Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 21:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga dari Allah. Kota itu sudah dipersiapkan seperti pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Dan saya, Yohanes, melihat Kota Kudus, yaitu Yerusalem baru, turun dari surga, dari Allah. Sungguh suatu pemandangan yang indah megah seperti seorang pengantin perempuan pada hari pernikahannya.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Aku juga melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari surga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Maka saya melihat kota suci itu, yaitu Yerusalem yang baru, turun dari surga dari Allah. Kota itu sudah disiapkan seperti seorang pengantin perempuan didandani untuk menemui pengantin laki-laki.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Dan aku melihat kota yang kudus, Yerusalem yang baru, turun dari sorga, dari Allah, yang berhias bagaikan pengantin perempuan yang berdandan untuk suaminya.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Saya juga melihat kota kudus Allah, yaitu Yerusalem baru, sedang diturunkan dari surga. Kota itu indah sekali. Keindahannya bagai pengantin perempuan yang sudah berdandan bagi pengantin laki-laki pada hari pernikahan mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 Lalu saya melihat kota kudus itu, Yerusalem Baru, diturunkan oleh Allah dari Surga, sudah bersiap diri seperti seorang pengantin perempuan yang berhias untuk suaminya.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 21:2
28 Referensi Silang  

Aku seperti sahabat mempelai laki-laki dalam pernikahan. Mempelai perempuan adalah milik mempelai laki-laki. Sahabat hanya menunggu petunjuk dari mempelai laki-laki. Dan ia sangat senang melakukan apa yang dikehendaki mempelai laki-laki. Seperti itulah kegembiraanku. Dan itu sudah cukup bagiku.


Aku merasa cemburu padamu dengan kasih yang diberikan Allah kepadamu. Aku berjanji untuk memberikan kamu kepada Kristus, yang akan menjadi satu-satunya suamimu. Aku ingin kamu menjadi mempelai perempuan yang suci.


Abraham menantikan kota yang memiliki landasan yang kuat. Kota ini direncanakan dan dibangun oleh Allah.


Tetapi kenyataannya mereka menunggu suatu negeri yang lebih baik, yaitu negeri surgawi. Jadi, Allah tidak malu dipanggil sebagai Allah mereka. Ia sudah menyediakan kota untuk mereka.


Tetapi kamu telah datang ke bukit Sion, kota Allah yang hidup, Yerusalem surgawi. Kamu sudah datang ke tempat di mana ribuan malaikat berkumpul untuk bersukaria.


Di bumi ini kita tidak mempunyai kota yang kekal, tetapi kita menantikan kota milik kita yang akan datang.


Inilah wahyu dari Yesus Kristus, yang Allah berikan kepada-Nya untuk diperlihatkan kepada para hamba-Nya hal-hal yang harus segera terjadi. Yesus mengutus malaikat-Nya kepada hamba-Nya Yohanes untuk menunjukkan tanda-tanda tentang semuanya ini.


Dari Yohanes, kepada ketujuh gereja di wilayah Asia: Anugerah dan damai dari Allah untukmu dari Dia yang sekarang ada, sudah ada dan yang akan datang; dan dari tujuh roh yang ada di hadapan takhta-Nya;


Aku, Yohanes saudara seimanmu. Kita ada bersama-sama dalam Yesus, dan kita saling berbagi dalam hal-hal ini: penderitaan, kerajaan dan ketabahan dalam Yesus. Saat itu, aku sedang berada di pulau Patmos karena kesetiaanku untuk menyampaikan pesan Allah, yaitu cerita yang sebenarnya tentang Yesus.


Tetapi jangan ukur halaman luar Bait Allah karena tempat itu sudah diberikan kepada orang-orang yang tidak mengenal Allah. Mereka akan menginjak-injak kota suci itu selama 42 bulan.


Kemudian Roh menguasaiku dan malaikat itu membawaku ke atas sebuah gunung yang sangat besar dan tinggi. Ia menunjukkan kota suci Yerusalem kepadaku. Kota itu turun dari surga dari Allah.


Kemudian seorang malaikat datang kepadaku. Ia adalah salah satu dari ketujuh malaikat yang memegang ketujuh mangkuk yang penuh dengan tujuh bencana terakhir. Kata malaikat itu kepadaku, “Ikutlah aku. Aku akan menunjukkan pengantin perempuan kepadamu. Ia adalah istri Anak Domba itu.”


Roh Allah dan pengantin perempuan itu berkata, “Marilah!” Setiap orang yang mendengarkan ini juga harus berkata, “Marilah!” Semua orang yang haus boleh datang untuk minum air kehidupan secara cuma-cuma jika mereka menginginkannya.


Dan jika ada orang yang mengurangi sesuatu dari perkataan dalamnya, Allah akan mengambil bagian yang ia miliki dari pohon kehidupan dan kota kudus, yang dituliskan dalam buku ini.”


Mereka yang menang akan menjadi tiang penyangga di dalam Bait Suci Allah-Ku. Mereka tidak akan pernah lagi harus meninggalkan Bait Suci itu. Aku akan menuliskan nama Allah-Ku dan nama kota Allah-Ku padanya. Kota itu adalah Yerusalem baru, yang turun dari surga dari Allah-Ku. Aku juga akan menuliskan nama-Ku yang baru padanya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan