2 Petrus 2:15 - Firman Allah Yang Hidup15 Mereka menyimpang dari jalan yang benar serta menjadi sesat seperti Bileam, anak Beor, yang mencintai uang yang diterimanya sebagai upah pekerjaan yang jahat. Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 215 Karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan jahat. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini15 Karena mereka tidak mau mengikuti jalan yang lurus, maka mereka tersesat. Mereka mengambil jalan yang diikuti oleh Bileam anak Beor dahulu. Bileam ini ingin sekali mendapat uang dari perbuatannya yang jahat. Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru15 Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia15 Mereka tersesat dan sudah meninggalkan jalan yang benar. Mereka meniru perbuatan Bileam anak Beor. Para guru palsu itu senang menerima uang hasil perbuatan jahat, sama seperti Bileam. Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca15 Guru-guru palsu ini meninggalkan jalan benar dan tersesat. Mereka mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka mengambil keuntungan dari kejahatan. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua15 Mereka sudah meninggalkan jalan yang benar dan tersesat, mengikuti jalan Bileam putra Beor, yang senang dibayar karena melakukan kejahatan. Lihat babnya |
Itulah upah yang akan diterima oleh pengajar-pengajar itu, sebab sehari-hari mereka hidup dalam kesenangan yang jahat. Mereka merupakan kecelaan dan noda di antara Saudara sekalian dan menipu Saudara, karena mereka turut duduk pada perjamuan kasih seolah-olah mereka orang jujur, padahal mereka hidup dalam lumpur dosa.
“Tetapi ada beberapa hal pada kalian yang tidak Kusukai. Kalian membiarkan beberapa orang berbuat seperti yang dilakukan Bileam, ketika ia mengajarkan kepada Balak bagaimana caranya menghancurkan bangsa Israel, yaitu dengan melibatkan mereka dalam dosa perzinaan dan menganjurkan mereka agar menghadiri pesta-pesta berhala.