Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 3:7 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

7 “Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Filadelfia. Inilah pesan dari Dia Yang Kudus dan Yang Benar. Dialah yang memegang kunci Daud, jika Ia membuka sesuatu, maka tidak ada seorang pun yang bisa menutupnya. Dan jika Ia menutup sesuatu, maka tidak ada seorang pun yang bisa membukanya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

7 “Tuliskanlah surat ini kepada pemimpin jemaat di Filadelfia: “Pesan ini dari Dia Yang Suci dan Yang Benar, yang memiliki kunci Daud. Jikalau Ia membuka, tidak seorang pun dapat menutup. Jikalau Ia menutup, tidak seorang pun dapat membuka.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

7 "Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

7 “Kepada malaikat jemaat di Filadelfia, tulislah begini: Inilah pesan dari Dia yang suci dan sejati. Dialah pemegang kunci yang dimiliki Daud; kalau Ia membuka, tidak seorang pun dapat menutupnya, dan kalau Ia menutup, tidak seorang pun dapat membukanya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

7 ”Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Filadelfia: Inilah firman dari Yang Kudus, Yang Benar, yang memegang kunci Daud; apabila Ia membuka, tidak ada yang dapat menutup; apabila Ia menutup, tidak ada yang dapat membuka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

7 “Tuliskanlah ini kepada pelayan Tuhan yang mewakili jemaat di kota Filadelfia: Inilah pesan dari Aku, yaitu yang disebut ‘Yang Kudus’ dan yang sangat layak dipercaya. Aku memegang ‘kunci Daud’. Jadi Akulah yang berhak menentukan siapa yang menerima hak menjadi warga kerajaan Allah. Bila Aku membuka pintu bagi seseorang, tiada satu pun yang dapat menutup pintu itu baginya. Dan bila Aku menutup pintu bagi seseorang, tiada satu pun yang dapat membuka pintu itu baginya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

7 Tuliskanlah kepada malakait jemaat Filadelfia: Inilah yang dikatakan Dia Yang Kudus dan Yang Benar. Dialah yang memegang kunci Daud. Dia dapat membuka pintu dan tidak seorangpun dapat menutupnya, demikian juga jika Dia menutup pintu, tidak seorangpun yang bisa membukanya.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 3:7
38 Referensi Silang  

Aku akan memberikan kunci Kerajaan Allah kepadamu sehingga ketika kamu membicarakan penghakiman di sini di bumi ini, penghakiman itu adalah penghakiman dari Allah. Dan jika kamu janjikan pengampunan di sini di bumi, pengampunan itu adalah pengampunan dari Allah.”


Langit dan bumi akan lenyap, tetapi perkataan-Ku akan tetap selamanya.”


“Yesus dari Nazaret! Apa yang Engkau inginkan dari kami? Apakah Engkau datang untuk memusnahkan kami? Aku tahu siapakah Engkau! Engkaulah Yang Kudus dari Allah!”


Ia akan menjadi besar. Orang-orang akan menyebut-Nya Anak Allah Yang Mahatinggi, dan Tuhan Allah akan menjadikan Dia raja seperti leluhur-Nya, Daud.


“Yesus dari Nazaret! Apa yang Engkau inginkan dengan kami? Apakah Engkau datang untuk membinasakan kami? Aku tahu siapakah Engkau! Engkaulah Allah Yang Kudus.”


Jawab Yesus, “Akulah jalan, kebenaran dan hidup. Tidak seorang pun bisa sampai kepada Bapa tanpa melalui Aku.


Kalian menolak Dia yang Kudus dan Benar, dan sebaliknya kamu justru meminta Pilatus untuk membebaskan seorang pembunuh untukmu.


Dan kita tahu bahwa Anak Allah sudah datang dan memberi kita pengertian. Jadi, sekarang kita bisa tahu Dia yang benar, dan kita hidup di dalam Dia yang benar. Kita ada di dalam Anak-Nya, Yesus Kristus. Ia adalah Allah yang benar dan Ia adalah hidup yang kekal.


Suara itu berkata, “Tuliskanlah semua yang kamu lihat ke dalam kitab dan kirimkanlah kitab itu kepada ketujuh gereja ini: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia dan Laodikia.”


Akulah Yang Hidup. Dulu Aku mati, tetapi lihatlah, sekarang Aku hidup sampai selama-lamanya! Aku memegang semua kunci kematian dan kunci dunia orang mati.


dan dari Yesus Kristus. Yesus adalah saksi yang setia. Ialah yang pertama bangkit dari kematian dan Penguasa dari raja-raja di dunia. Yesuslah yang mengasihi dan membebaskan dosa-dosa kita dengan penumpahan darah-Nya.


Mereka menyanyikan lagu Musa, hamba Allah dan lagu Anak Domba: “Besar dan ajaib semua pekerjaan-Mu, Tuhan Allah Yang Mahakuasa. Adil dan benar semua jalan-Mu, Raja segala bangsa.


Dan aku mendengar altar itu berkata: “Ya Tuhan, Allah Yang Mahakuasa, penghakiman-Mu benar dan adil.”


Kemudian aku melihat surga terbuka dan di hadapanku ada seekor kuda putih. Penunggangnya disebut Yang Setia dan Yang Benar karena Ia menghakimi dan berperang dengan adil.


Penghakiman-Nya benar dan adil. Allah kita sudah menghukum si pelacur besar. Ialah yang merusak bumi dengan dosa percabulannya. Allah telah menghukum si pelacur besar untuk membalaskan kematian para hamba-Nya.”


“Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Efesus. Inilah pesan dari Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya dan yang berjalan di antara ketujuh kaki pelita emas:


Dia yang duduk di atas takhta itu berkata, “Lihatlah, Aku membuat semuanya baru!” Kemudian Ia berkata, “Tuliskanlah ini, sebab semua perkataan ini benar dan dapat dipercaya.”


“Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Laodikia. Inilah pesan dari Sang Amin, Dialah saksi yang setia dan benar, sumber dari segala ciptaan Allah:


Masing-masing makhluk itu mempunyai enam sayap yang dipenuhi dengan mata, baik di sisi luar maupun dalamnya. Siang dan malam keempat makhluk itu berseru tanpa henti-hentinya: “Kudus, kudus, kuduslah Tuhan, Allah Yang Mahakuasa. Ia Yang sudah ada, Yang sekarang ada dan Yang akan datang.”


Lalu mereka semua menyanyikan satu lagu baru bagi Anak Domba itu: “Engkau layak menerima gulungan kitab itu dan membuka meterai-meterainya, karena Engkau telah dibunuh. Dengan korban darah-Mu, Engkau telah menebus orang-orang bagi Allah dari semua suku, bahasa, kaum dan bangsa.


Jiwa-jiwa itu berseru dengan suara keras, “Ya Tuhan yang kudus dan benar, sampai berapa lama lagi sebelum Engkau menghakimi dan membalas orang-orang di bumi yang membunuh kami?”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan