerdekaan: bukan kemerdekaan untuk berbuat salah, melainkan kemerdekaan untuk saling mengasihi dan saling melayani.


Tetapi, kalau Saudara menimpa satu sama lain seperti binatang buas, maka pastikan Saudara tidak saling menelan!


Bagi kita yang bersatu dengan Yesus Kristus, tidak usah menghiraukan apakah kita sudah dikhitan atau belum. Yang penting adalah iman yang bekerja melalui kasih.


Hari depan mereka ialah kebinasaan kekal, sebab mereka bertuhankan hawa nafsu, dan mereka membanggakan hal-hal yang sebenarnya mengaibkan mereka. Yang mereka pikirkan hanyalah kehidupan di dunia ini.


Kitalah yang memiliki khitan sejati: kita yang dibimbing oleh Roh Allah. Dia memungkinkan kita untuk melayani Allah dengan cara yang benar. Kita orang Kristen bangga menjadi milik Yesus Kristus dan tidak mengandalkan apa yang dapat kita lakukan sendiri.


Pertahankanlah dengan teguh imanmu kepada Kristus dan jagalah supaya hati nuranimu selalu bersih dengan melakukan hal-hal yang benar. Karena ada orang yang tidak menaati hati nurani mereka dan dengan sengaja melakukan hal-hal yang salah. Tidak mengherankan kalau sesudah menentang Allah secara demikian, mereka kehilangan iman mereka kepada Kristus.


Orang-orang semacam itu mengaku bahwa mereka mengenal Allah, tetapi dari tindak tanduknya kita tahu bahwa mereka sebenarnya tidak mengenal Allah. Mereka busuk dan tidak taat, serta sama sekali tidak dapat diharapkan berbuat baik.


Ada peribahasa yang mengatakan: “Anjing memakan muntahnya.” Atau seperti kata pepatah lain: “Babi yang sudah dimandikan berkubang lagi di dalam lumpur.” Peribahasa ini cocok bagi orang-orang yang kembali kepada dosa mereka.


Ini saya katakan, karena ada beberapa guru yang tidak mengenal Allah menyelinap di antara Saudara sekalian, dan mengatakan bahwa sesudah kita menjadi orang Kristen, kita dapat berbuat semau kita tanpa takut akan hukuman Allah. Nasib orang semacam itu telah ditentukan sejak dahulu, karena mereka telah melawan satu-satunya Penguasa dan Tuhan kita, yaitu Yesus Kristus.


“Aku tahu betapa banyak penderitaan kalian bagi Tuhan, dan Aku tahu tentang semua kemiskinan kalian (tetapi kalian memiliki kekayaan surgawi!). Aku tahu fitnah orang-orang yang menentang kalian, yang mengaku dirinya orang Yahudi, padahal bukan—mereka adalah umat Iblis!


Tetapi pengecut dan orang yang tidak setia kepada-Ku, orang yang bejat, pembunuh, orang cabul, tukang sihir, penyembah berhala, dan semua pendusta, akan binasa dalam Lautan Api yang menyala-nyala dengan belerang. Inilah Kematian Kedua.”


“Di luar kota itu terdapat orang yang sudah meninggalkan Allah, tukang sihir, orang cabul, pembunuh, penyembah berhala, dan semua yang suka berdusta.


“Perhatikan hal ini: Aku mengirimkan kepada kalian orang-orang yang mengaku dirinya orang Yahudi, padahal bukan—mereka berdusta. Mereka adalah umat Iblis! Aku akan membuat mereka tersungkur pada kaki kalian dan mengakui bahwa kalian orang-orang yang Kukasihi.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan