Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Roma 5:10 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

10 Selagi kita masih menjadi musuh Allah, Allah berdamai dengan kita melalui kematian Anak-Nya. Apalagi sekarang, kita sudah menjadi sahabat-sahabat Allah, ini membuat kita semakin pasti akan diselamatkan melalui hidup Anak-Nya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

10 Selagi kita masih menjadi musuh-musuh-Nya, kita dikembalikan kepada Allah oleh kematian Anak-Nya. Betapa besar berkat-berkat yang disediakan-Nya bagi kita sekarang sesudah kita menjadi sahabat-Nya, dan Ia hidup di dalam kita!

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah melalui kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

10 Kalau pada masa kita bermusuhan dengan Allah, kita didamaikan dengan-Nya melalui kematian Anak-Nya, apalagi sekarang sesudah hubungan kita dengan Allah baik kembali, tentu kita akan diselamatkan juga melalui hidup Kristus.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

10 Sebab jikalau kita, ketika masih seteru, diperdamaikan dengan Allah oleh kematian Anak-Nya, lebih-lebih kita, yang sekarang telah diperdamaikan, pasti akan diselamatkan oleh hidup-Nya!

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

10 Kalau Anak Allah mati demi kita waktu kita masih memusuhi Allah, terlebih lagi sekarang, setelah Yesus dibangkitkan dari kematian dan mendamaikan kita dengan Allah, Yesus akan terus menjaga kita dan keselamatan kita benar-benar terjamin!

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

10 Sementara kita masih menjadi musuh-Nya, Allah membuat kita menjadi kawan-kawan-Nya melalui kematian Anak-Nya, sehingga kita bisa yakin bahwa Dia akan menyelamatkan kita melalui kehidupan Anak-Nya.

Lihat babnya Menyalin




Roma 5:10
29 Referensi Silang  

Tidak lama lagi, orang-orang di dunia ini tidak akan melihat Aku lagi. Tetapi kamu akan melihat Aku. Kamu akan hidup, sebab Aku hidup.


Kehidupan memang berasal dari Bapa sendiri. Jadi, Bapa juga memberikan kuasa kepada Anak untuk memberi kehidupan.


Setiap orang yang melihat Anak dan percaya kepada-Nya akan menerima hidup yang kekal. Aku akan membangkitkan mereka pada akhir jaman. Inilah yang diinginkan Bapa-Ku.”


Bapa mengutus Aku. Ia hidup, dan Aku hidup karena Dia. Begitu juga setiap orang yang makan tubuh-Ku, akan hidup karena Aku.


Untuk sekarang, orang Israel yang menolak menerima Kabar Baik menjadi musuh Allah. Ini terjadi supaya menolong kalian yang bukan Yahudi. Tetapi mereka tetap adalah orang-orang pilihan Allah, dan Ia mengasihi mereka karena janji-Nya kepada leluhur mereka.


Tidak hanya kita diselamatkan, tetapi kita juga bersukacita sekarang juga karena apa yang dilakukan Allah melalui Tuhan kita Yesus Kristus. Jadi, karena Yesus, kita sekarang adalah sahabat-sahabat Allah.


Ini benar karena apa yang dilakukan Kristus. Ketika kita tidak sanggup menolong diri kita sendiri, Ia mati bagi kita, manusia berdosa yang tidak menghormati Allah.


Allah bahkan membiarkan Anak-Nya sendiri untuk menderita guna menyelamatkan kita. Benar, Ia menyerahkan Anak-Nya bagi kita semua. Maka sekarang bersama Yesus, Allah pasti akan memberikan segala sesuatu kepada kita.


Siapakah yang bisa berkata umat Allah bersalah? Tidak ada, sebab Yesus Kristus telah mati bagi kita. Dan lebih lagi, Ia telah dibangkitkan dan sekarang duduk di sebelah kanan Allah, berbicara dengan-Nya bagi kita.


Sebab, pikiran yang dituntun oleh kelemahan manusiawi berperang melawan Allah. Mereka menolak menaati hukum Allah, dan benar-benar tidak mampu menurutinya.


Jadi, kami sudah diutus untuk berbicara bagi Kristus. Ini seperti Allah memanggil orang melalui kami. Kami berbicara atas nama Kristus, ketika kami memohon kalian untuk berdamai dengan Allah.


Kristus tidak mempunyai dosa, tapi Allah membuat Dia menjadi dosa bagi kita, supaya melalui Kristus kita bisa menjadi contoh tentang kesetiaan Allah untuk memenuhi janji-Nya.


Dalam satu tubuh baru ini, Kristus ingin membawa mereka berdua kembali kepada Allah melalui kematian-Nya di atas salib. Dengan demikian, permusuhan itu diakhiri.


Dahulu kita semua juga hidup seperti mereka. Kita hidup untuk memuaskan hawa nafsu kita, menuruti keinginan tubuh dan pikiran kita. Sama seperti orang lain di dunia ini, kita pantas menerima hukuman Allah.


Karena alasan inilah, Yesus harus menjadi manusia sama seperti kita, saudara-saudari-Nya, dalam segala hal. Yesus menjadi manusia supaya Ia dapat mewakili kita di hadapan Allah sebagai Imam Besar yang penuh belas kasihan dan adil. Kemudian Ia dapat mempersembahkan korban untuk menggantikan dosa-dosa manusia.


Karena itu, Yesus dapat menyelamatkan mereka yang datang kepada Allah melalui-Nya. Ia dapat melakukan ini selamanya, sebab Ia selalu hidup dan siap menjadi Perantara bagi mereka dan Allah.


Anak-anakku, aku menulis surat ini untukmu supaya kamu tidak berbuat dosa. Tetapi jika ada yang berbuat dosa, kita mempunyai seorang Pembela di hadapan Allah Bapa, yaitu Yesus Kristus, satu-satunya yang benar.


Kasih yang benar adalah kasih Allah kepada kita, bukan kasih kita kepada Allah. Ia mengutus Anak-Nya untuk menjadi korban pengampunan bagi dosa-dosa kita.


Akulah Yang Hidup. Dulu Aku mati, tetapi lihatlah, sekarang Aku hidup sampai selama-lamanya! Aku memegang semua kunci kematian dan kunci dunia orang mati.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan