Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 2:18 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

18 “Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Tiatira. Inilah pesan dari Anak Allah, yang mata-Nya seperti nyala api dan kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga yang membara di dalam perapian:

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

18 “Tuliskanlah surat ini kepada pemimpin jemaat di Tiatira: “Pesan ini dari Anak Allah, yang mata-Nya menembus seperti nyala api, yang kaki-Nya seperti tembaga yang berkilau-kilauan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

18 "Tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

18 “Kepada malaikat jemaat di Tiatira, tulislah begini: Inilah pesan dari Anak Allah, yang mata-Nya bernyala-nyala seperti api, dan kaki-Nya berpijar seperti tembaga dibakar.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

18 ”Dan tuliskanlah kepada malaikat jemaat di Tiatira: Inilah firman Anak Allah, yang mata-Nya bagaikan nyala api dan kaki-Nya bagaikan tembaga:

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

18 “Tuliskanlah ini kepada pelayan Tuhan yang mewakili jemaat di kota Tiatira: Inilah pesan dari Aku, Anak Allah, yang matanya bersinar seperti nyala api dan kakinya seperti pijaran tembaga saat dimurnikan dalam api yang sangat panas.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

18 Tuliskanlah ini kepada malakait jemaat Tiatira: inilah yang Anak Allah katakan, Dia yang matanya seperti nyala api dan kakinya seperti kuningan yang dipoles.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 2:18
22 Referensi Silang  

Ketika Petrus sedang berbicara, datanglah awan yang sangat terang menutupi mereka. Lalu terdengar suara yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sungguh berkenan kepada-Nya. Dengarkanlah Dia!”


Kepala pasukan dan para prajurit yang menjaga Yesus menjadi sangat ketakukan karena gempa bumi dan semua yang terjadi. Mereka berkata, “Sungguh, Ia adalah Anak Allah!”


Terdengarlah suara dari surga yang berkata, “Inilah Anak-Ku yang Kukasihi. Aku sangat berkenan kepada-Nya.”


Malaikat itu berkata kepada Maria, “Roh Kudus akan mendatangimu dan kuasa Allah yang Mahatinggi akan meliputimu. Bayi itu akan menjadi suci dan akan disebut Anak Allah.


Firman itu telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa. Ia dipenuhi dengan anugerah dan kebenaran Allah.


Jawab Natanael, “Guru, Engkau adalah Anak Allah. Engkau adalah Raja orang Israel.”


Lalu mengapa kamu menuduh Aku menghujat Allah karena Aku berkata, ‘Aku Anak Allah’? Akulah yang telah dipilih dan diutus Allah ke dalam dunia.


Allah mengasihi dunia ini sehingga Ia menyerahkan Anak tunggal-Nya supaya setiap orang yang percaya kepada-Nya tidak akan binasa, tetapi menerima hidup yang kekal.


Orang yang percaya kepada Anak Allah tidak akan dihukum. Tetapi mereka yang tidak percaya sudah berada di bawah hukuman, sebab mereka tidak percaya kepada Anak Allah yang tunggal itu.


Percayalah Aku, waktunya yang penting akan datang. Waktu itu sudah ada di sini. Orang yang mati akan mendengar suara Anak Allah. Dan mereka yang mendengar akan hidup.


Di antara mereka ada seorang wanita bernama Lidia dari kota Tiatira yang bekerja menjual kain ungu. Lidia menyembah Allah yang benar. Tuhan membuka hatinya sehingga ia menerima apa yang diajarkan oleh Paulus.


Ketika mereka sampai di tempat yang berair, pejabat itu berkata, “Lihat, di situ ada air. Apakah ada yang melarang aku untuk dibaptis?” [


Dan ketika Ia dibangkitkan dari kematian oleh Roh Kudus, Ia diberikan kuasa penuh untuk memerintah sebagai Anak Allah. Ia adalah Yesus Kristus, Tuhan kita.


Allah bahkan membiarkan Anak-Nya sendiri untuk menderita guna menyelamatkan kita. Benar, Ia menyerahkan Anak-Nya bagi kita semua. Maka sekarang bersama Yesus, Allah pasti akan memberikan segala sesuatu kepada kita.


Suara itu berkata, “Tuliskanlah semua yang kamu lihat ke dalam kitab dan kirimkanlah kitab itu kepada ketujuh gereja ini: Efesus, Smirna, Pergamus, Tiatira, Sardis, Filadelfia dan Laodikia.”


“Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Efesus. Inilah pesan dari Dia yang memegang ketujuh bintang di tangan kanan-Nya dan yang berjalan di antara ketujuh kaki pelita emas:


Tetapi sebagian darimu di Tiatira tidak mengikuti ajaran perempuan itu. Kamu tidak mempelajari apa yang disebut sebagai rahasia iblis. Ini yang Aku katakan kepadamu: Aku tidak akan menanggungkan beban lainnya ke atasmu.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan