Alkitab Daring

Iklan


Seluruh Alkitab Perjanjian Lama Perjanjian Baru




Lukas 1:53 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

Ia memenuhi orang yang lapar dengan hal-hal baik, tetapi Ia membiarkan orang kaya pergi dengan tangan kosong.

Lihat babnya

Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

Ia mengenyangkan hati yang lapar dan menyuruh orang kaya pergi dengan tangan hampa.

Lihat babnya

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;

Lihat babnya

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

Orang lapar dipuaskan-Nya dengan segala kebaikan, si kaya diusir dengan hampa.

Lihat babnya

Alkitab Terjemahan Baru

Ia melimpahkan segala yang baik kepada orang yang lapar, dan menyuruh orang yang kaya pergi dengan tangan hampa;

Lihat babnya

Terjemahan Sederhana Indonesia

Allah pernah memberi makanan yang enak kepada orang-orang lapar sampai kenyang, tetapi Dia menyuruh orang-orang kaya pergi dengan tangan kosong.

Lihat babnya

Alkitab Gratis untuk Semua

Dan memberi makan orang-orang yang lapar dengan makanan yang enak, dan mengirim orang-orang kaya pergi dengan tangan kosong.

Lihat babnya
Terjemahan lainnya



Lukas 1:53
21 Referensi Silang  

Betapa bahagianya orang yang berhasrat untuk melakukan keadilan, karena Allah akan memuaskan mereka.


Allah telah menolong Israel, orang-orang yang Ia pilih untuk melayani Dia, Ia tidak pernah lupa akan janji-Nya untuk memperhatikan kita.


Berkat besar adalah milik kamu yang lapar saat ini, karena kamu akan dikenyangkan. Berkat besar adalah milik kamu yang sedang menangis, karena kamu akan bahagia dan tertawa.


Tetapi celakalah bagimu yang kaya, karena kamu telah menikmati hidup yang enak.


Lalu Yesus berkata, “Akulah roti yang memberi kehidupan. Siapa yang datang kepada-Ku, tidak akan merasa lapar lagi. Dan siapa yang percaya kepada-Ku, tidak akan merasa haus lagi.


Saudara-saudari, Allah memilih kamu menjadi milik-Nya. Pikirkanlah tentang itu! Menurut ukuran dunia, tidak banyak dari kamu yang bijaksana, yang berkuasa dan yang lahir dari keluarga terpandang.


Kamu pikir kamu sudah memiliki semua yang kamu butuhkan. Kamu pikir kamu kaya. Kamu pikir kamu telah menjadi raja tanpa kami. Aku berharap kamu sudah menjadi raja sehingga kita dapat bersama-sama memerintah.