Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 7:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 “Jangan merusak bumi, laut atau pohon-pohon sebelum kami memberikan tanda pada dahi orang-orang yang melayani Allah kita.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

3 “Tunggu dulu! Jangan merusakkan baik bumi, laut, maupun pohon-pohon, sebelum kami membubuhkan Meterai Allah pada dahi hamba-hamba-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 "Janganlah merusak bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Malaikat itu berkata, “Jangan dulu merusakkan darat atau laut, ataupun pohon-pohon kalau kami belum memberi tanda segel di dahi hamba-hamba Allah kita.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 katanya: ”Janganlah merusakkan bumi atau laut atau pohon-pohon sebelum kami memeteraikan hamba-hamba Allah kami pada dahi mereka!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 “Janganlah merusak bumi, laut, atau pohon-pohon sebelum kami memberi tanda cap pada dahi setiap orang yang melayani Allah.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 “Janganlah dulu merusak bumi, laut ataupun pepohonan sampai kami sudah menempelkan meterai di dahi umat Allah yang sejati!”

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 7:3
31 Referensi Silang  

Tetapi Allah sudah memutuskan untuk mempersingkat masa yang mengerikan itu. Jika tidak dipersingkat, tidak ada seorang pun yang dapat bertahan. Tetapi Allah mempersingkat ini untuk menolong orang-orang pilihan-Nya.


Ia akan mengutus semua malaikat-Nya ke seluruh bumi dengan bunyi terompet yang sangat nyaring. Dan mereka akan mengumpulkan umat pilihan-Nya dari keempat penjuru bumi.


Siapa pun yang mau melayani Aku harus mengikuti Aku. Pelayan-pelayan-Ku harus berada di mana pun Aku berada. Bapa-Ku akan menghormati setiap orang yang melayani Aku.”


Siapa yang menerima kesaksian-Nya, mengakui bahwa Allah adalah benar.


Tetapi sekarang, kamu sudah dibebaskan dari dosa. Kamu menjadi hamba Allah, menuntunmu kepada persiapan sepenuhnya bagi pelayan-Nya. Hasil akhirnya adalah hidup yang kekal.


Binatang buas kedua itu juga menyebabkan semua orang yang kecil dan besar, kaya dan miskin, orang bebas dan hamba, memakai tanda di tangan atau dahi mereka.


Tidak ada orang yang dapat menjual atau membeli tanpa tanda tersebut. Tanda itu adalah nama binatang itu atau angka dari namanya.


Kemudian aku melihat Anak Domba di hadapanku. Ia berdiri di Bukit Sion. Ada 144.000 orang yang bersama-Nya. Di dahi mereka tertulis nama Anak Domba dan nama Bapa-Nya.


Malaikat yang ketiga terbang mengikuti kedua malaikat sebelumnya. Ia berkata dengan suara keras, “Allah akan menghukum orang-orang yang menyembah binatang buas dan berhalanya dan yang setuju menerima tanda binatang itu di dahi atau tangannya.


Penghakiman-Nya benar dan adil. Allah kita sudah menghukum si pelacur besar. Ialah yang merusak bumi dengan dosa percabulannya. Allah telah menghukum si pelacur besar untuk membalaskan kematian para hamba-Nya.”


Kemudian aku melihat beberapa takhta dan orang-orang duduk di atasnya. Merekalah yang diberikan kuasa untuk menghakimi. Aku juga melihat jiwa orang-orang yang dibunuh karena mereka setia memberitakan kebenaran tentang Yesus, pesan yang mereka terima dari Allah. Mereka tidak menyembah binatang itu atau berhalanya. Mereka tidak menerima tanda binatang itu di dahi ataupun tangannya. Mereka hidup kembali dan memerintah bersama Kristus selama 1.000 tahun.


Mereka akan melihat wajah-Nya. Nama Allah akan tertulis di dahi mereka.


Kemudian aku dengar suara yang keluar dari antara keempat makhluk hidup itu. Suara itu berkata, “Satu liter gandum untuk upah sehari dan tiga liter jelai untuk upah sehari. Tetapi jangan merusakkan minyak dan anggur!”


Setelah kejadian itu aku melihat empat malaikat berdiri di keempat penjuru bumi. Mereka menahan keempat mata angin bumi sehingga tidak ada yang bertiup di darat, di laut, ataupun di pohon-pohon.


Kemudian aku melihat malaikat lain muncul dari sebelah timur. Ia membawa meterai dari Allah yang hidup. Malaikat itu berseru dengan kuat kepada keempat malaikat yang telah diberi kuasa untuk merusak bumi dan laut. Ia berseru kepada mereka,


Belalang-belalang itu tidak diperbolehkan merusak rumput, tumbuh-tumbuhan ataupun pohon-pohon. Mereka hanya boleh menyakiti manusia yang tidak mempunyai meterai Allah di dahinya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan