Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 5:1 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Kemudian aku lihat sebuah gulungan kitab di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu. Di sisi bagian dalam dan luar gulungan itu terdapat tulisan. Dan gulungan itu dimeteraikan dengan tujuh meterai.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

1 Lalu saya melihat sebuah gulungan kitab di dalam tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta. Gulungan itu bertulis di bagian dalam dan bagian luarnya, dan mempunyai tujuh meterai.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Lalu aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Kemudian saya melihat sebuah gulungan buku di tangan Dia yang duduk di takhta itu. Buku itu penuh dengan tulisan pada sebelah-menyebelahnya dan dimeteraikan dengan tujuh buah segel.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Maka aku melihat di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu, sebuah gulungan kitab, yang ditulisi sebelah dalam dan sebelah luarnya dan dimeterai dengan tujuh meterai.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Kemudian saya melihat sebuah gulungan kitab di tangan kanan Dia yang duduk di atas takhta itu. Gulungan itu mempunyai tulisan di bagian luar dan dalam, tetapi tidak bisa dibuka dan dibaca karena disegel dengan tujuh meterai yang terbuat dari lem lilin.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Aku melihat Dia yang duduk di atas takhta memegang sebuah gulungan di tangan kanan-Nya. Gulungan itu ditulis pada kedua sisinya dan disegel dengan tujuh meterai.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 5:1
16 Referensi Silang  

Malaikat itu memegang sebuah gulungan kitab kecil yang terbuka. Kaki kanannya berpijak di laut sedangkan kaki kirinya di darat.


Dia yang duduk di sana terlihat sangat indah seperti permata yaspis dan batu permata sardis. Di sekelilingi takhta itu ada pelangi yang warnanya seperti permata zamrud.


Makhluk-makhluk hidup ini memberikan pujian, hormat dan ucapan syukur kepada Dia yang duduk di takhta itu, yaitu Dia yang hidup selama-lamanya. Dan setiap kali mereka melakukan hal ini,


Kemudian aku mendengar setiap makhluk hidup yang ada di surga, di bumi, di bawah bumi dan di laut, segala sesuatu yang ada di alam semesta ini berkata: “Semua pujian dan hormat, dan kemuliaan dan kuasa sampai selama-lamanya bagi Dia yang duduk di atas takhta dan bagi Anak Domba!”


Anak Domba itu maju dan menerima gulungan kitab itu dari tangan kanan Dia yang duduk di takhta itu.


Kemudian aku menyaksikan Anak Domba itu membuka materai pertama dari ketujuh materai itu. Lalu Aku dengar salah satu dari empat makhluk hidup di dekat takhta itu berkata, “Ke sini!” Suaranya seperti bunyi guntur.


Mereka berkata kepada gunung-gunung dan batu karang, “Jatuhlah di atas kami. Sembunyikanlah kami dari wajah Dia yang duduk di atas takhta. Sembunyikan kami dari kemarahan Anak Domba!


Ketika Anak Domba membuka meterai yang ketujuh, surga menjadi sangat sunyi selama kira-kira setengah jam.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan