Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 17:2 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

2 Sementara mereka memperhatikan-Nya, Yesus berubah. Wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih seperti cahaya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

2 Tidak ada orang lain di tempat itu. Tiba-tiba wajah Yesus bersinar dengan kemuliaan, dan pakaian-Nya menjadi putih berkilauan.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan jubah-Nya menjadi putih berkilau seperti cahaya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

2 Di depan mereka, Yesus berubah rupa: Muka-Nya menjadi terang seperti matahari dan pakaian-Nya putih berkilauan.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

2 Lalu Yesus berubah rupa di depan mata mereka; wajah-Nya bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih bersinar seperti terang.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

2 Di sana Yesus berubah wujud di hadapan mereka. Wajah-Nya bersinar seperti matahari dan pakaian-Nya menjadi putih mengkilap seperti cahaya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

2 Ketiga murid-Nya bertiga melihat Yesus berubah. Wajah-Nya menjadi bercahaya seperti matahari dan pakaian-Nya berubah seputih dan seterang cahaya.

Lihat babnya Menyalin




Matius 17:2
17 Referensi Silang  

Enam hari berikutnya Yesus membawa Petrus, Yakobus, dan Yohanes saudara Yakobus, naik ke gunung yang tinggi. Tidak ada orang lain di sana selain mereka berempat.


Tiba-tiba ada dua orang muncul dan berbicara dengan Yesus. Mereka adalah Musa dan Elia.


Rupa malaikat itu terang benderang seperti kilat dan pakaiannya seputih salju.


Jubah-Nya menjadi putih berkilauan, lebih putih daripada yang dapat dibuat manusia di bumi ini.


Ketika Yesus sedang berdoa, wajah-Nya mulai berubah. Pakaian-Nya menjadi putih bersinar.


Firman itu telah menjadi manusia dan tinggal di antara kita. Kita telah melihat kemuliaan-Nya, yaitu kemuliaan sebagai Anak Tunggal Bapa. Ia dipenuhi dengan anugerah dan kebenaran Allah.


Ya Bapa, Aku ingin agar mereka yang telah Engkau berikan kepada-Ku, ada bersama-Ku di mana pun Aku berada. Aku ingin mereka melihat kemuliaan-Ku, yaitu kemuliaan yang telah Engkau berikan kepada-Ku karena Engkau mengasihi Aku sebelum dunia diciptakan.


Janganlah berpikir dan bertingkah seperti orang di dunia ini, tetapi biarlah Allah mengubah di dalammu dengan pola pikir yang baru. Dengan demikian kamu bisa membedakan dan menerima apa itu kehendak Allah, semua yang baik, menyenangkan Allah dan sempurna.


Kemudian aku melihat malaikat lain yang penuh kuasa turun dari surga. Malaikat itu diselubungi awan dan kepalanya dikelilingi pelangi. Wajahnya seperti matahari dan kakinya seperti tiang api.


Kemudian aku melihat takhta putih yang besar. Aku melihat Dia yang duduk di takhta itu. Bumi dan langit melarikan diri dari hadapan-Nya dan menghilang.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan