Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Matius 13:3 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

3 Yesus gunakan kesempatan itu untuk mengajar mereka tentang banyak hal dengan menggunakan perumpamaan. Kata-Nya: “Ada seorang petani yang pergi ke ladang untuk menabur benih.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

3 Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya, "Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

3 Lalu Yesus mengajar banyak hal kepada mereka dengan memakai perumpamaan. “Seorang petani pergi menabur benih,” demikianlah Yesus mulai dengan cerita-Nya.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

3 Dan Ia mengucapkan banyak hal dalam perumpamaan kepada mereka. Kata-Nya: ”Adalah seorang penabur keluar untuk menabur.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

3 Kemudian Yesus mengajarkan banyak hal kepada mereka dengan memakai perumpamaan, seperti yang berikut ini: “Pada suatu hari, seorang petani pergi menabur benih di ladang.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

3 Yesus menjelaskan banyak hal kepada mereka dengan menggunakan cerita sebagai ilustrasi. “Seorang petani pergi ke ladangnya untuk menabur,” kata Yesus,

Lihat babnya Menyalin




Matius 13:3
27 Referensi Silang  

Ketika ia sedang menabur benih, sebagian benih jatuh di pinggir jalan. Lalu datanglah burung-burung dan makan semua benih itu.


Setelah Yesus selesai mengajar dengan perumpamaan, Ia meninggalkan tempat itu.


Yesus menggunakan perumpamaan-perumpamaan lagi untuk mengajar orang banyak. Kata-Nya,


Pohon ara memberi kita suatu pelajaran: ketika dahan-dahannya menjadi hijau dan lunak, serta daun-daun baru mulai bertumbuh, maka kamu tahu bahwa musim panas sudah dekat.


Yesus memakai perumpamaan untuk mengajar orang banyak. Ia berkata kepada mereka, “Ada seorang yang mulai berkebun anggur. Ia membangun pagar di sekeliling kebun itu, menggali lubang tempat pemerasan anggur dan membangun menara. Ia membuat perjanjian dengan beberapa petani untuk mengerjakan kebun itu. Mereka mendapat bagian dari hasil anggur.


Ketika para pemimpin Yahudi mendengar perumpamaan ini, mereka tahu bahwa itu adalah tentang mereka. Mereka ingin mencari jalan untuk menangkap Yesus, tetapi mereka takut kepada orang banyak. Jadi, mereka pergi meninggalkan-Nya.


Maka Yesus memanggil mereka semuanya dan mengajar mereka dengan memakai perumpamaan. Ia berkata, “Mengapa Setan harus mengusir roh-roh jahatnya sendiri untuk keluar dari orang-orang?


Kemudian Yesus berkata kepada pengikut-Nya, “Apakah kamu mengerti perumpamaan ini? Jika kamu tidak, bagaimana kamu bisa mengerti semua perumpamaan lainnya?


Yesus memakai banyak perumpamaan seperti ini untuk mengajar orang banyak supaya mereka bisa mengerti.


Petrus bertanya, “Tuhan, apakah Engkau memberikan perumpamaan ini kepada kami atau kepada semua orang?”


Yesus menjawab, “Allah telah berikan kalian kesempatan untuk mengetahui rahasia kebenaran tentang Kerajaan Allah. Tetapi Aku menggunakan perumpamaan untuk berbicara kepada orang lain. Aku lakukan ini supaya, ‘Meskipun mereka memperhatikan, tetapi mereka tidak melihat. Meskipun mereka dengar, tetapi mereka tidak mengerti.’”


“Aku sudah sampaikan semuanya ini kepadamu dengan menggunakan perumpamaan. Tetapi akan tiba saatnya Aku tidak lagi berbicara kepadamu dengan menggunakan perumpamaan. Aku akan berbicara kepadamu apa adanya tentang Bapa.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan