Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Markus 4:16 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

16 Orang yang lain adalah seperti benih yang tumbuh di tempat berbatuan. Mereka dengar ajaran itu dan menerimanya dengan cepatnya.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

16 Tanah tipis yang berbatu-batu melukiskan hati orang yang mendengar dan menerima firman itu dengan sukacita.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

16 Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

16 Benih yang jatuh di tempat berbatu-batu ibarat orang-orang yang mendengar kabar itu, dan langsung menerimanya dengan senang hati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

16 Demikian juga yang ditaburkan di tanah yang berbatu-batu, ialah orang-orang yang mendengar firman itu dan segera menerimanya dengan gembira,

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

16 Kedua, tentang benih yang jatuh di tanah berbatu-batu. Tanah berbatu-batu menggambarkan orang-orang yang mendengarkan ajaran TUHAN dan langsung menerimanya dengan senang hati.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

16 Begitu juga dengan bibit yang jatuh di atas tanah berbatu, gambaran orang-orang yang mendengar Firman itu, dan dengan senang hati menerimanya segera.

Lihat babnya Menyalin




Markus 4:16
14 Referensi Silang  

Sebagian lagi jatuh di tanah yang berbatuan yang tidak banyak tanahnya. Benih itu tumbuh dengan cepat karena tanahnya tidak dalam.


Kadang-kadang benih itu jatuh di pinggir jalan. Mereka adalah orang-orang yang mendengarkan ajaran Allah, tetapi tak lama setelah mereka dengar, Setan datang dan mengambil ajaran yang telah tertanam di hati mereka.


Tetapi mereka tidak membiarkan firman itu berakar dalam hidup mereka. Mereka hanya menerimanya sebentar saja sehingga saat kesusahan dan penganiayaan datang karena ajaran itu, mereka langsung menyerah.


Herodes takut membunuh Yohanes, sebab ia tahu bahwa Yohanes adalah orang baik dan suci. Jadi, ia melindunginya. Herodes senang mendengarkan Yohanes, meskipun apa yang dikatakan Yohanes seringkali membuatnya bingung.


Orang lain adalah seperti benih yang jatuh di tanah berbatu. Mereka mendengar ajaran Allah dan menerimanya dengan senang hati. Tetapi mereka tidak mendalaminya sungguh-sungguh. Mereka percaya sebentar saja. Tetapi ketika kesulitan datang, mereka segera berpaling dari Allah.


Yohanes itu seperti lampu yang menyala dan memberi cahaya, dan kalian senang menikmati terangnya untuk sementara.


Raja Agripa berkata kepada Paulus, “Kamu berpikir dalam waktu yang singkat kamu dapat membujukku untuk menjadi orang Kristen?”


Bahkan Simon sendiri juga percaya, dan setelah dibaptis, ia terus berada didekat Filipus. Ia sungguh heran melihat berbagai mujizat dan tanda ajaib yang dilakukan Filipus.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan