Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 17:17 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

17 Yesus menjawab, “Hai, kalian, generasi yang tidak percaya dan sesat! Berapa lama lagi Aku harus tinggal bersamamu? Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kamu? Bawalah anak itu kemari.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

17 Yesus menjawab, “Hai kalian, orang-orang yang tidak beriman dan keras kepala! Berapa lama lagi Aku harus bersabar terhadap kalian? Bawalah anak itu kemari!”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

17 Lalu kata Yesus, "Hai kamu, orang-orang yang tidak percaya dan yang sesat, sampai kapan Aku harus tinggal di antara kamu? Sampai kapan Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu kemari!"

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

17 Yesus menjawab, “Bukan main kalian ini! Kalian sungguh orang-orang yang menyeleweng dan tidak percaya. Sampai kapan Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar terhadap kalian? Bawa anak itu kemari!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

17 Maka kata Yesus: ”Hai kamu angkatan yang tidak percaya dan yang sesat, berapa lama lagi Aku harus tinggal di antara kamu? Berapa lama lagi Aku harus sabar terhadap kamu? Bawalah anak itu ke mari!”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

17 Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Bukan main! Kalian ini sesat dan tidak percaya kepada Allah! Sampai kapan Aku harus bersabar terhadap kalian?! Bukankah sudah cukup lama Aku tinggal bersama kalian! Bawalah anak itu kemari.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

17 “Kalian benar-benar orang yang tidak percaya kepada-Ku, dan sangat jahat!” kata Yesus. “Berapa lama Aku harus bersama dengan kalian? Berapa lama Aku harus bersabar dengan kalian? Bawa anak itu kepada-Ku!”

Lihat babnya Menyalin




Matius 17:17
25 Referensi Silang  

Yesus tidak melakukan banyak mujizat di sana, sebab orang-orang tidak percaya kepada-Nya.


Yesus tahu apa yang sedang dipikirkan pengikut-Nya. Lalu Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu bicarakan tentang tidak ada roti? Mengapa imanmu begitu kecil?


Aku sudah membawanya kepada pengikut-Mu, tetapi mereka tidak dapat menyembuhkan dia.”


Yesus dengan tegas memerintahkan roh jahat di dalam anak itu untuk keluar. Roh jahat itu keluar, dan anak itu menjadi sembuh.


Kalau Allah membuat rumput yang tumbuh di ladang sedemikian indahnya, padahal itu hanya hidup hari ini dan besok sudah dibuang ke dalam api, bukankah Ia pasti akan memberikan pakaian yang lebih indah lagi untukmu? Betapa kecilnya imanmu!


Jawab-Nya, “Mengapa kamu takut? Kalian memang kurang percaya!” Lalu Ia berdiri dan memberi perintah kepada angin ribut dan ombak. Maka angin ribut berhenti dan danau menjadi tenang.


Kemudian Yesus memperlihatkan diri kepada kesebelas rasul-Nya ketika mereka sedang makan. Ia menegur mereka karena ketidakpercayaan mereka. Mereka mengeraskan hati mereka, dan menolak untuk percaya pada orang-orang yang memberitahukan bahwa Yesus sudah bangkit.


Jawab Yesus, “Kalian generasi yang tidak percaya! Berapa lama lagi haruskah Aku tinggal bersamamu? Berapa lama haruskah Aku bersabar denganmu? Bawalah anak laki-laki itu kemari!”


Lalu Yesus berkata kepada mereka, “Mengapa susah sekali bagi kalian untuk mengerti dan percaya semua yang dituliskan oleh para nabi?


Yesus menjawab, “Kalian orang masa kini sungguh tidak beriman. Hidupmu semuanya tidak benar. Berapa lama lagi Aku harus tinggal bersama kalian dan bersabar dengan kalian?” Lalu Yesus bilang kepada orang itu, “Bawalah anakmu ke mari!”


Kemudian Ia berkata kepada Tomas, “Letakkanlah jarimu di sini dan lihatlah tangan-Ku! Masukkanlah tanganmu ke dalam lambung-Ku! Janganlah kamu ragu, tetapi percayalah!”


Dan Allah bersabar dengan mereka selama 40 tahun di padang gurun.


Petrus memperingatkan mereka dengan banyak perkataan lain; ia memohon kepada mereka, “Selamatkanlah dirimu dari kejahatan orang-orang yang hidup sekarang ini!”


Aku berharap kamu bersabar dengan aku meskipun ketika aku agak bodoh. Benar, mohon bersabar dengan aku.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan