Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 16:1 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

1 Kemudian datanglah orang Farisi dan Saduki kepada Yesus karena mereka ingin menguji-Nya. Mereka minta agar Ia menunjukkan tanda mujizat dari surga.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

1 Pada suatu hari datanglah orang Farisi dan orang Saduki untuk menguji pengakuan Yesus bahwa Dia Mesias. Mereka minta agar Ia memperlihatkan beberapa tanda mukjizat di langit.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

1 Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari surga kepada mereka.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

1 Ada beberapa orang Farisi dan orang Saduki datang kepada Yesus hendak menjebak Dia. Mereka minta Dia membuat keajaiban untuk membuktikan bahwa Ia datang dari Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

1 Kemudian datanglah orang-orang Farisi dan Saduki hendak mencobai Yesus. Mereka meminta supaya Ia memperlihatkan suatu tanda dari sorga kepada mereka.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

1 Beberapa orang Farisi dan Saduki datang dan mulai berdebat dengan Yesus. Mereka mencari alasan untuk menyalahkan Dia dengan menyuruh Yesus membuat keajaiban sebagai tanda bukti bahwa Dia benar-benar diutus Allah.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

1 Orang-orang Farisi dan Saduki datang untuk menguji Yesus, menuntut agar Dia menunjukkan kepada mereka suatu tanda dari surga.

Lihat babnya Menyalin




Matius 16:1
33 Referensi Silang  

Melihat kejadian itu, orang Farisi keluar dari rumah ibadah dan mulai mengatur rencana untuk membunuh Yesus.


Kemudian beberapa orang Farisi dan guru Taurat dari Yerusalem mendatangi Yesus. Mereka bertanya kepada-Nya,


Kata Yesus kepada mereka, “Berhati-hatilah! Waspadalah terhadap ragi orang Farisi dan Saduki.”


Kemudian beberapa orang Farisi datang kepada Yesus dan berusaha mencari-cari kesalahan-Nya. Mereka bertanya kepada-Nya, “Bolehkah seorang laki-laki menceraikan istrinya dengan alasan apa pun?”


Lalu orang Farisi pergi meninggalkan tempat di mana Yesus sedang mengajar. Mereka membuat rencana untuk menjebak Yesus dengan kata-kata yang diucapkan-Nya.


Tetapi Yesus tahu maksud jahat mereka untuk menjebak-Nya. Jadi, Ia berkata, “Kamu orang munafik, mengapa kamu berusaha menjebak-Ku?


Pada hari yang sama, orang-orang Saduki datang untuk menemui Yesus. (Orang Saduki percaya bahwa tidak ada orang yang akan bangkit dari kematian.) Orang-orang Saduki itu bertanya kepada Yesus.


Kata-Nya, “Guru-guru Taurat dan orang Farisi adalah orang-orang yang mempunyai kuasa untuk menjelaskan isi hukum Taurat Musa.


Hari itu adalah Hari Persiapan untuk Sabat. Keesokan harinya, yaitu pada hari Sabat, imam-imam kepala dan orang Farisi pergi menghadap Pilatus.


Aku berkata kepadamu bahwa kamu harus mematuhi hukum itu dan hidup lebih benar daripada para guru Taurat dan orang Farisi. Jika kamu tidak menyenangkan Allah lebih daripada mereka, maka kamu tidak akan masuk ke dalam Kerajaan Allah.”


Ketika orang Farisi melihat Yesus makan bersama orang-orang ini, mereka bertanya kepada pengikut-Nya, “Mengapa gurumu makan bersama para pemungut pajak dan orang-orang berdosa itu?”


Beberapa orang Farisi mendatangi Yesus dan berusaha menjebak-Nya. Mereka bertanya kepada-Nya, “Apakah dibenarkan jika seorang suami menceraikan istrinya?”


Yesus tahu bahwa mereka ingin menjebak-Nya. Ia bertanya kepada mereka, “Mengapa kamu berusaha menjebak Aku dengan perkataan-Ku sendiri? Berikan uang logam kepada-Ku. Biarlah Aku lihat.”


Kemudian beberapa orang Saduki (mereka tidak percaya bahwa orang akan bangkit dari kematian) bertanya kepada Yesus,


Kemudian seorang guru Taurat berdiri untuk mencobai Yesus. Ia bilang, “Guru, apa yang harus aku lakukan untuk memperoleh hidup yang kekal?”


Beberapa orang lainnya ingin menguji Yesus. Mereka minta Dia melakukan mujizat sebagai tanda dari Allah.


Tetapi Yesus tahu bahwa mereka mempunyai rencana untuk menjebak-Nya. Ia berkata kepada mereka,


Beberapa orang Saduki juga datang kepada Yesus. (Orang Saduki percaya bahwa tidak ada kebangkitan orang mati.) Mereka bertanya kepada Yesus,


Mereka mengatakan hal ini untuk menjebak Yesus. Mereka berharap Yesus mengatakan sesuatu yang salah sehingga mereka mendapat alasan untuk menuduh-Nya. Akan tetapi, Yesus membungkuk sambil menulis di tanah dengan jari-Nya.


Ketika Petrus dan Yohanes sedang berbicara dengan orang-orang, datanglah para imam, kepala penjaga Bait Allah dan beberapa orang Saduki.


Imam Besar dan para pengikutnya, yaitu kelompok Saduki, menjadi sangat iri.


Orang Yahudi meminta tanda mujizat, dan orang Yunani menginginkan hikmat.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan