Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 3:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Yohanes berseru, “Bertobatlah karena Kerajaan Allah sudah sangat dekat.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Inti khotbah-khotbahnya ialah, “Tinggalkan dosa-dosamu. Berbaliklah kepada Allah, karena Kerajaan Surga sudah dekat.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 "Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah dekat!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 “Bertobatlah dari dosa-dosamu,” katanya, “karena Allah akan segera memerintah sebagai Raja!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 ”Bertobatlah, sebab Kerajaan Sorga sudah dekat!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 “Bertobatlah dari dosa-dosamu, sebab tidak lama lagi Allah akan mendirikan kerajaan-Nya di dunia ini.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 “Bertobatlah, sebab Kerajaan Surga sudah datang!”

Lihat babnya Menyalin




Matius 3:2
61 Referensi Silang  

Ketika kamu pergi, sampaikanlah hal ini kepada mereka: ‘Kerajaan Allah sudah dekat.’


Kemudian Yesus mulai mengecam kota-kota di mana Ia lakukan kebanyakan mujizat-Nya. Ia mencela kota-kota ini karena orang-orang di sana tidak mengubah hidupnya ataupun berhenti berbuat dosa.


Pada hari penghakiman, kalian yang hidup saat ini akan dibandingkan dengan penduduk Niniwe, dan mereka akan menjadi saksi-saksi untuk menunjukkan betapa salahnya kalian. Karena pada waktu Yunus memberitakan firman Allah kepada mereka, mereka bertobat. Sekarang, ada Seorang yang lebih besar daripada Yunus di sini, tetapi kamu tidak mau bertobat.


Yesus menjawab, “Allah telah memberikan kamu kesempatan untuk mengetahui rahasia Kerajaan Allah, tetapi tidak untuk orang-orang itu.


Kemudian Yesus menceritakan perumpamaan lainnya lagi, “Kerajaan Allah itu seperti seorang yang menanam benih gandum yang baik di ladangnya.


Kemudian Yesus menceritakan perumpamaan lagi, “Kerajaan Allah adalah seperti biji sesawi yang ditanam orang di kebunnya.


Kemudian Yesus menceritakan perumpamaan lainnya, “Kerajaan Allah adalah seperti ragi yang digunakan seorang ibu untuk membuat roti. Ia menyampuri ragi itu dengan tepung yang banyak, tapi ragi itulah yang membuat adonan tepung itu mengembang.”


“Demikian juga Kerajaan Allah adalah seperti jala yang ditebarkan ke dalam danau untuk menangkap berbagai macam ikan.


Kemudian Yesus berkata kepada pengikut, “Jadi, setiap guru Taurat yang telah belajar tentang Kerajaan Allah mempunyai hal-hal baru untuk diajar. Ia adalah seperti seorang pemilik rumah yang mengeluarkan barang-barang dari gudangnya baik yang baru maupun yang lama.”


Aku katakan begitu karena Kerajaan Allah itu seperti seorang raja yang memutuskan untuk melihat laporan dari pembantu-pembantu yang mengatur keuangannya.


“Kerajaan Allah adalah seperti seorang pemilik kebun anggur. Suatu pagi, ia pergi mencari beberapa orang untuk bekerja di kebun anggurnya.


“Kerajaan Allah itu seperti seorang raja yang mengadakan pesta pernikahan untuk anak laki-lakinya.


Celakalah kamu, hai guru-guru Taurat dan orang Farisi! Kamu adalah orang-orang munafik! Kamu menutup jalan bagi orang-orang untuk masuk ke dalam Kerajaan Allah. Kamu sendiri tidak mau masuk, tetapi kamu menghalangi orang-orang yang mencoba untuk masuk. [


“Pada waktu itu Kerajaan Allah akan seperti sepuluh orang gadis yang pergi untuk menantikan pengantin laki-laki. Mereka membawa lampunya.


“Pada waktu itu Kerajaan Allah juga seperti seorang yang akan pergi ke tempat yang jauh. Sebelum berangkat, ia memanggil para pembantunya. Ia menyuruh para pembantunya untuk menjaga harta bendanya selama ia bepergian.


Sejak saat itu, Yesus mulai memberitakan pesan ini kepada orang-orang, “Bertobatlah, karena Kerajaan Allah sudah dekat!”


Yesus pergi ke seluruh daerah di Galilea dan mengajar di rumah-rumah ibadah serta memberitakan Kabar Baik tentang Kerajaan Allah. Ia juga menyembuhkan orang-orang dari segala macam penyakit yang mereka derita.


Betapa bahagianya orang yang dianiaya karena melakukan kebenaran, karena mereka sudah menjadi warga Kerajaan Allah.


“Betapa bahagianya orang yang tahu bahwa mereka mempunyai kebutuhan rohani, karena Kerajaan Allah adalah milik mereka.


Kami berdoa supaya kerajaan-Mu datang, dan jadilah kehendak-Mu di bumi seperti di surga.


Yang perlu kamu utamakan adalah carilah dahulu Kerajaan Allah dan kebenaran-Nya maka semua hal itu akan ditambahkan untukmu.


Ia berkata, “Waktunya sudah tepat bagi Kerajaan Allah untuk datang. Sudah sangat dekat! Ubahlah hatimu dan hidupmu, dan percayalah Kabar Baik!”


Lalu datanglah Yohanes membaptiskan orang-orang di padang belantara. Ia memberitakan pesan Allah supaya semua orang bertobat dan dibaptis agar dosa-dosa mereka diampuni.


Lalu rasul-rasul itu berangkat dan pergi ke berbagai tempat. Mereka berbicara dengan orang-orang dan menyuruh mereka untuk mengubah hati dan hidup mereka.


Ia akan menolong banyak orang Israel kembali kepada Tuhan, Allah mereka.


Tetapi Aku memakai kuasa Allah untuk mengusir roh-roh jahat. Itu menunjukkan bahwa Kerajaan Allah telah datang kepadamu.


Tidak. Tetapi jika kamu sekarang tidak mengubah hidupmu, kalian semua akan mati seperti orang-orang tersebut!


Tidak. Tetapi Aku berkata jika kamu tidak memutuskan untuk mengubah hidupmu sekarang, kalian semua juga akan mati!”


Demikian juga, malaikat-malaikat Allah bersukacita karena ada satu orang berdosa memutuskan untuk bertobat.”


Demikianlah, Aku bilang kepadamu, surga menjadi tempat bahagia ketika seorang berdosa memutuskan untuk bertobat. Ada banyak sukacita untuk satu orang berdosa itu daripada untuk 99 orang benar yang tidak perlu bertobat.”


Orang kaya itu berkata, ‘Tidak, Bapa Abraham! Jika ada orang yang datang dari kematian menemui mereka, maka mereka akan memutuskan untuk mengubah hidupnya.’


Demikianlah, ketika kamu lihat semua ini terjadi, kamu akan tahu bahwa Kerajaan Allah sudah dekat.”


Dan ada tertulis bahwa orang-orang dari seluruh bangsa-bangsa harus diberitakan untuk bertobat dan kembali kepada Allah, yang akan memberi mereka pengampunan-Nya. Kamu harus mulai dari Yerusalem dan beritahukan pesan ini dalam nama-Ku.


Yesus melihat pengikut-Nya dan berkata: “Berkat besar adalah milik kamu yang miskin, Kerajaan Allah adalah milikmu.


Ia mengutus mereka untuk memberitakan Kerajaan Allah dan menyembuhkan orang sakit.


Ketika orang percaya Yahudi mendengar penjelasan ini, mereka berhenti berdebat. Mereka memuji Allah dan berkata, “Berarti, Allah memperbolehkan bahkan orang bukan Yahudi bertobat sehingga mereka juga memperoleh kehidupan yang Ia berikan!”


Dahulu manusia tidak mengerti Allah, dan Ia mengabaikannya. Tetapi sekarang Ia memerintahkan semua orang untuk berubah dan kembali kepada-Nya.


Petrus berkata kepada mereka, “Bertobatlah dan masing-masing kamu dibaptis dalam nama Yesus Kristus. Lalu Allah akan mengampuni dosa-dosamu dan kamu akan menerima karunia Roh Kudus.


Aku menyampaikan kepada setiap orang, orang Yahudi dan orang Yunani, agar mereka berubah dan berbalik kepada Allah dan percaya kepada Tuhan kita, Yesus.


Pertama, aku pergi kepada orang-orang di Damaskus, lalu kepada mereka yang di Yerusalem, ke seluruh wilayah Yudea dan juga kepada orang bukan Yahudi. Aku memberitakan agar mereka bertobat dan kembali kepada Allah dan melakukan perbuatan-perbuatan yang sesuai dengan pertobatan itu.


Jadi, bertobatlah kamu dan kembalilah kepada Allah supaya dosa-dosamu diampuni.


Penyesalan beginilah yang dikehendaki Allah, karena ini membuat orang bertobat. Ini akan membawa mereka kepada keselamatan, dan kita tidak bisa merasa menyesal untuk itu. Tetapi kesedihan yang datang dari dunia akan menghasilkan kematian.


Allah telah membebaskan kita dari kuasa kegelapan dan menuntun kita ke dalam Kerajaan Anak-Nya yang terkasih.


Kamu harus mengajar mereka yang tidak setuju denganmu dengan lemah lembut. Mungkin Tuhan akan memberikan mereka kesempatan untuk bertobat sehingga mereka dapat menerima kebenaran.


Jadi, kita seharusnya sudah lulus dari ajaran-ajaran dasar tentang Kristus. Kita perlu maju terus bukan mundur ke awal lagi. Kehidupan baru kita dimulai dengan berpaling dari kejahatan yang kita lakukan dan dengan percaya pada Allah. Itulah ketika kita diajar tentang baptisan, penumpangan tangan di atas orang-orang untuk memberkati mereka, kebangkitan dari kematian dan penghakiman akhir. Sekarang kita perlu maju dengan ajaran yang lebih dalam.


Tuhan tidak lambat untuk memenuhi janji-Nya. Jika ada yang menganggap-Nya lambat, hal itu karena Ia bersabar dengan kamu. Ia tidak ingin seorang pun tersesat. Ia ingin setiap orang mengubah hidupnya dan berhenti berdosa.


Aku sudah memberikan waktu kepadanya untuk bertobat dari dosanya, tetapi ia tidak mau bertobat dari percabulannya.


Jadi, ingatlah di mana kamu berada sebelum kamu jatuh. Bertobatlah dan lakukan apa yang dulu kamu kerjakan. Jika kamu tidak bertobat, Aku akan datang kepadamu dan mengambil kaki pelitamu dari tempatnya.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan