Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 26:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Lalu para imam kepala dan pemimpin Yahudi berkumpul di istana imam besar. Nama imam besar itu adalah Kayafas.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

3 Pada saat itu para imam kepala dan pemimpin bangsa Yahudi yang lain sedang berapat di tempat kediaman imam besar Kayafas,

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Pada waktu itu imam-imam kepala dan pemimpin-pemimpin Yahudi berkumpul di istana Imam Agung Kayafas.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 Pada waktu itu berkumpullah imam-imam kepala dan tua-tua bangsa Yahudi di istana Imam Besar yang bernama Kayafas,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Sementara itu, para imam kepala dan tua-tua Yahudi berkumpul di istana Kayafas, yang adalah imam besar.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Lalu imam kepala dan para pemimpin suku Israel berkumpul di halaman rumah Kayafas, sang Imam Besar.

Lihat babnya Menyalin




Matius 26:3
23 Referensi Silang  

Sementara Petrus masih duduk di halaman, ada seorang pembantu perempuan mendekatinya. Pelayan itu berkata, “Engkau bersama Yesus, orang Galilea itu.”


Kemudian prajurit-prajurit Pilatus membawa Yesus ke dalam istana gubernur dan mengumpulkan seluruh pasukan Romawi yang ada di situ untuk mengelilingi Dia.


Sementara itu, Petrus mengikuti Yesus dari kejauhan hingga ke halaman rumah imam besar. Setelah masuk, ia duduk bersama para pengawal sambil menghangatkan dirinya di dekat api.


Sementara Petrus masih berada di pelataran Imam Besar, seorang pembantu perempuan Imam Besar datang.


Prajurit-prajurit Pilatus membawa Yesus masuk ke dalam istana, yang disebut Praetorium. Mereka mengumpulkan seluruh pasukan di sana.


Orang-orang mulai menyalakan api di tengah-tengah halaman rumah dan duduk bersama-sama. Petrus ikut duduk bersama mereka.


Hanas dan Kayafas menjabat sebagai imam agung. Pada saat itu, Yohanes, anak Zakharia tinggal di padang belantara, dan ia menerima pesan Allah.


Akan tetapi, para pemimpin imam dan orang Farisi telah mengeluarkan perintah khusus mengenai Yesus. Mereka memerintahkan agar setiap orang yang mengetahui keberadaan Yesus harus melaporkan supaya Yesus dapat ditangkap.


Lalu Hanas mengirim Yesus dalam keadaan terikat kepada Imam Besar Kayafas.


Ketika hari masih pagi, para penjaga membawa Yesus dari rumah Kayafas ke istana gubernur Roma. Para pemimpin Yahudi yang ada di sana tidak mau masuk ke dalam istana itu. Mereka tidak mau menajiskan diri, sebab mereka akan makan perjamuan Paskah.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan