Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 18:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Malaikat itu berseru dengan suaranya yang kuat, “Ia sudah hancur! Babel yang besar itu sudah dihancurkan! Ia sudah menjadi rumah bagi setan-setan dan sarang bagi roh-roh jahat. Kota itu sudah menjadi sarang bagi segala jenis burung najis. Tempat di mana segala jenis binatang yang najis dan menjijikkan tinggal.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Ia berseru dengan suara yang dahsyat, “Babel sudah roboh, sudah roboh kota besar itu. Ia sudah menjadi sarang hantu dan gua setan serta segala macam roh jahat.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Ia berseru dengan suara yang kuat, "Sudah runtuh, sudah runtuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi semua binatang yang najis dan yang dibenci,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Dengan suara yang besar, ia berseru, “Sudah jatuh! Babel besar sudah jatuh! Sekarang ia menjadi tempat setan-setan dan roh-roh jahat. Di dalamnya hidup segala macam burung yang najis dan yang dibenci orang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Dan ia berseru dengan suara yang kuat, katanya: ”Sudah rubuh, sudah rubuh Babel, kota besar itu, dan ia telah menjadi tempat kediaman roh-roh jahat dan tempat bersembunyi semua roh najis dan tempat bersembunyi segala burung yang najis dan yang dibenci,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Malaikat itu berseru dengan sangat nyaring, “Babel sudah binasa! Ibukota yang agung itu sudah binasa! Kini hanya setan-setan yang dipenjarakan di situ. Tempat yang dulu ramai sudah menjadi tempat tinggal burung-burung najis yang dibenci manusia.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 Dia berteriak dengan suara yang kuat, “Kota Babel besar sudah runtuh! Kota itu sudah menjadi tempat tinggal setan-setan, tempat perlindungan untuk roh yang menajiskan, dan tempat berdiam setiap burung yang najis dan menjijikan.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 18:2
26 Referensi Silang  

Kaki-Nya mengkilap bagaikan tembaga yang membara di dalam perapian. Suara-Nya seperti gemuruh air bah.


Ia berteriak dengan kerasnya seperti singa yang mengaum. Setelah ia berseru, terdengarlah suara dari ketujuh guntur.


Mayat kedua saksi itu akan tergeletak di jalan raya kota besar. Kota itu bisa disebut Sodom atau Mesir.


Lalu malaikat lainnya keluar dari Bait Allah. Malaikat ini memanggil Dia yang duduk di atas awan putih, “Ambillah sabit-Mu dan kumpullah dari bumi. Waktu untuk panen sudah tiba dan buah di bumi sudah matang.”


Kemudian malaikat kedua terbang mengikuti malaikat pertama dan berkata, “Ia sudah hancur! Kota besar Babel sudah hancur! Kota itu menuntun semua bangsa ke dalam dosa. Hawa nafsu percabulannya bagaikan anggur yang membuat mereka mabuk.”


Kemudian aku melihat tiga roh jahat yang terlihat seperti katak. Mereka keluar dari mulut naga, mulut binatang buas dan dari mulut nabi palsu.


Kota besar itu terbelah menjadi tiga bagian. Kota bangsa-bangsa yang tidak mengenal Allah menjadi hancur lebur. Dan Allah tidak lupa untuk menghukum Babel yang besar itu. Ia memberikan kepada kota itu mangkuk yang penuh dengan anggur kemarahanan-Nya yang mengerikan.


Perempuan yang kamu lihat itu adalah kota besar yang memerintah atas raja-raja di bumi.”


Pada dahinya, terdapat suatu tulisan yang memiliki makna tersembunyi, yaitu: Babel yang besar ibu dari para pelacur dan segala kejahatan di bumi


Raja-raja itu akan berdiri sejauh mungkin karena mereka takut akan siksaan yang dialaminya. Mereka akan berkata: “Mengerikan! Betapa mengerikannya, wahai kota yang besar, wahai kota Babel yang kuat! Hukumanmu itu terjadi hanya dalam satu jam!”


Kemudian seorang malaikat yang sangat kuat mengangkat batu yang besar sekali. Ia melempar batu itu ke laut dan berkata: “Demikianlah Kota besar Babel akan dilempar dan tidak akan pernah ditemukan lagi.


Lalu aku melihat seorang malaikat yang gagah perkasa berkata dengan suara lantang, “Siapakah yang pantas membuka meterai dan gulungan kitab itu?”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan