2 Korintus 10:1 - Firman Allah Yang Hidup1 Saya mohon kepada Saudara—ya, saya, Paulus—mohon dengan lemah lembut, sebagaimana Kristus sendiri akan melakukannya. Tetapi beberapa di antara Saudara berkata, “Surat-surat Paulus dari jauh memang berani sekali; tetapi, apabila ia sudah ada di sini, ia akan takut membuka mulut!” Lihat babnyaLebih banyak versiPerjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 21 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah. Lihat babnyaAlkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini1 Sekarang saya, Paulus, mau mengajukan sesuatu kepadamu. Saya ini, menurut kata orang, lembut kalau berhadapan dengan kalian, tetapi berani kalau berjauhan. Nah, karena kelembutan dan kebaikan hati Kristus, Lihat babnyaAlkitab Terjemahan Baru1 Aku, Paulus, seorang yang tidak berani bila berhadapan muka dengan kamu, tetapi berani terhadap kamu bila berjauhan, aku memperingatkan kamu demi Kristus yang lemah lembut dan ramah. Lihat babnyaTerjemahan Sederhana Indonesia1 Saya tahu ada di antara kalian yang mengatakan bahwa saya orang yang lunak saat bertatap muka, tetapi keras saat menulis surat. Meski demikian, saya, Paulus, memohon kepada kalian dengan kelembutan dan kerendahan hati Kristus Lihat babnyaPerjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca1 Aku, Paulus memohon kepadamu dengan kelembutan dan kebaikan Kristus. Ada orang yang bilang bahwa aku hanya berani kalau aku menulis untukmu dari jauh, tetapi aku takut untuk mengatakan sesuatu kalau aku ada bersamamu. Lihat babnyaAlkitab Gratis untuk Semua1 Ini aku Paulus, secara pribadi memohon kepadamu melalui kebaikan dan kelembutan Kristus, orang yang “pemalu” ketika aku harus menghadapimu tetapi yang “berani” ketika aku tidak ada. Lihat babnya |
Karena itu, Saudara sekalian yang saya kasihi, saya mohon supaya Saudara melayani Allah dengan seluruh hidup kalian, mempersembahkan dirimu sebagai suatu persembahan yang hidup dan suci, suatu persembahan yang menyukakan hati-Nya. Melayani Dia dengan cara ini adalah ibadat sejati dan balasan yang pantas untuk kasih-Nya.
Walaupun demikian, saya memberanikan diri untuk menekankan beberapa hal ini, karena saya tahu bahwa yang Saudara perlukan hanyalah peringatan saya ini; sebab dengan karunia Allah, saya adalah utusan istimewa dari Yesus Kristus kepada bangsa-bangsa bukan Yahudi, yang membawa Injil bagi Saudara dan mempersembahkan Saudara sebagai suatu persembahan yang semerbak, karena Saudara telah dijadikan suci dan berkenan kepada-Nya oleh Roh Kudus.
Saya harap bahwa pada waktu saya datang, saya tidak perlu memperlihatkan kepada Saudara bahwa saya dapat bertindak keras dan kasar. Saya tidak mau melaksanakan apa yang sekarang saya rencanakan terhadap beberapa di antara Saudara yang tampaknya berpendapat, bahwa tindakan dan ucapan saya hanyalah tindakan dan ucapan orang biasa saja.
Satu-satunya syarat ialah bahwa Saudara harus memercayai Kebenaran serta memegangnya dengan teguh, kuat di dalam Tuhan, yakin akan Berita Kesukaan bahwa Yesus mati untuk Saudara, dan tidak pernah ragu-ragu bahwa Ia menyelamatkan Saudara. Inilah Berita Kesukaan yang datang kepada Saudara masing-masing dan yang sekarang tersebar luas ke seluruh dunia. Saya, Paulus, diambil Allah dalam pelayanan-Nya untuk menyatakan Berita itu.
Yang menulis surat ini kepada Saudara ialah saya, Yohanes, seorang saudara seiman yang bersama-sama dengan Saudara menderita demi Tuhan kita. Saya juga beroleh kesabaran yang dikaruniakan oleh Yesus, dan kita akan sama-sama memiliki Kerajaan-Nya! Saya berada dalam pengasingan di Pulau Patmos, karena mengabarkan firman Allah dan karena menceritakan apa yang saya ketahui tentang Yesus Kristus.