Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Petrus 2:15 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

15 Karena mereka tidak mau mengikuti jalan yang lurus, maka mereka tersesat. Mereka mengambil jalan yang diikuti oleh Bileam anak Beor dahulu. Bileam ini ingin sekali mendapat uang dari perbuatannya yang jahat.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

15 Mereka menyimpang dari jalan yang benar serta menjadi sesat seperti Bileam, anak Beor, yang mencintai uang yang diterimanya sebagai upah pekerjaan yang jahat.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

15 Karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan jahat.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

15 Oleh karena mereka telah meninggalkan jalan yang benar, maka tersesatlah mereka, lalu mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka menerima upah untuk perbuatan-perbuatan yang jahat.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

15 Mereka tersesat dan sudah meninggalkan jalan yang benar. Mereka meniru perbuatan Bileam anak Beor. Para guru palsu itu senang menerima uang hasil perbuatan jahat, sama seperti Bileam.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

15 Guru-guru palsu ini meninggalkan jalan benar dan tersesat. Mereka mengikuti jalan Bileam, anak Beor, yang suka mengambil keuntungan dari kejahatan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

15 Mereka sudah meninggalkan jalan yang benar dan tersesat, mengikuti jalan Bileam putra Beor, yang senang dibayar karena melakukan kejahatan.

Lihat babnya Menyalin




2 Petrus 2:15
21 Referensi Silang  

“Saya bukan pengacau,” sahut Elia, “tetapi Baginda sendiri. Baginda dan keluarga Bagindalah yang pengacau. Dengan menyembah berhala-berhala Baal, Baginda melanggar perintah-perintah Tuhan.


Elia menjawab, “Ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa, saya selalu bekerja hanya untuk Engkau sendiri. Tetapi umat Israel melanggar perjanjian mereka dengan Engkau. Mereka membongkar mezbah-mezbah-Mu dan membunuh nabi-nabi-Mu. Hanya saya sendirilah yang tinggal, dan sekarang mereka mau membunuh saya!”


sebab ketika bangsa Israel dalam perjalanan keluar dari Mesir, kedua bangsa itu tidak memberi makanan dan air kepada bangsa itu. Malahan mereka telah menyewa Bileam untuk mengutuki bangsa Israel, tetapi Allah kita telah mengubah kutukan itu menjadi berkat.’


Siapa mengabaikan hukum, memihak orang jahat; siapa mentaati hukum menentang orang bejat.


Aku tak akan mengasihani mereka. Akan Kulakukan kepada mereka apa yang mereka lakukan kepada orang lain.”


Mereka akan kembali kepada-Ku dan tinggal dalam perlindungan-Ku. Dengan pesat mereka akan bertambah makmur, seperti gandum bertumbuh di ladang yang subur dan seperti kebun anggur. Seperti air anggur Libanon nama mereka termasyhur.


Umat-Ku, ingatlah apa yang direncanakan oleh Balak raja Moab terhadapmu, dan apa yang dijawab Bileam anak Beor kepadanya. Ingatlah apa yang terjadi di perjalanan antara perkemahan di Sitim dan di Gilgal. Kalau kamu ingat semuanya itu, kamu akan menyadari apa yang telah Kulakukan untuk menyelamatkan kamu.”


Melihat malaikat berdiri di situ dengan pedang terhunus, keledai itu menyimpang dari jalan, dan membelok ke ladang. Bileam memukul keledai itu dan membawanya kembali ke jalan.


Lalu Tuhan membuat keledai itu bisa berbicara. Kata binatang itu kepada Bileam, “Apakah yang saya lakukan terhadap Tuan sehingga Tuan memukul saya sampai tiga kali?”


Malaikat Tuhan bertanya, “Mengapa kaupukul keledaimu sampai tiga kali? Aku datang untuk menghalang-halangi engkau, sebab menurut pendapat-Ku, tidak baik engkau pergi.


Bukankah wanita-wanita itu yang menuruti nasihat Bileam, sehingga membujuk umat Israel di Peor untuk meninggalkan Tuhan? Dan itulah yang mendatangkan bencana atas umat Tuhan!


“Minyak wangi itu dapat dijual dengan harga yang tinggi, dan uangnya diberikan kepada orang miskin!”


Yudas ini sudah mendapat tanah kuburannya dari upah pengkhianatannya yang jahat. Ia jatuh dan mati dengan perutnya terbelah sampai isi perutnya keluar semuanya.


lalu berkata, “Hai penipu ulung, anak jahanam! Kau musuh segala yang baik. Mengapa kau tidak mau berhenti merusak rencana Allah untuk menyelamatkan manusia?


Sebagai ganjaran atas penderitaan yang telah mereka sebabkan, mereka akan menderita sengsara. Bagi mereka, hal yang menyenangkan hati ialah melakukan apa saja pada siang hari guna memuaskan keinginan badan mereka. Kalau mereka duduk bersama-sama kalian dalam pesta makan, sikap mereka memuakkan karena mereka mabuk dengan hawa nafsu.


Celaka mereka! Mereka telah mengikuti jalan yang ditempuh oleh Kain. Agar mendapat uang, mereka menjerumuskan diri dalam lembah kesesatan, sama seperti Bileam. Dan mereka pun dihancurkan karena memberontak seperti Korah.


Namun demikian ada beberapa hal yang Aku tidak senangi dari kalian: Ada sebagian orang di antara kalian yang mengikuti apa yang diajarkan oleh Bileam. Bileam mengajar Balak bagaimana menjerumuskan umat Israel ke dalam dosa; dengan membujuk mereka makan makanan yang telah dipersembahkan kepada berhala dan melakukan hal-hal yang cabul.


Mengenai diriku, semoga aku jangan sampai berdosa terhadap Tuhan karena tidak mendoakan kamu. Sebaliknya aku juga akan terus mengajarkan kepadamu hal-hal yang baik dan yang benar.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan