Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Yohanes 7:37 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

37 Tibalah hari terakhir dari perayaan itu. Itulah hari terpenting dari seluruh perayaan itu. Pada hari itu, Yesus berdiri dan berkata dengan suara yang keras, “Siapa saja yang haus, boleh datang kepada-Ku dan minum.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

37 Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berseru kepada orang banyak, “Jika ada yang haus, datanglah kepada-Ku dan minum.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

37 Pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru, "Siapa saja yang haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

37 Pada hari terakhir dari perayaan itu, yaitu hari yang paling penting, Yesus berdiri di dalam Rumah Tuhan lalu berseru, “Orang yang haus hendaklah datang kepada-Ku untuk minum.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

37 Dan pada hari terakhir, yaitu pada puncak perayaan itu, Yesus berdiri dan berseru: ”Barangsiapa haus, baiklah ia datang kepada-Ku dan minum!

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

37 Pada puncak perayaan pesta tersebut, yaitu hari ketujuh, Yesus berdiri dan berseru kepada orang banyak yang ada di dalam teras rumah Allah itu, “Siapa saja yang haus di antara kalian, datanglah kepada-Ku untuk minum!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

37 Pada hari terakhir yang juga hari yang paling penting dari perayaan, Yesus berdiri dan berkata dengan suara keras, “Kalau kamu haus, datanglah kepada-Ku untuk minum.

Lihat babnya Menyalin




Yohanes 7:37
50 Referensi Silang  

Datanglah kepada-Ku, kalian semua yang lelah karena beban berat yang kamu pikul. Aku akan memberikan kelegaan kepadamu.


Yohanes adalah orang yang dimaksudkan oleh Nabi Yesaya ketika ia berkata: “Ada seorang yang berseru-seru di padang belantara, ‘Siapkanlah jalan bagi Tuhan. Buatlah jalan yang lurus bagi Dia.’”


Betapa bahagianya orang yang berhasrat untuk melakukan keadilan, karena Allah akan memuaskan mereka.


Yohanes menjawab mereka dengan menggunakan perkataan Nabi Yesaya: “Akulah suara orang yang berseru-seru di padang belantara: ‘Luruskanlah jalan bagi Tuhan!’”


Jawab Yesus, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun bisa sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku.


Jawab Yesus, “Kamu tidak tahu apa yang Allah punya bagimu. Dan kamu tidak tahu siapa yang minta air darimu. Jika kamu tahu, kamu pasti sudah minta Aku, dan Aku pasti sudah memberikan air yang memberi hidup kepadamu.”


Perempuan itu bilang, “Tuan, dari manakah Engkau mendapat air kehidupan itu? Sumur ini sangat dalam dan Engkau tidak punya sesuatu untuk menimba air.


Tetapi setiap orang yang minum air yang Kuberikan tidak akan pernah haus lagi. Air yang Kuberikan itu akan menjadi seperti mata air yang mengalir di dalam diri mereka. Mata air itu akan memberikan hidup yang kekal kepada mereka.”


Tetapi kamu menolak untuk datang pada-Ku agar memperoleh hidup itu.


Lalu Yesus berkata, “Akulah roti yang memberi kehidupan. Siapa yang datang kepada-Ku, tidak akan merasa lapar lagi. Dan siapa yang percaya kepada-Ku, tidak akan merasa haus lagi.


Setiap orang yang diberikan Bapa kepada-Ku, akan datang kepada-Ku. Dan setiap orang yang datang kepada-Ku, tidak akan pernah Aku tolak.


Sebab tubuh-Ku adalah makanan yang benar dan darah-Ku adalah minuman yang benar.


Jadi, Yesus terus mengajar di halaman Bait Allah, lalu Ia berkata dengan kerasnya, “Benar, kalian pikir kalian mengenal Aku dan dari mana Aku datang! Namun, bukan Akulah yang memutuskan bahwa Aku harus berada di sini. Kalian tidak tahu Dia yang mengutus Aku, Dia sangat bisa dipercaya.


Kamu tidak boleh minum cawan Tuhan lalu pergi minum dari cawan yang dipersembahkan kepada roh-roh jahat. Kamu tidak boleh makan di meja perjamuan Tuhan lalu pergi ke meja perjamuan roh-roh jahat.


dan minum minuman rohani yang sama. Mereka minum dari Batu rohani yang menyertai mereka. Dan Batu itu adalah Kristus.


Dengan cara yang sama, setelah makan roti, Yesus mengambil cawan anggur dan berkata, “Anggur ini melambangkan perjanjian baru yang Allah buat dengan umat-Nya, yang dimulai dengan pengorbanan darah-Ku. Ketika kamu minum ini, lakukanlah itu untuk mengingat Aku.”


Sebab kita semua dibaptis oleh satu Roh menjadi satu tubuh, apakah kita orang Yahudi ataupun bukan, hamba atau bebas; kita semua diberikan satu Roh.


Jangan mabuk oleh anggur karena itu dapat merusakkan hidupmu, tetapi penuhlah dengan Roh.


Dia yang duduk di atas takhta berkata kepadaku, “Sudah selesai! Aku adalah Alfa dan Omega, Yang Awal dan Yang Akhir. Aku akan memberikan minum dari mata air kehidupan dengan cuma-cuma kepada mereka yang haus.


Kemudian malaikat itu menunjukkan sungai air kehidupan kepadaku. Airnya sebening kristal dan mengalir dari takhta Allah dan Anak Domba.


Roh Allah dan pengantin perempuan itu berkata, “Marilah!” Setiap orang yang mendengarkan ini juga harus berkata, “Marilah!” Semua orang yang haus boleh datang untuk minum air kehidupan secara cuma-cuma jika mereka menginginkannya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan