Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 8:52 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

52 Semua orang sedang menangis dan berdukacita karena anak perempuan itu sudah mati. Tetapi Yesus berkata, “Jangan menangis. Ia tidak mati. Ia lagi tidur.”

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

52 Rumah itu penuh sesak dengan orang yang berbelasungkawa, tetapi Yesus berkata, “Berhentilah menangis! Anak itu tidak mati; ia hanya tertidur.”

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

52 Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata, "Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur."

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

52 Semua orang sedang menangis dan meratap karena kematian anak itu. Tetapi Yesus berkata, “Jangan menangis. Anak itu tidak mati, ia hanya tidur!”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

52 Semua orang menangis dan meratapi anak itu. Akan tetapi Yesus berkata: ”Jangan menangis; ia tidak mati, tetapi tidur.”

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

52 Semua orang sedang menangisi dan meratapi anak itu. Tetapi Yesus berkata kepada mereka, “Berhenti menangis! Anak itu tidak mati. Dia hanya tidur.”

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

52 Semua orang disitu sedang menangis dan berkabung untuknya. “Jangan menangis,” kata Yesus kepada mereka. “Anak itu tidak mati, dia hanya tidur saja.”

Lihat babnya Menyalin




Lukas 8:52
14 Referensi Silang  

‘Kami meniup seruling untukmu, tetapi kamu tidak mau menari. Kami menyanyikan lagu perkabungan, tetapi kamu tidak bersedih.’


Sejumlah besar orang mengikuti Yesus. Beberapa perempuan sedih dan menangis. Mereka merasa kasihan kepada-Nya.


Banyak orang datang dari kota untuk menyaksikan peristiwa itu. Ketika mereka lihat kejadian itu, mereka sangat menyesal dan pergi.


Yesus sampai di rumah Yairus. Ia hanya perbolehkan Petrus, Yohanes dan Yakobus, serta ayah dan ibu anak itu masuk dengan Dia.


Orang-orang menertawakan-Nya, karena mereka tahu anak itu sudah mati.


Ketika Yesus mendengar kabar itu, Ia berkata, “Penyakit itu tidak akan membuatnya mati, tetapi itu akan menyatakan kemuliaan Allah. Sebab, melalui penyakit itu, orang-orang akan melihat Anak Allah dimuliakan.”


Ikuti kami:

Iklan


Iklan