Biblia Todo Logo
Alkitab Daring
- Iklan -




Lukas 8:13 - Perjanjian Baru - Versi Mudah Dibaca

13 Orang lain adalah seperti benih yang jatuh di tanah berbatu. Mereka mendengar ajaran Allah dan menerimanya dengan senang hati. Tetapi mereka tidak mendalaminya sungguh-sungguh. Mereka percaya sebentar saja. Tetapi ketika kesulitan datang, mereka segera berpaling dari Allah.

Lihat babnya Menyalin


Lebih banyak versi

Firman Allah Yang Hidup

13 Tanah yang berbatu melukiskan orang yang senang mendengarkan khotbah dan menerimanya dengan sukacita, tetapi iman mereka tidak memiliki akar yang kuat dalam hati mereka. Untuk seketika lamanya mereka percaya, tetapi apabila badai kesengsaraan datang melanda, mereka tidak peduli lagi akan firman itu.

Lihat babnya Menyalin

Perjanjian Baru Terjemahan Baru Edisi 2

13 Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang-orang yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab dalam Bahasa Indonesia Masa Kini

13 Benih yang jatuh di tempat yang berbatu ibarat orang yang pada waktu mendengar kabar itu, menerimanya dengan senang hati. Tetapi berita itu tidak berakar dalam hati mereka. Mereka percaya sebentar saja, dan pada waktu cobaan datang, mereka murtad.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Terjemahan Baru

13 Yang jatuh di tanah yang berbatu-batu itu ialah orang, yang setelah mendengar firman itu, menerimanya dengan gembira, tetapi mereka itu tidak berakar, mereka percaya sebentar saja dan dalam masa pencobaan mereka murtad.

Lihat babnya Menyalin

Terjemahan Sederhana Indonesia

13 Kedua, benih yang jatuh di tanah berbatu-batu. Tanah berbatu-batu menggambarkan orang-orang yang mendengarkan ajaran dari Allah lalu menerimanya dengan senang hati. Tetapi ajaran itu tidak bisa berakar dalam hati mereka. Mereka hanya percaya sebentar saja. Ketika mengalami kesusahan hidup, mereka meninggalkan ajaran itu.

Lihat babnya Menyalin

Alkitab Gratis untuk Semua

13 Benih yang jatuh ke tanah yang berbatu adalah mereka yang mendengarkan pesan itu serta menyambutnya dengan gembira, tetapi tidak memiliki akar. Rasa percaya mereka hanya sekejap saja, dan ketika mereka ditimpa kesulitan, mereka menyerah.

Lihat babnya Menyalin




Lukas 8:13
37 Referensi Silang  

Herodes takut membunuh Yohanes, sebab ia tahu bahwa Yohanes adalah orang baik dan suci. Jadi, ia melindunginya. Herodes senang mendengarkan Yohanes, meskipun apa yang dikatakan Yohanes seringkali membuatnya bingung.


Ada orang yang seperti benih yang jatuh di pinggir jalan. Mereka mendengar ajaran Allah, tetapi kemudian Iblis datang dan membuat mereka berhenti merenungkannya. Ini membuat mereka terhalang untuk percaya dan diselamatkan.


Bagaimana dengan benih-benih yang jatuh di antara semak berduri? Itu seperti orang yang mendengar ajaran Allah, tetapi mereka membiarkan kecemasan, kekayaan dan kesenangan hidup memperlambat pertumbuhannya. Jadi, tidak memberikan hasil baik dalam hidup mereka.


Ia memangkas setiap ranting-Ku yang tidak berbuah. Ia juga memangkas setiap ranting yang berbuah untuk disiapkan supaya menghasilkan lebih banyak buah.


Jika kamu tidak hidup di dalam Aku, kamu akan menjadi sama seperti ranting yang dibuang dan menjadi kering. Semua ranting yang mati seperti itu akan dikumpulkan, dilemparkan ke dalam api dan dibakar.


Yohanes itu seperti lampu yang menyala dan memberi cahaya, dan kalian senang menikmati terangnya untuk sementara.


Meskipun aku mempunyai karunia untuk bernubuat, mungkin aku mengerti semua rahasia maupun semua pengetahuan, dan aku mempunyai iman untuk memindahkan gunung, tetapi kalau aku tidak mempunyai kasih, maka aku sama sekali tidak berguna.


Kabar Baik yang kamu dengar dariku adalah cara Allah untuk menyelamatkanmu. Tetapi kamu harus terus percaya padanya. Jika tidak, mungkin kamu percaya tanpa memikirkan tentang itu.


Hai, orang-orang Galatia! Mengapa kamu begitu bodoh? Siapakah yang telah mengacaukan pikiranmu sehingga kamu lupa akan gambaran yang sudah aku berikan dengan jelas sekali tentang Yesus Kristus yang disalibkan itu?


Apakah penderitaan yang kamu lakukan demi Kristus menjadi sia-sia dan tidak ada artinya? Aku harap, tidak!


Aku berdoa agar Kristus hidup di dalam hatimu karena imanmu. Aku berdoa agar hidupmu akan kuat dalam kasih serta didasarkan pada kasih.


Ini akan terjadi kalau kamu terus percaya pada Kabar Baik yang sudah kamu dengar. Kamu harus tetap kuat dan yakin dalam imanmu. Jangan biarkan apa pun membuatmu menyerah dari harapan yang adalah milikmu ketika kamu mendengar Kabar Baik. Kabar Baik yang sama itu telah diberitakan ke seluruh dunia, dan itulah pekerjaan yang aku, Paulus, telah ditugaskan.


Kamu harus bergantung hanya pada Kristus sebagai sumber kehidupan dan kekuatan. Teruslah bertumbuh kuat dalam pengertianmu tentang iman sesungguhnya yang diajarkan kepadamu. Dan jangan berhenti mengucapkan syukur kepada Allah.


Itu sebabnya, aku mengutus Timotius karena aku sudah tidak tahan lagi. Aku ingin tahu bahwa kamu masih tetap setia. Aku takut, kalau-kalau Setan telah berhasil menggodamu sehingga pekerjaan berat kami menjadi sia-sia.


Untuk itu, kamu harus memegang teguh imanmu dan mempunyai hati nurani yang baik. Janganlah seperti beberapa orang yang tidak percaya kepada Kristus lagi.


Tetapi kita bukanlah orang-orang yang berbalik dan yang dibinasakan. Tidak, kita adalah orang-orang yang memiliki iman dan yang diselamatkan.


Sama seperti tubuh tanpa roh adalah mati, demikian juga iman tanpa perbuatan adalah mati!


Manusia dapat dibebaskan dari perbuatan jahat di dunia ini. Mereka dapat dibebaskan melalui pengenalan akan Tuhan dan Juruselamat kita Yesus Kristus. Tetapi jika mereka kembali kepada hal-hal jahat dan dikuasai olehnya, maka nasib mereka akan lebih buruk lagi dari sebelumnya.


Seperti kata peribahasa, “Anjing akan makan kembali apa yang dimuntahkan,” dan “Babi setelah dimandikan, ia akan kembali ke kubangannya.”


Musuh-musuh ini berasal dari antara kita, tetapi sebenarnya mereka bukan bagian dari kita. Jika mereka benar-benar adalah bagian dari kita, mereka masih tetap bersama kita. Tetapi mereka justru telah meninggalkan kita. Itu tandanya mereka bukan bagian dari kita.


Orang-orang ini seperti noda di antaramu. Mereka mempermalukan kamu di dalam perjamuan kasihmu. Mereka makan bersamamu dan tanpa takut. Mereka hanya mementingkan dirinya. Mereka adalah seperti awan yang tidak membawa air hujan, yang hanya ditiup angin ke mana-mana. Mereka adalah seperti pohon-pohon yang tidak berbuah pada musim panen, yang akarnya dicabut. Jadi, mereka mati dua kali.


Ikuti kami:

Iklan


Iklan