Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Wahyu 1:18 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

18 Akulah Yang Hidup. Dulu Aku mati, tetapi lihatlah, sekarang Aku hidup sampai selama-lamanya! Aku memegang semua kunci kematian dan kunci dunia orang mati.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

18 Akulah Dia yang hidup! Aku sudah mati, tetapi lihatlah, Aku hidup untuk selama-lamanya. Aku berkuasa atas kematian, dan atas dunia orang mati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

18 dan Yang Hidup. Aku telah mati, namun lihatlah, Aku hidup, sampai selama-lamanya dan Aku memegang segala kunci maut dan kerajaan maut.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

18 Akulah sumber kehidupan. Meskipun Aku pernah mati, tetapi lihatlah! Aku hidup sekarang, dan hidup sampai selama-selamanya! Amin. Aku memegang kunci Syeol dan berkuasa atas kematian. Jadi, Akulah yang berwenang menentukan kapan setiap orang mati, dan Aku juga berkuasa menghidupkan kembali.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

18 Akulah Yang Hidup. Aku sudah pernah mati, tetapi lihat! Sekarang Aku hidup untuk selamanya, dan Aku memegang kunci-kunci maut dan kuburan.

Lihat babnya Menyalin




Wahyu 1:18
32 Referensi Silang  

Dan kamu, orang-orang Kapernaum, janganlah berpikir kamu akan diangkat ke surga. Tidak! Kamu akan dibuang ke dalam tempat kematian. Jika mujizat-mujizat yang Kulakukan itu terjadi di Sodom, mereka pasti sudah berhenti berbuat dosa dan kota itu masih ada sampai sekarang.


Aku akan memberikan kunci Kerajaan Allah kepadamu sehingga ketika kamu membicarakan penghakiman di sini di bumi ini, penghakiman itu adalah penghakiman dari Allah. Dan jika kamu janjikan pengampunan di sini di bumi, pengampunan itu adalah pengampunan dari Allah.”


Perempuan-perempuan itu sangat ketakutan. Mereka sujud menyembah keduanya. Kedua orang itu berkata kepada mereka, “Mengapa kalian mencari Orang hidup di sini? Ini tempat untuk orang mati.


Yesus berkata kepadanya, “Akulah kebangkitan dan hidup. Setiap orang yang percaya kepada-Ku akan hidup, meskipun ia akan mati.


Tidak lama lagi, orang-orang di dunia ini tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu akan melihat Aku. Kamu akan hidup, sebab Aku hidup.


Kita tahu bahwa Kristus sudah dibangkitkan dari kematian dan tidak bisa mati lagi. Kematian tidak berkuasa lagi atas Dia.


Memang benar bahwa Kristus lemah ketika Ia disalibkan, tetapi sekarang Ia hidup oleh kuasa Allah. Dan benar juga bahwa kami mengambil bagian dalam kelemahan-Nya, tetapi dalam hubungan kami denganmu, kami akan hidup dengan-Nya oleh karena kuasa Allah.


Jadi, bukan lagi aku yang hidup, tetapi Kristuslah yang hidup di dalamku. Aku masih hidup dalam tubuhku ini, tetapi aku hidup karena aku yakin atas kesetiaan Anak Allah. Ia mengasihi aku dan memberikan diri-Nya sendiri untuk menyelamatkan aku.


Hidupmu yang lama sudah mati, dan hidupmu yang baru bersama Kristus disimpan dengan aman untukmu oleh Allah.


Anak mencerminkan kebesaran ilahi Allah. Ia adalah sama persis dengan keberadaan Allah sendiri. Ia menyatukan segala sesuatu dengan perintah-Nya yang penuh kuasa. Anak membuat jalan bagi orang-orang untuk disucikan dari dosa-dosanya. Kemudian Ia duduk di sebelah kanan Allah yang Mahabesar di surga.


Marilah kita terus memusatkan perhatian kita pada Yesus. Ia adalah pemimpin iman kita, dan Ia juga yang menyempurnakan iman kita. Ia menderita kematian di atas kayu salib. Tetapi Ia menerima penyaliban yang memalukan itu seolah-olah bukan apa-apa karena sukacita yang Ia lihat sedang menantikan-Nya. Dan sekarang Ia duduk di sebelah kanan takhta Allah di surga.


Tuhan Yesus menjadi imam, tetapi bukan menurut aturan hukum mengenai keturunan tertentu. Ia menjadi imam menurut kuasa hidup yang tidak pernah berakhir.


Karena itu, Yesus dapat menyelamatkan mereka yang datang kepada Allah melalui-Nya. Ia dapat melakukan ini selamanya, sebab Ia selalu hidup dan siap menjadi Perantara bagi mereka dan Allah.


Malaikat itu membuat janji melalui kuasa Dia yang hidup selama-lamanya, yang telah menciptakan langit dan segala isinya, bumi dan segala isinya, serta laut dan segala isinya. Malaikat itu berkata, “Tidak akan ada penundaan lagi!


Kemudian salah satu dari keempat makhluk hidup memberikan tujuh mangkuk emas kepada ketujuh malaikat itu. Mangkuk-mangkuk itu penuh dengan kemarahan Allah, Dia yang hidup selama-lamanya.


“Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Smirna. Inilah pesan dari Yang Awal dan Yang Akhir, Dia yang dulu mati dan hidup lagi:


Laut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya. Maut dan kerajaan maut menyerahkan orang-orang mati yang ada di dalamnya. Semua orang dihakimi menurut perbuatan mereka.


Dan maut dan kerajaan maut dilemparkan ke dalam lautan api. Lautan api ini adalah kematian yang kedua.


“Tuliskanlah ini kepada malaikat dari gereja di Filadelfia. Inilah pesan dari Dia Yang Kudus dan Yang Benar. Dialah yang memegang kunci Daud, jika Ia membuka sesuatu, maka tidak ada seorang pun yang bisa menutupnya. Dan jika Ia menutup sesuatu, maka tidak ada seorang pun yang bisa membukanya.


Makhluk-makhluk hidup ini memberikan pujian, hormat dan ucapan syukur kepada Dia yang duduk di takhta itu, yaitu Dia yang hidup selama-lamanya. Dan setiap kali mereka melakukan hal ini,


Keempat makhluk hidup itu berkata, “Amin!” Lalu penatua itu sujud dan menyembah.


Aku melihat, dan di depanku ada seekor kuda berwarna hijau pucat di depanku. Penunggang kuda itu adalah Maut dan Kerajaan Maut mengikutinya secara dekat dari belakang. Mereka diberi kuasa atas seperempat bumi. Kuasa itu adalah kuasa untuk membunuh dengan pedang, kelaparan, penyakit dan binatang-binatang buas di bumi.


Malaikat kelima meniup trompetnya. Lalu aku melihat suatu bintang jatuh ke bumi. Kepada bintang itu diberikan kunci ke dalam lubang jurang maut.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan