Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 19:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Penghakiman-Nya benar dan adil. Allah kita sudah menghukum si pelacur besar. Ialah yang merusak bumi dengan dosa percabulannya. Allah telah menghukum si pelacur besar untuk membalaskan kematian para hamba-Nya.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Karena penghakiman-Nya benar dan adil. Ia telah menghukum Pelacur Besar itu, yang dengan dosanya telah merusak bumi, dan Ia telah membalas kematian hamba-hamba-Nya.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Dialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusak bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Penghakiman-Nya adil dan bijaksana! Ia sudah menjatuhkan hukuman ke atas pelacur yang besar, yang merusak dunia dengan percabulannya. Allah sudah menghukum pelacur itu, sebab ia membunuh hamba-hamba Allah.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 sebab benar dan adil segala penghakiman-Nya, karena Ialah yang telah menghakimi pelacur besar itu, yang merusakkan bumi dengan percabulannya; dan Ialah yang telah membalaskan darah hamba-hamba-Nya atas pelacur itu.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Karena Dia selalu menghakimi dengan adil dan benar. Sekarang Allah sudah menghukum ratu pelacur itu, yang merusak penduduk bumi dengan penyembahan berhala. Di mata Allah, hal itu seperti dosa percabulan. Dan Allah sudah membalaskan pembunuhan hamba-hamba-Nya terhadap pelacur itu.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 sebab penghakiman-Nya adil dan benar, karena Allah sudah mendakwa pelacur yang terkenal itu yang merusak bumi dengan perselingkuhannya, dan sudah mengadili dia sebab pelacur itu sudah membunuh para pelayan-Nya.”

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 19:2
16 Referensi Silang  

Mereka menyanyikan lagu Musa, hamba Allah dan lagu Anak Domba: “Besar dan ajaib semua pekerjaan-Mu, Tuhan Allah Yang Mahakuasa. Adil dan benar semua jalan-Mu, Raja segala bangsa.


Bergembiralah karena kehancurannya, wahai surga! Bergembiralah wahai umat Allah, rasul-rasul dan nabi-nabi! Allah sudah menghukum dia karena apa yang diperbuatnya terhadap kamu.”


Ia menuntun semua bangsa-bangsa ke dalam dosa. Nafsu percabulannya seperti anggur yang membuat mereka semua mabuk. Raja-raja di bumi berbuat dosa percabulan dengan dia. Pedagang-pedagang di bumi menjadi kaya oleh kemewahannya yang tak terkendalikan.”


Jiwa-jiwa itu berseru dengan suara keras, “Ya Tuhan yang kudus dan benar, sampai berapa lama lagi sebelum Engkau menghakimi dan membalas orang-orang di bumi yang membunuh kami?”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan