Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 5:7 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

7 Berbahagialah orang yang mengasihani orang lain; Allah akan mengasihani mereka juga!

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

7 Berbahagialah orang yang baik dan berbelas kasihan, karena mereka akan dikasihani.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

7 Berbahagialah orang yang berbelaskasihan, karena mereka akan beroleh belas kasihan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

7 Berbahagialah orang yang murah hatinya, karena mereka akan beroleh kemurahan.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

7 Sungguh diberkati Allah orang yang mengasihani orang lain, karena merekalah yang akan dikasihani oleh Allah.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

7 Betapa bahagianya orang yang memiliki belas kasihan kepada orang lain, karena Allah akan memberikan belas kasihan kepada mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

7 Berbahagialah orang yang penyayang, karena mereka akan diperlihatkan belas kasihan.

Lihat babnya Menyalin




Matius 5:7
37 Referensi Silang  

Mereka membawa mangkok, kuali, dan kasur untuk Daud dan anak buahnya, juga gandum, jelai, tepung, gandum panggang, kacang merah, kacang merah besar, madu, keju, kepala susu dan beberapa ekor domba. Mereka tahu bahwa Daud dan anak buahnya sedang lapar, haus dan lelah karena perjalanan di padang gurun.


Tuhan, Engkau setia kepada orang yang setia dan baik kepada orang yang baik.


Terang bersinar dalam kegelapan bagi orang jujur, bagi orang yang adil, pengasih dan penyayang.


Ia membagi-bagikan hartanya, dan memberi sedekah kepada orang miskin; ia selalu melakukan yang baik, sebab itu ia berkuasa dan dihormati.


Maka Tuhan membalas perbuatanku yang benar sebab Ia tahu aku tidak bersalah.


Ia selalu meminjamkan dan memberi, dan anak-anaknya menjadi berkat baginya.


Orang yang baik hati menguntungkan dirinya; orang yang kejam merugikan dirinya.


Orang yang banyak memberi akan berkelimpahan, orang yang suka menolong akan ditolong juga.


Siapa menghina orang lain, berbuat dosa; siapa baik hati kepada orang miskin, akan bahagia.


Menolong orang miskin sama seperti memberi pinjaman kepada Tuhan; nanti Tuhan juga yang akan membalasnya.


Orang baik dan saleh meninggal, tak ada yang mengerti atau memperhatikannya. Sesudah mati, mereka luput dari bencana dan beristirahat dengan damai.


Sebab itu hendaknya Tuanku menuruti nasihat hamba. Janganlah Tuanku berdosa lagi, tapi lakukanlah apa yang baik dan adil, dan kasihanilah orang miskin. Dengan demikian Tuanku akan tetap berbahagia.”


Kemudian istriku itu melahirkan anak kami yang kedua, seorang anak perempuan. Tuhan berkata kepadaku, “Hosea, namakan anakmu itu ‘Yang Tidak Dikasihani’, karena Aku tidak akan mengasihani lagi bangsa Israel, dan sama sekali tidak akan mengampuni mereka.


Karena itu panggillah sesamamu dengan nama “Umat Allah” dan “Dikasihani Tuhan.”


Akan Kubuat umat-Ku hidup sejahtera dan menetap di negeri mereka. Kepada mereka yang disebut ‘Yang Tidak Dikasihani’ akan Kutunjukkan bahwa mereka Kukasihi, dan kepada mereka yang disebut ‘Bukan Umat-Ku’ akan Kukatakan, ‘Kamu Umat-Ku’. Mereka akan menjawab begini, ‘Engkaulah Allah kami.’ ”


Tidak! Tuhan telah menyatakan kepada kita apa yang baik. Yang dituntut-Nya dari kita ialah supaya kita berlaku adil, selalu mengamalkan cinta kasih, dan dengan rendah hati hidup bersatu dengan Allah kita.


Dan kalau kalian berdoa, tetapi hatimu tidak senang terhadap seseorang, ampunilah orang itu dahulu, supaya Bapamu di surga juga mengampuni dosa-dosamu. [


Seharusnya bukan begitu! Kalian sebaliknya harus mengasihi musuhmu dan berbuat baik kepada mereka. Kalian harus memberi pinjam, dan jangan mengharap mendapat kembali. Bila demikian, upahmu akan besar dan kalian akan menjadi anak-anak Allah Yang Mahatinggi. Sebab Allah baik hati terhadap orang yang tidak tahu terima kasih, dan terhadap yang jahat juga.


Dahulu kalian tidak taat kepada Allah. Tetapi sekarang Allah sudah menyatakan bahwa kalian bebas dari kesalahan, karena orang-orang Yahudi tidak taat.


Sekarang mengenai orang-orang yang belum kawin. Mengenai hal itu, saya tidak menerima perintah apa-apa dari Tuhan. Namun sebagai orang yang karena rahmat Tuhan patut dipercayai, saya mau memberikan nasihat saya.


Kami melakukan pekerjaan ini karena kemurahan hati Allah. Itu sebabnya kami tidak putus asa.


Sebaliknya, hendaklah kalian baik hati dan berbelaskasihan seorang terhadap yang lain, dan saling mengampuni sama seperti Allah pun mengampuni kalian melalui Kristus.


Saudara adalah umat Allah. Allah mengasihi kalian dan memilih kalian untuk menjadi milik-Nya yang khusus. Itulah sebabnya kalian harus menunjukkan belas kasihan, kalian harus baik hati, rendah hati, lemah lembut, dan tahan menderita.


walaupun dahulu saya memfitnah dan menganiaya serta menghina Dia. Tetapi Allah mengasihani saya, karena pada waktu itu saya belum percaya, jadi saya tidak tahu apa yang saya lakukan.


Tetapi justru oleh sebab itulah Allah mengasihani saya, supaya Kristus Yesus dapat menunjukkan seluruh kesabaran-Nya terhadap saya, orang yang paling berdosa ini. Dan ini menjadi suatu contoh untuk semua orang yang nanti akan percaya kepada-Nya dan mendapat hidup sejati dan kekal.


Sebab itu, marilah kita dengan penuh keberanian menghadap Allah yang memerintah dengan baik hati. Allah akan mengasihani kita dan memberkati kita supaya kita mendapat pertolongan tepat pada waktunya.


Allah bukannya Allah yang tidak adil. Ia tidak melupakan apa yang kalian kerjakan bagi-Nya, dan kasih yang kalian tunjukkan kepada-Nya sewaktu menolong saudara-saudara seiman, dahulu dan sekarang.


Sebab Allah tidak akan menunjukkan belas kasihan kepada orang yang tidak mengenal belas kasihan. Tetapi belas kasihan lebih kuat daripada hukuman!


Tetapi orang yang mempunyai kebijaksanaan yang berasal dari atas, ia pertama-tama sekali murni, kemudian suka berdamai, peramah, dan penurut. Ia penuh dengan belas kasihan dan menghasilkan perbuatan-perbuatan yang baik. Ia tidak memihak dan tidak berpura-pura.


Dahulu kalian bukan umat Allah, tetapi sekarang kalian adalah umat Allah. Dahulu kalian tidak dikasihani oleh Allah, tetapi sekarang kalian menerima belas kasihan-Nya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan