Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




2 Korintus 10:8 - Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

8 Saya tidak malu kalau saya harus lebih banyak membangga-banggakan kekuasaan yang telah diberikan Tuhan kepada kami, sebab kekuasaan itu diberikan untuk membangun kalian, bukannya untuk meruntuhkan.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

8 Mungkin kedengarannya saya terlalu bermegah-megah atas wewenang saya terhadap Saudara—wewenang untuk menolong, dan bukan untuk mencelakakan—tetapi saya dapat membuktikannya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

8 Bahkan, jikalau aku agak berlebih-lebihan bermegah atas kuasa, yang dikaruniakan Tuhan kepada kami untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan kamu, maka dalam hal itu aku tidak akan mendapat malu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

8 Bahkan, jikalau aku agak berlebih-lebihan bermegah atas kuasa, yang dikaruniakan Tuhan kepada kami untuk membangun dan bukan untuk meruntuhkan kamu, maka dalam hal itu aku tidak akan mendapat malu.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

8 Saya tidak keliru kalau merasa bangga atas otoritas yang Tuhan berikan kepada kami. Karena Tuhan memang sudah memberi kami otoritas atas kalian, tujuannya untuk membangun keyakinanmu, bukan menghancurkan!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

8 Mungkin kelihatannya kami terlalu membanggakan kuasa yang diberikan Tuhan kepada kami. Tetapi Ia memberikan kuasa ini untuk menguatkan imanmu, bukan untuk menyakitimu. Jadi, aku tidak akan malu karena membanggakan apa pun yang kami lakukan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

8 Meskipun saya mungkin tampak terlalu menyombongkan otoritas kami, saya tidak malu karenanya. Tuhan memberikan wewenang ini kepada kami untuk membangun kalian, bukan untuk menjatuhkan kalian.

Lihat babnya Menyalin




2 Korintus 10:8
12 Referensi Silang  

Saya tidak memaksa kalian mengenai apa yang kalian harus percaya, sebab kalian sudah sangat percaya kepada Kristus. Saya hanya bekerjasama dengan kalian supaya kalian makin bahagia.


Senjata-senjata yang kami gunakan di dalam perjuangan kami bukannya senjata dunia ini, tetapi senjata-senjata Allah yang berkuasa. Dengan senjata-senjata itu kami menghancurkan pertahanan-pertahanan; kami menangkis perdebatan-perdebatan


Saya tidak mau kalian merasa bahwa saya menakut-nakuti kalian dengan surat-surat saya.


Boleh jadi kalian mengira kami selama ini sedang berusaha membela diri terhadap kalian? Kalian keliru sekali! Allah mengetahui bahwa semua yang kami katakan itu adalah menurut kehendak Kristus. Dan semua yang kami lakukan adalah untuk membangun kehidupan rohanimu.


Seandainya saya ingin juga membanggakan sesuatu, saya tidak mau menjadi pembual yang omong kosong; saya akan mengatakan yang benar. Tetapi saya menahan diri, supaya tidak ada orang yang menganggap saya lebih daripada apa yang sudah ia lihat saya lakukan atau yang sudah ia dengar saya katakan.


Itulah sebabnya saya menulis surat ini pada waktu saya belum berada di tengah-tengah kalian. Dengan demikian, kalau saya datang nanti, tidak usah saya bertindak keras terhadapmu dengan menggunakan kekuasaan yang diberikan Tuhan kepada saya. Kekuasaan itu diberikan untuk membangun kalian, bukan untuk menghancurkan.


Sebab kami tidak dapat berbuat sesuatu pun yang bertentangan dengan yang benar; kami harus menuruti yang benar.


Saya memang sudah membangga-banggakan kalian kepadanya. Syukurlah, kalian tidak memalukan saya. Semua yang pernah kami katakan kepadamu adalah benar. Begitu juga apa yang kami bangga-banggakan tentang kalian kepada Titus ternyata benar pula.


Saya menaruh kepercayaan penuh kepadamu. Malah saya bangga sekali terhadapmu! Sekalipun kami mengalami banyak kesukaran, hati saya sangat terhibur karena kalian. Hati saya sungguh gembira!


Saudara-saudara jemaat-jemaat di wilayah Galatia, Saya, Paulus, dan semua saudara Kristen yang bersama saya, mengharap semoga Allah Bapa kita dan Tuhan Yesus Kristus memberi berkat dan sejahtera kepadamu. Saya menjadi rasul bukan dengan perantaraan manusia atau karena diangkat oleh manusia, melainkan oleh Yesus Kristus dan Allah Bapa kita yang sudah menghidupkan Dia kembali dari kematian.


Itulah sebabnya saya menderita semuanya ini, tetapi saya tetap yakin, sebab saya tahu betul siapa yang saya percayai. Saya yakin bahwa apa yang sudah Ia percayakan kepada saya, Ia sanggup juga menjaganya sampai pada Hari Kiamat.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan