Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Korintus 10:1 - Firman Allah Yang Hidup

1 Saya mohon kepada Saudara—ya, saya, Paulus—mohon dengan lemah lembut, sebagaimana Kristus sendiri akan melakukannya. Tetapi beberapa di antara Saudara berkata, “Surat-surat Paulus dari jauh memang berani sekali; tetapi, apabila ia sudah ada di sini, ia akan takut membuka mulut!”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Sekarang saya, Paulus, mau mengajukan sesuatu kepadamu. Saya ini, menurut kata orang, lembut kalau berhadapan dengan kalian, tetapi berani kalau berjauhan. Nah, karena kelembutan dan kebaikan hati Kristus,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Saya tahu ada di antara kalian yang mengatakan bahwa saya orang yang lunak saat bertatap muka, tetapi keras saat menulis surat. Meski demikian, saya, Paulus, memohon kepada kalian dengan kelembutan dan kerendahan hati Kristus

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Aku, Paulus memohon kepadamu dengan kelembutan dan kebaikan Kristus. Ada orang yang bilang bahwa aku hanya berani kalau aku menulis untukmu dari jauh, tetapi aku takut untuk mengatakan sesuatu kalau aku ada bersamamu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Ini aku Paulus, secara pribadi memohon kepadamu melalui kebaikan dan kelembutan Kristus, orang yang “pemalu” ketika aku harus menghadapimu tetapi yang “berani” ketika aku tidak ada.

Lihat babnya Menyalin




2 Korintus 10:1
38 Referensi Silang  

Kenakanlah kuk yang Kupasang, yang enak dipakainya, karena beban yang Kuberikan hanyalah beban yang ringan; dan biarkanlah Aku mengajar kalian, karena Aku lemah lembut dan rendah hati, maka kalian akan mendapat ketenteraman jiwa.”


“Katakan kepada Putri Sion, ‘Lihatlah, Rajamu datang kepadamu! Ia rendah hati dan mengendarai seekor keledai, seekor keledai beban yang muda!’ ”


Inilah ayat Kitab Suci yang sedang dibacanya: “Seperti seekor domba Ia dibawa ke pembantaian, dan seperti seekor anak domba yang tidak bersuara di hadapan para pencukur bulu, Ia tidak membuka mulut-Nya.


Dan kemudian dengan berani Yesaya mengatakan bahwa Allah justru akan ditemukan oleh mereka yang tidak mencari-Nya.


Karena itu, Saudara sekalian yang saya kasihi, saya mohon supaya Saudara melayani Allah dengan seluruh hidup kalian, mempersembahkan dirimu sebagai suatu persembahan yang hidup dan suci, suatu persembahan yang menyukakan hati-Nya. Melayani Dia dengan cara ini adalah ibadat sejati dan balasan yang pantas untuk kasih-Nya.


Walaupun demikian, saya memberanikan diri untuk menekankan beberapa hal ini, karena saya tahu bahwa yang Saudara perlukan hanyalah peringatan saya ini; sebab dengan karunia Allah, saya adalah utusan istimewa dari Yesus Kristus kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, yang membawa Injil bagi Saudara dan mempersembahkan Saudara sebagai suatu persembahan yang semerbak, karena Saudara telah dijadikan suci dan berkenan kepada-Nya oleh Roh Kudus.


Saya datang kepada Saudara dalam keadaan lemah, takut, dan gentar.


Saudara mengatakan bahwa agama telah menjadikan kami tolol. Tentu saja, sebab Saudara orang Kristen yang bijaksana dan berakal sehat. Kami lemah, tetapi Saudara kuat! Saudara dihormati orang, sedangkan kami ditertawakan.


Mana yang Saudara pilih: saya datang kepada Saudara dengan teguran dan hukuman ataukah saya datang dengan hati yang penuh kasih dan lemah lembut?


“Jangan pedulikan surat-suratnya,” kata beberapa orang, “kedengarannya ia hebat, tetapi semua itu hanyalah omong kosong belaka. Apabila ia sampai kemari, kita akan melihat bahwa tidak ada sesuatu pun yang hebat mengenai dia, dan tidak ada pengkhotbah yang lebih tidak becus daripada dia!”


Saya harap bahwa pada waktu saya datang, saya tidak perlu memperlihatkan kepada Saudara bahwa saya dapat bertindak keras dan kasar. Saya tidak mau melaksanakan apa yang sekarang saya rencanakan terhadap beberapa di antara Saudara yang tampaknya berpendapat, bahwa tindakan dan ucapan saya hanyalah tindakan dan ucapan orang biasa saja.


Persoalannya dengan Saudara ialah bahwa Saudara memandang saya dan tampaknya saya lemah dan tidak berkuasa, tetapi Saudara tidak mengetahui keadaan yang sebenarnya. Jikalau ada yang dapat mengaku memiliki kuasa dan wewenang dari Kristus, maka saya dapat berbuat demikian.


Saya malu mengatakan bahwa saya tidak sekuat dan seberani itu! Tetapi apa pun yang dapat mereka sombongkan—nah, saya berbicara seperti orang tolol lagi—saya juga dapat menyombongkannya.)


Tetapi, kalau saya harus membual, saya lebih suka membual tentang hal-hal yang menyatakan kelemahan saya.


Tentang orang itulah yang ingin saya banggakan, bukan tentang diri saya. Untuk diri saya, saya hanya membanggakan kelemahan saya.


Karena kami memiliki harapan ini, maka kami dapat berbicara dengan penuh keberanian,


Kami adalah duta-duta Kristus. Allah memakai kami untuk berbicara kepada Saudara. Kami mohon, seolah-olah Kristus sendiri yang memohon kepada Saudara, supaya Saudara menerima kasih yang ditawarkan Kristus kepada Saudara—berdamailah dengan Allah.


Sebagai teman sekerja Allah, kami mohon supaya Saudara jangan menyia-nyiakan berita menakjubkan mengenai kebaikan Allah yang besar ini.


Saya menaruh kepercayaan yang besar kepada Saudara dan Saudara sangat saya banggakan. Saudara telah memberi saya banyak dorongan. Saya harus menanggung banyak penderitaan, tetapi Saudara memberi saya sukacita yang sangat besar.


walaupun ketika itu saya sedang sakit.


Dengarkanlah saya, sebab saya bersungguh-sungguh mengenai hal ini: kalau Saudara berharap akan dibenarkan Allah dengan menggantungkan diri pada upacara khitan dan hukum Yahudi, maka Kristus tidak dapat menyelamatkan Saudara.


Saya, Paulus, hamba Kristus, dipenjarakan di sini karena Saudara sekalian—karena memberitakan bahwa orang bukan Yahudi juga merupakan bagian dari rumah Allah.


Saya, yang dipenjarakan karena melayani Tuhan, mohon supaya Saudara sekalian hidup dan berkelakuan sebagaimana patutnya bagi orang yang telah dipilih untuk mendapat berkat-berkat yang indah seperti ini.


Biarlah semua orang melihat bahwa apa pun yang Saudara lakukan, Saudara tidak mementingkan diri sendiri. Ingatlah, Tuhan akan segera datang.


Satu-satunya syarat ialah bahwa Saudara harus memercayai Kebenaran serta memegangnya dengan teguh, kuat di dalam Tuhan, yakin akan Berita Kesukaan bahwa Yesus mati untuk Saudara, dan tidak pernah ragu-ragu bahwa Ia menyelamatkan Saudara. Inilah Berita Kesukaan yang datang kepada Saudara masing-masing dan yang sekarang tersebar luas ke seluruh dunia. Saya, Paulus, diambil Allah dalam pelayanan-Nya untuk menyatakan Berita itu.


Terimalah salam yang saya tulis sendiri, seperti yang biasa saya lakukan pada akhir surat-surat saya sebagai bukti bahwa surat-surat itu betul-betul dari saya. Inilah tulisan tangan saya.


Aku, Paulus, menulis di sini dengan tangan sendiri: Aku akan mengembalikannya kepadamu. Namun aku akan bisa mengingatkan bahwa engkau berutang kepadaku untuk jiwamu sendiri, sebab melaluiku engkau menemukan iman kepada Kristus.


Saudara sekalian yang saya kasihi, di dunia ini Saudara hanya sebagai tamu. Karena rumah Saudara yang sesungguhnya ada di surga, saya mohon supaya Saudara menghindarkan diri dari kesenangan yang jahat di dunia ini. Kesenangan dunia bukan untuk Saudara, sebab berperang melawan jiwa Saudara sendiri.


Yang menulis surat ini kepada Saudara ialah saya, Yohanes, seorang saudara seiman yang bersama-sama dengan Saudara menderita demi Tuhan kita. Saya juga beroleh kesabaran yang dikaruniakan oleh Yesus, dan kita akan sama-sama memiliki Kerajaan-Nya! Saya berada dalam pengasingan di Pulau Patmos, karena mengabarkan firman Allah dan karena menceritakan apa yang saya ketahui tentang Yesus Kristus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan